© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa saja yang sebaiknya dihindari ketika merawat burung parkit ?

Burung parkit

Apa saja yang sebaiknya dihindari ketika merawat burung parkit ?

Hal yang perlu dihindari ketika memelihara burung parkit antara lain :

  • Setelah panen, biasanya biji-bijian disimpan di silo. Perlu Anda ketahui bahwa silo juga menjadi tempat dimana tikus memakan biji-bijian tersebut dan membuang kotorannya disana. Meskipun sudah dicuci, bakteri yang dihasilkan oleh kotoran tikus akan tetap menempel pada biji-bijian dan tidak dapat dihilangkan dengan proses pembekuan atau pemanasan dengan microwave.

  • Getah tanaman pinus beracun bagi banyak burung-burung tropis. Jika Anda memiliki krans natal atau pohon natal dari tanaman cemara atau pinus asli, pastikan burung parkit Anda berada di ruangan yang lain dan terhindar dari bau pohon cemara tersebut. Berhati-hatilah karena burung parkit Anda mungkin tertarik dengan dekorasi-dekorasi natal yang berkilau dan berwarna-warni.

  • Di habitat aslinya, burung-burung tropis menghabiskan banyak waktunya berlindung di bawah kanopi alam. Pastikan ada sisi yang teduh di kandang burung parkit Anda sebagai tempat berlindung burung parkit Anda apabila sinar matahari begitu terik. Jangan letakkan kandang burung di tempat yang terkena langsung cahaya matahari, terutama jika cuaca sedang sangat panas.

  • Jangan biarkan burung parkit Anda bermain di dekat kucing atau anjing, meskipun mereka nampak tidak berbahaya. Seringkali kucing atau anjing akan membunuh burung parkit tersebut dan itu merupakan naluri alamiah mereka.

  • Lakukan tindakan pencegahan agar burung parkit Anda tidak kabur. Anda dapat menjepit sayapnya dan mengingatkan anggota keluarga yang lain untuk ikut menjaga burung parkit Anda, menutup tirai pada pintu atau jendela, dan berfikir strategis untuk menutup jalan kelur rumah bagi burung tersebut. Jika burung parkit Anda kabur, kemungkinan besar ia akan mati karena ekspos terhadap panas ataupun karena ketidaktahuannya terhadap dunia luar.

  • Secara alamiah, burung-burung menyembunyikan penyakit mereka agar mereka tidak nampak rentan di hadapan pemangsanya. Anda perlu waspada terhadap hal ini, terutama jika burung Anda nampak lesu atau bertingkah tidak seperti biasanya. Jika burung peliharaan Anda menunjukkan gejala penyakit, kemungkinan besar ia sangat sakit dan telah menderita penyakit tersebut cukup lama. Segera bawa burung peliharaan Anda ke dokter hewan. Burung memiliki metabolisme yang tinggi, dan tanpa perawatan yang tepat kondisi mereka dapat semakin memburuk. Akan lebih baik jika lebih awal Anda melihat gejala penyakit pada burung peliharaan Anda dan mengobatinya.

  • Jangan pernah berikan coklat, alpukat, kopi, minuman beralkohol, ataupun makanan bergaram pada burung Anda karena makanan tersebut beracun bagi burung Anda.

  • Jika Anda membolehkan burung parkit Anda untuk berendam, pastikan Anda mengeringkannya dengan handuk setelahnya. Aturan umumnya adalah Anda tidak boleh memandikan burung parkit Anda setelah jam 7 malam agar mereka memiliki waktu untuk mengeringkan bulu-bulu mereka sebelum mereka tidur.

  • Pastikan bahwa pohon yang Anda pilih untuk diambil dahan atau batangnya tidak beracun bagi burung parkit Anda sebelum Anda memberikannya pada burung parkit Anda karena banyak jenis-jenis pohon yang justru beracun bagi burung parkit.

  • Saat burung parkit Anda berada di luar kandang, jangan pernah membiarkan jendela ruangan terbuka karena burung parkit Anda dapat terbang keluar melalui jendela.

  • Anda tidak perlu khawatir jika salah satu dari burung parkit betina peliharaan Anda lebih banyak tinggal di dalam sarangnya karena mungkin burung tersebut sedang menetaskan telurnya. Jangan ganggu proses ini karena hal tersebut dapat mengejutkan burung parkit Anda dan menyebabkan telurnya pecah.