Apa Tips Agar Lolos Menjadi Anggota Volunteer?

unnamed

Volunteer (sukarelawan) merupakan seseorang yang tidak dibayar atau bisa disebut dengan sukarela menyediakan waktu dan kemampuan yang miliki untuk tujuan tertentu seperti dalam bidang kemanusiaan, lingkungan, sosial, dan pendidikan. Akan tetapi, apabila ingin mengikuti volunteer perlu memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan dan beberapa tahap seperti terdapat tahap wawancara atau tahap penyeleksian berkas saja untuk lolos menjadi anggota volunteer.

Dari aku sendiri, saya lebih memilih volunteer yang terdapat tahap penyeleksian berkas saja apabila ingin menjadi anggota volunteer. Karena, saya pernah mengikuti volunteer dimana ada tahap wawancara apabila ingin menjadi anggota volunteer, pada saat tahap wawacara saya masih gugup dan nerveous sehingga saya gagal untuk menjadi anggota volunteer.

Nah, untuk para Youdics yuk saling sharing tips agar lolos menjadi anggota volunteer, apabila terdapat tahap wawancara untuk merekrut keanggotaan volunteer? :blush:

Kalau saya sendiri mengedepankan untuk jujur dalam menjawab interview, apa adanya tetapi dengan kata-kata yang tidak membuat value kita turun ketika ditanya. Kemudian yang pasti santai saja, toh masih banyak event volunteer yang lain, pasti ada saja yang buka. Ketika pintu tertutup pasti ada pintu lain yang terbuka, tinggal berusaha dan yang penting jadi diri sendiri. Jangan lupa pastikan kamu benar-benar tertarik dengan tema volunteer yang ditawarkan.

dulu saya juga merasa seperti ini, apalagi dulu masih luring jadi benar-benar terlihat secara langsung kegelisahan saya. saat itu ajaibnya saya lolos dan mendapat arahan dari kakak tingkat yang melakukan wawancara terhadap saya, dari situ akhirnya saya melakukan evaluasi terhadap diri saya yang memang tidak begitu baik dalam berbicara terutama di depan umum.

wawancara berikutnya saya bisa menjadi lebih baik lagi karena telah memiliki satu pengalaman sebelumnya, jadi setidaknya saya memiliki gambaran mengenai apa saja pertanyaan yang akan dilontarkan nanti dan menyiapkan jawabannya didalam hati dan pikiran walau saat wawancara berlangsung tentu saja jawaban itu hilang begitu saja karena terlalu malu dan gugup.

jadi, saran saya tidak apa untuk mencoba mengikuti wawancara terus-menerus meskipun nantinya gagal setidaknya dari situ kita bisa mengetahui kesalahannya ada dimana? pertanyaan apa yang tadi dijawab tetapi kurang maksimal? dan melatih diri juga agar terbiasa melakukan wawancara sehingga apabila nanti akan mencari pekerjaan bisa melakukan wawancara dengan maksimal.

Berdasarkan pengalaman saya, tidak ada tips yang menjamin untuk diterima dalam kegiatan volunteer karena hal tersebut merupakan penilaian murni dari para panitia. Namun, beberapa hal yang mungkin dapat menjadi pertimbangan agar diterima antara lain, memperhatikan secara detail dan mengikuti seluruh aturan pada tahap administrasi berkas. Dalam administrasi berkas, biasanya peserta relawan diberikan formulir yang berisi data pribadi, motivasi, alasan, inovasi, dan lain sebagainya. Agar bisa lanjut ke tahap wawancara, saya biasanya menekankan pada motivation letter yang berisi motivasi dalam mendaftar menjadi volunteer. Dalam mengisi motlet, tidak boleh asal-asalan apalagi copy paste, menjelaskan kontribusi kita kedepannya, dan harus jujur. Dengan membuat motivation letter yang baik dan benar, biasanya panitia akan mempertimbangkan kita untuk lolos ke tahap selanjutnya yaitu tahap wawancara. Pada tahap ini, pastikan saat menjawab pertanyaan kamu merasa enjoy dan tidak gugup yaa.

Saya sama persis seperti kamu, karena memang males banget kalau ada tahap wawancara dan akhirnya juga gagal hahaha. Tapi ya memang ada waktunya kita harus bangkit dari keterpurukan kan. Saya ingat sekali, pertama kali daftar volunteer wawancaranya harus pakai bahasa Inggris. Dan disitu Saya nerveous parah. Pakai bahasa Indonesia aja belum tentu keterima apalagi pakai bahasa Inggris pikir saya, karena itu murni iseng waktu pertama daftar dan ternyata lolos ke tahap wawancara. Dan hasilnya, Saya ga keterima juga sih hahaha. Tapi, karena adanya kegagalan ini saya jadi tahu apa yang harus diperbaiki dan memang Saya kurang persiapan di waktu sebelumnya.

Saran Saya, apabila saudara atau saudari ingin mendaftar volunteer dan berhasil sampai ke tahap wawancara, sebaiknya persiapkan dengan baik, mulai dari baca profil perusahaan atau organisasi yang sedang kalian apply, kegiatan yang sedang diadakan wawancara ini, perhatikan pakaian juga, persiapkan pertanyaan yang mungkin bisa muncul sembari dengan latihan, usahakan tepat waktu karena kesan pertama itu penting, sorot mata dan gerak tubuh juga penting, bahkan pada wawancara secara online apalagi wawancara secara offline, dan yang paling penting jangan terlalu berlebihan dalam menjawab. Mungkin itu sedikit tips, dari Saya yang seorang pemula ini.