Apa yang anda ketahui tentang batu bara Anthracite?

Anthracite

Anthracite, memiliki jumlah total karbon sebesar 97%, jika dibandingkan batu bara biasa yang hanya memiliki 40-80% karbon.

Klasifikasi batubara berdasarkan tingkat energinya (SNI 13–6011-1999) dikelompokan menjadi dua jenis, yaitu Batubara Energi Rendah dan Batubara Energi Tinggi.

Batubara Energi Rendah (Brown Coal) : Merupakan jenis batubara yang paling rendah peringkatnya, mudah rapuh, lunak, memiliki kadar air tinggi ( 10-70 % ), terdiri atas batubara energi rendah lunak (soft brown coal) dan batubara lignitik yang memperlihatkan struktur kayu. Nilai kalorinya < 7000 kalori per gram (dalam bentuk dry–ASTM).

Batubara Energi Tinggi (Hard Coal) : Semua jenis batubara yang peringkatnya lebih tinggi dari brown coal, kompak, sulit rapuh, bersifat lebih keras, memiliki kadar air relatif rendah, umumnya struktur kayu tidak tampak lagi, pada saat penanganan (coal handling) relatif tahan terhadap kerusakan fisik. Nilai kalorinya > 7000 kalori per gram (dalam bentuk dry–ASTM).

Anthracite adalah jenis batubara yang paling baik kualitasnya. Jenis ini memiliki kandungan karbon sebesar 92,1% sampai dengan 98%, sehingga berwarna hitam mengkilap. Penggunaan batubara anthracite pada pembangkit listrik tenaga uap, masuk ke dalam jenis batubara High Grade dan Ultra High Grade. Namun persediaannya masih sangat terbatas, yaitu sebanyak 1% dari total penambangan batubara. Negara penghasil batubara ini antara lain adalah Cina, Rusia, Ukraina, Korea Utara, Vietnam, Inggris, Australia, dan Amerika Serikat.

Anthracitic merupakan Rank batubara paling tinggi, merupakan batubara berkualitas paling baik dimana persentase kandungan fixed carbonnya berkisar 86% - 98%.

Terdiri atas beberapa grup:

  1. Meta – Anthracite ; Merupakan grup batubara pada rank anthracite yang memiliki kualitas paling baik, dimana kandungan fixed carbonnya bisa mencapai >98% serta persentase kandungan volatile matternya <2% (dalam keadaan dry). Anthracite ; Merupakan grup batubara pada rank anthracite yang mengandung persentase fixed carbon >92% - <98% serta persentase kandungan volatile matternya >2% - <8% (dalam keadaan dry).

  2. Semi – Anthracite ; Merupakan grup batubara pada rank anthracite yang mengandung persentase fixed carbon >86% - <92% serta persentase kandungan volatile matternya >9% - <14% (dalam keadaan dry).

Sumber : https://artikel-teknologi.com/analisa-batubara/
http://www.geologinesia.com/2016/04/macam-macam-jenis-dan-kualitas-batubara.html

Batubara Antrasit merupakan batubara paling tinggi tingkatan yang mempunyai kandungan karbon lebih dari 93% dan kandungan zat terbang kurang dari 10%. Antrasit umumnya lebih keras, kuat dan seringkali berwarna hitam mengkilat seperti kaca (Yunita, 2000). Sifat batubara jenis antrasit :

  1. Warna hitam sangat mengkilat, kompak
  2. Nilai kalor sangat tinggi, kandungan karbon sangat tinggi
  3. Kandungan air sangat sedikit
  4. Kandungan abu sangat sedikit
  5. Kandungan sulfur sangat sediki