Apa saja tools & techniques yang digunakan pada Plan Risk Responses ?

Dalam pelaksanaan Plan Risk Responses tentu saja dibutuhkan tools & techniques yang dapat memberikan output nantinya. Lalu apa saja tools & techniques yang digunakan pada Plan Risk Responses ?

Dalam penerapannya Plan Risk Responses memiliki tools & techniques yang dapat digunakan untuk menghasilkan output yang dinginkan. Tools & techniques yang digunakan yaitu :

  1. Negative risks or threats
  • Avoid

Mencoba untuk menghilangkan risiko atau dampaknya. Merupakan strategi respon risiko yang digunakan untuk risiko kritis. Contohnya adalah bahwa jika suatu proses berisiko tertentu akan digunakan dalam menciptakan suatu produk, maka memilih proses alternatif risiko yang berbeda dan rendah akan menghilangkan risiko sama sekali.

  • Mitigate

Strategi ini mencoba untuk mengurangi dampak dari risiko dan tingkat keparahan risiko. Pengurangan probabilitas dan dampak dari peristiwa risiko buruk ke ambang batas yang dapat diterima. Contohnya mungkin risiko pengerjaan ulang yang berlebihan dalam merancang produk yang kompleks, dan menambah tim pengembangan dengan staf yang sangat berpengetahuan dan berpengalaman.

  • Transfer

Strategi ini digunakan ketika sumber daya yang dibutuhkan dirasa kurang untuk mengelola risiko. Dalam strategi ini, risiko ditransfer ke pihak ketiga yang dianggap mampu untuk mengelolanya. Mentransfer risiko dapat menyebabkan risiko sekunder. Ini biasanya dilakukan melalui perjanjian kontrak. Metode lain, sering digunakan dalam industri konstruksi, adalah untuk mengambil kebijakan asuransi terhadap dampak biaya risiko. Metode langsung mungkin dapat melalui penggunaan asuransi, jaminan atau obligasi kinerja.

  • Accept

Semua proyek mengandung risiko. Strategi respon ini dapat digunakan dengan kedua jenis risiko baik itu risiko positif atau risiko negatif. Strategi ini digunakan ketika risiko tersebut tidak kritis atau jika tanggapan tidak dijamin oleh pentingnya risiko. Biasanya dipilih karena risikonya rendah dalam hal dampak atau kemungkinan, atau bahwa biaya dan upaya mengambil tindakan yang berbeda tidak proporsional dengan risiko itu sendiri.

  1. Positive risks of opportunities
  • Enhance

Keberhasilan manajemen risiko sangat bergantung pada penyediaan ekspresi yang jelas dan tidak ambigu dari setiap risiko yang teridentifikasi. Peningkatan respons berfokus pada penyebab peluang, dan terus mempengaruhi pemicu untuk meningkatkan kemungkinan peluang yang terjadi. Jika menambahkan fitur tambahan ke suatu produk akan memberikan keuntungan pasar, maka ini akan menjadi contoh dari respons yang ditingkatkan sehingga lebih banyak dari produk ini akan dijual dan karenanya aliran pendapatan meningkat.

  • Exploit

Strategi respons risiko yang menambah pekerjaan atau perubahan ke proyek untuk memastikan bahwa risiko positif tertentu terjadi. Strategi ini memastikan bahwa peluang itu terwujud. Strategi ini adalah kebalikan dari strategi avoid risk response. Contohnya meningkatkan tim dengan keterampilan yang lebih tinggi dapat memungkinkan produk untuk ditingkatkan dalam beberapa cara sedemikian rupa sehingga manfaat yang lebih besar dapat direalisasikan.

  • Share

Tanggapan ini mengidentifikasi bahwa peluang akan lebih mungkin terjadi jika dibentuk kemitraan dengan pihak ketiga. Menggunakan strategi ini ketika kita tidak mampu mewujudkan peluang sendiri. Bekerja sama dengan perusahaan lain dan bekerja sama untuk mewujudkan peluang. Alokasikan kepemilikan peluang kepada pihak ketiga. Jenis tanggapan ini sering digunakan ketika bernegosiasi untuk memenangkan kontrak dan bermitra.

  • Accept

Ini persis sama dengan ancaman negatif, tetapi dalam hal ini kita menerima bahwa peluang akan terjadi atau tidak dan tidak ada tindakan yang harus diambil. Dengan cara yang sama, mungkin tindakan yang diambil untuk memastikan peluang yang terjadi tidak sebanding dengan peluang itu sendiri. Strategi respons risiko ini digunakan ketika biaya responsnya tinggi dan ada sedikit kemungkinan itu terjadi atau manfaatnya tidak melebihi upaya yang terlibat.

  1. Contigent Response strategies

Ini berlaku sama untuk risiko dan peluang. Tanggapan sebelumnya mengharuskan tindakan itu dilaksanakan di depan risiko atau peluang, tindakan kontingen dilaksanakan tetapi tidak dilaksanakan sampai ancaman atau pelung terjadi. Akibatnya, strategi ini membantu mengelola hasil baik untuk mengurangi ancaman atau memaksimalkan peluang.

  1. Expert Judgement

Ini memerlukan saran dan bimbingan dari mereka yang memiliki keahlian yang cukup. Melibatkan mereka yang memiliki pengalaman pribadi dengan risiko atau peluang serupa, atau mereka yang memiliki keterampilan pengetahuan dan pengalaman tentang risiko atau peluang semacam itu. Keputusan ahli seperti itu dapat berasal dari sumber eksternal seperti pihak ketiga atau konsultan.

Sumber :
https://www.greycampus.com/opencampus/project-management-professional/plan-risk-responses