© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa Saja Perubahan Fisik Apa yang Terjadi pada Masa Dewasa Awal?

dewasa awal

Sering dengan terus bertambahnya usia manusia, tubuh mengalami pertumbuhan dan perkembangan.

Perubahan fisik apa yang terjadi pada masa dewasa awal?

Perkembangan dapat diartikan sebagai the progressive and continous change in the organism from birth to death. Perubahan yang dialami individu menuju kedewasaannya tersebut berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan yang meliputi seluruh aspek perkembangan, baik fisik, intelektual, emosi, sosial maupun keagamaan.

Perkembangan fisik merupakan dasar bagi perkembangannya aspek-aspek lain dalam diri setiap individu, termasuk usia dewasa awal. Apabila perkembangan fisik berjalan baik dan normal, maka perkembangan intelektual, emosi sosial dan agama. Individu tersebut cenederung berkembang secara normal pula. Dengan fisik yang normal, usia dewasa awal akan memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, emosi yang stabil, dan mampu menjalani kehidupan sosialnya dengan baik. Mereka akan menjadi pribadi yang menyenangkan. Sebaliknya, perkembanagan fisik yang terhambat dan berelangsung kurang normal menyebabkan usia dewasa awal cenderung menarik diri dari pergaulan, merasa rendah diri, bahkan sering memiliki emosi yang tidak stabil. Untuk itu, perlu memperhatikan perkembangan fisik, khususnya sebelum menginjak usia dewasa awal.

Fisik atau tubuh manusia merupakan sistem organ yang kompleks dan sangat mengagumkan. Semua organ ini terbentuk pada periode pranatal dan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat pada tahun pertama dalam kehidupan post natal.

Pertumbuhan cepat berikutnya akan terjadi pada masa pubertas (adolesent). Pertumbuhan cepat kedua ini bagi wanita dimulai pada usia kurang lebih 9 sampai 12 tahun, dan akan mencapai puncaknya pada umur 13 tahun. Sejak itu, kecepatan bertumbuh cepat berkurang dan hampir berakhir pada usia 16 tahun. setelah usia ini, pertumbuhan fisik seorang wanita berjalan lambat. Pola pertumbuhan cepat juga terjadi pada anak laki-laki, namun mulainya lebih lambat dan berlangsung lebih lama dibandingan dengan anak wanita. Pada pria pertumbuhan cepat berlangsung kira-kira usia 11 sampai 16 tahun yang diikuti berkurangnya pertumbuhan secara sedikit demi sedikit dan akhirnya hampir berhenti di usia 20 tahun.

Menurut Zakiah Daradjat, pada setiap individu pertumbuhan jasmani secara cepat telah selesai ketika seseorang memasuki usia dewasa awal, kurang lebih usia 20 atau 21 tahun. Artinya, jika dipandang dari segi jasmani, individu di usia dewasa awal ini telah dianggap matang. Sebab, segala fungsi jasmaniahnya telah dapat bekerja secara normal dan dilihat dari segi seksual mereka telah mampu bereproduksi (berketurunan). Kalaupun masih terjadi pertumbuhan jasmani, maka pertmbuhan tersebut relatif sangat lambat di usia dewasa awal.

Elizabeth B. Hurlock mengungkapkan bahwa pada usia 18 tahun bagi wanita dan 20 tahun bagi pria, keadaan pertumbuhan sangat lambat dibanding dengan pertambahan berat badan. sebenarnya, yang terjadi pada usia dewasa awal hanyalah menyangkut ”penyempurnan” bentuk tubuh. Berat badan yang bertambah akan mengimbangi pesatnya pertumbuhan tinggi badan yang terjadi di usia pubertas.

Namun demikian, banyak kenyataan menunjukkan adanya kekhawatiran berlebihan di usia dewasa awal mengenai pertumbuhan berat badannya. Memasuki usia dewasa awal, pertumbuhan fisik relatif stabil di usia 20 tahun, atau bahkan telah dianggap berhenti di usia 24 tahun. Namun, kesempurnaan fisik masih dapat diperoleh di usia ini. Diantaranya melalui pengalaman dan latihan-latihan fisik.

Menurut John P. Dworetzky, perkembangan fisik di usia dewasa awal akan mencapai puncak kekuatannya pada usia 30 tahun. Beberapa organ tubuh akan mencapai pertambahan besar dan berat antara usia 20 tahun sampai 30 tahun. selanjutnya, akan mengalami masa stabil dan akhirnya menurun dengan cepat sat memasuki usia 40 tahun. namun, banyak lelaki dan perempuan yang memiliki fisik lebih kuat dan ideal (sempurna) serta mengalami penurunan yang lebih lambat dibanding usia sebayanya karena berbagai latihan dan olah raga khusus. Banyak pada usia dewasa awal yang kurang menyadari kriteria masa-masa pertumbuhan dan puncak kekuatannya, sehingga terlambat untuk dapat mengoptimalkan kemampuan yang dimilikinya.

Ciri-ciri perubahan fisik pada masa dewasa awal reltif dapat dipadang sama pada semua individ, meskipun terdapat perbedaan-perbedaan dalam perilaku mereka. Dengan kata lain, di usia ini terdapat peerubahan-perubahan yang berlaku secara universal tetapi bukan berarti perilaku seseorang di usia ini dapat dipandang secara pukul rata menunjukkan kesamaan. Misalnya, pada umumnya usia dewasa awal akan menyadari adanya perubahan dan permulaan penurunan fisik saat melewati usia 30 tahun. Namun, sejalan dengan kematangan pribadinya, mereka mempunyi gaya hidup tersendiri yang membedakan individu yang satu dengan lainnya meskipun usianya sebaya.

Pola-pola tingkah laku dan gaya hidup tertentu merupakan pengaruh dari matangnya kelenjar endokrin saat menginjak usia dewasa (masa pubertas). Pematangan kelenjar endokrin ini termasuk salah satu aspek perkembangan fisik terpenting bagi setiap individu saat memasuki usia dewasa.