© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa yang dimaksud dengan Appropriability?

Appropriability

Apa yang dimaksud dengan Appropriability apabila dilihat dari sisi ekonomi, terutama dari bidang strategi organisasi.

Appropriability adalah kapasitas perusahaan untuk mempertahankan nilai tambah yang diciptakannya untuk keuntungannya sendiri. Namun, siapa yang diuntungkan dari nilai tambah ini tergantung pada keputusan perusahaan, struktur pasar di mana ia beroperasi, dan sumber nilai tambah itu sendiri.

Jika keunggulan kompetitif digunakan untuk membentuk dasar kesuksesan sebuah perusahaan, maka keunggulan kompetitif tersebut harus itu juga harus appropriable.

Menurut Teece (Teece 1997, 1998) Appropriability adalah fungsi dari kemudahan replikasi (yang tergantung pada sifat pengetahuan) dan “kekuatan” hak kekayaan intelektual (HKI) sebagai penghalang bagi perusahaan lain untuk meniru.

Kondisi Appropriability “menentukan returns dari upaya inovatif yang diberikan dan insentif untuk menggunakannya” (Levin et al. 1987, hal.825).

Kondisi Appropriability bisa kuat (ketat) atau lemah. Jika sebuah pengetahuan sulit untuk ditiru (biasanya tacit knowledge) dan pengetahuan itu dapat dilindungi mis. oleh paten atau hak kekayaan intelektual lainnya, maka Kondisi Appropriability dapat didefinisikan kuat (Christensen 2000, Teece 1998). Di sisi lain, Kondisi Appropriability adalah lemah jika pengetahuan mudah ditiru (biasanya pengetahuan yang dapat dikodifikasi) dan tidak dapat dilindungi secara kelembagaan (rezim hukum yang lemah).

Apabila kondisi Appropriability adalah menengah (diantara kuat dan lemah), maka dapat menekankan upaya untuk perlindungan hukum atau peningkatan tacit knowledge (Teece 1998, 2000).

Menurut Cohen & al. (2000) dan Levin & al. (1987, p.821) “ada perbedaan yang sangat besar, baik di antara industri dan di dalamnya, dalam hal efektivitas untuk mendapatkan kekayaan intelektual”. Sementara perusahaan lain bergantung pada mekanisme hukum, yang lain percaya pada penyembunyian, pembelajaran, waktu, dan sifat tacit dari pengetahuan. Bahkan dalam satu perusahaan saja mungkin ada perbedaan mis. antara Appropriability produk dan proses. (Levin et al. 1987)

Referensi :