Apa yang Anda ketahui tentang BlueDot?


Apa yang Anda ketahui tentang BlueDot?

Bluedot Innovation adalah enabler layanan berbasis lokasi di seluruh industri apa pun di mana mobilitas dan geolokasi dapat menambah nilai. Mulai di Melbourne 2012 Bluedot menciptakan solusi inovatif untuk pembayaran terkait transportasi di kota-kota pintar, yang meliputi: jalan tol, pengisian dan parkir kemacetan. Menyadari mereka bisa mengubah caranya layanan lokasi digunakan dalam ponsel, mereka menggeser fokus dan menjadi pengembang / pemberi lisensi perangkat lunak yang mendukung selanjutnya pembuatan aplikasi perdagangan dan sosial berbasis lokasi di sekitar globe. Bluedot telah menyampaikan semua ini sambil juga memimpin
industri internasional tentang perlindungan privasi. Inovasi Bluedot menghasilkan analitik agregat yang kaya untuk menciptakan nilai komersial untuknya klien tanpa melacak pengguna akhir atau mengumpulkan pribadi mereka.

BlueDot adalah perusahaan perangkat lunak geofencing yang berkantor pusat di San Francisco yang memungkinkan pengalaman berbasis lokasi untuk aplikasi seluler seperti penjemputan pesanan seluler yang dioptimalkan, check-in otomatis, dan pembayaran seluler untuk jalan tol dengan kecepatan tinggi. Solusi BlueDot melacak, mengontekstualisasikan, dan mengantisipasi risiko penyakit menular. Penyakit menular menimbulkan ancaman global yang berkembang di dunia kita yang saling terhubung. Lebih sering dan parah dalam 20 tahun terakhir daripada pada waktu lainnya dalam sejarah, penyakit menular berkembang pesat dalam realitas baru perjalanan global, urbanisasi, dan perubahan iklim. Tetapi sementara penyakit menyebar cepat, pengetahuan dapat menyebar lebih cepat.

BlueDot membantu pemerintah melindungi warganya, rumah sakit melindungi staf dan pasien mereka, dan bisnis melindungi karyawan dan pelanggan mereka dengan memahami kompleksitas tantangan di depan kami - dan bahwa urgensi untuk menyelesaikan masalah tidak pernah lebih besar danmenggabungkan keahlian kesehatan masyarakat serta medis kami dengan analitik data canggih untuk membangun solusi yang melacak, mengontekstualisasikan, dan mengantisipasi risiko penyakit menular.

BlueDot Insights mengirimkan peringatan penyakit menular yang mendekati waktu nyata berdasarkan apa yang relevan bagi Anda. Lindungi staf dan populasi dari penyakit menular.
Kurangi risiko pajanan terhadap penyakit menular. Tinggikan ketajaman diagnostik pekerja kesehatan garis depan. Cegah gangguan operasional. Hemat waktu untuk pengawasan penyakit menular sambil mendapatkan visibilitas global. Hentikan wabah agar tidak menyebar ke komunitas. Komunikasikan informasi penting lebih efektif selama wabah. Mengurangi risiko reputasi dan kewajiban hukum.

Blue Dot telah menyampaikan informasi keberadaan virus corona baru lebih awal. KompasTekno melansir Wired, startup ini menggunakan algoritma khusus dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). yang bisa menjelajahi laporan berita berbahasa asing tentang jaringan penyakit hewan dan tumbuhan.Hasil data yang BlueDot peroleh kemudian mereka fungsikan untuk memberi peringatan dan mengimbau masyarakat untuk menghindari zona
berbahaya virus corona baru seperti Kota Wuhan, China. Pendiri dan CEO BlueDot Kamran Khan menyebutkan, informasi mengenai wabah penyakit menular semacam virus corona baru harus segera disampaikan kepada masyarakat secara cepat.

Menurut Khan, metode algoritma yang BlueDot gunakan tidak mengacu pada data yang diunggah di media sosial. Sebab, data-data tersebut mereka anggap terlalu berantakan. BlueDot pun mengklaim pihaknya memiliki akses ke data maskapai global yang bisa membantu memprediksikan ke negara mana saja dan kapan virus corona yang berbahaya akan menyebar.
Hasilnya pun tepat. Prediksi BlueDot terbukti, virus corona sudah menyebar ke beberapa negara, yakni Bangkok, Seoul, Taipei, dan Tokyo dalam beberapa hari setelah kemunculan awal. Kamran Khan, yang bekerja sebagai spesialis penyakit menular di rumahsakit Toronto, Kanada, selama epidemi SARS pada 2003, memang terobsesi menemukan cara yang lebih baik untuk melacak penyakit.

Setelah menguji beberapa program, Khan meluncurkan BlueDot pada 2014 dan mengumpulkan US$ 9,4 juta untuk modal. Kini, BlueDot memiliki 40 karyawan yang terdiri dari dokter dan programmer yang bertugas untuk merancang program analitik untuk pengawasan penyakit. BlueDot menggunakan pemrosesan bahasa dan teknik pembelajaran mesin untuk menyaring laporan berita dalam 65 bahasa, bersama dengan data maskapai dan laporan wabah penyakit hewan. Setelah penyaringan data selesai, lalu dilanjutkan dengan analisis oleh para ahli secara manual. Menurut Khan, para ahli epidemiologi akan memeriksa, apakah kesimpulan data itu masuk akal dari sudut pandang ilmiah atau tidak.

Setelah dianggap masuk akal dari sudut pandang ilmiah, laporan BlueDot kemudian dikirim ke pejabat kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Kanada, maskapai, serta rumahsakit. Namun, kini BlueDot tidak menjual data mereka kepada masyarakat umum. Mereka juga berhasil memprediksikan lokasi wabah Zika di Florida Selatan dalam publikasi di jurnal medis Inggris, The Lancet.

Ringkasan

https://bluedot.global/
https://internasional.kontan.co.id/news/mengenal-bluedot-startup-yang-pertama-mendeteksi-penyebaran-virus-corona?page=all
http://onigroup.com.au/sites/default/files/BlueDot_CaseStudy.pdf