Apa Saja Obat Sakit Pinggang yang Alami?

Rasa sakit yang timbul di pinggang bisa berasal dari nyeri otot, nyeri saraf, arthritis, atau penyakit lainnya. Untuk mengatasi rasa nyeri pada pinggangmu, tidak ada salahnya kamu mencoba obat sakit pinggang alami dari berbagai macam tanaman herbal. Apa Saja Obat Sakit Pinggang yang Alami?

Daun Kumis Kucing
Sejak dulu, masyarakat Indonesia percaya bahwa tanaman kumis kucing mampu menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan ginjal dan kandung kemih. Tanaman ini juga bisa mengurangi nyeri dari sakit pinggang.

Keampuhan kumis kucing dikaitkan dengan tingginya kandungan senyawa dengan dampak efek baik terhadap tubuh. Di antaranya adalah genkosid orthosifonin, asam lemak, minyak atsiri, minyak nabati, saponin, sapofonin, dan garam kalium.

Untuk mengobati sakit pinggang, cukup rebus beberapa lembar daun kumis kucing dalam 150 ml air putih dengan api kecil sampai mendidih. Setelah disaring, air dari hasil rebusannya bisa diminum sehari sekali.

Meski begitu, konsumsi rebusan itu sebaiknya dihindari oleh penderita gagal jantung dan gagal ginjal karena berisiko menyebabkan edema. Ramuan ini pun lebih baik tidak dikonsumsi dalam jangka panjang.

Kunyit
Rempah-rempah yang banyak digunakan untuk memasak dan bahan jamu ini ternyata bermanfaat meringankan arthritis, sakit maag, dan peradangan.

Meski masih membutuhkan penelitian lebih lengkap, beberapa ahli meyakini bahwa kandungan kurkuminnya yang bersifat anti-inflamasi bisa meringankan sakit pinggang. Tidak heran, kunyit dinilai sebagai obat sakit pinggang alami yang mudah diolah sendiri di rumah.

Secara umum, kunyit dinilai aman untuk dikonsumsi. Tetapi perlu diperhatikan bahwa konsumsinya dengan dosis tinggi atau dalam jangka panjang berisiko memicu gangguan pencernaan. Selain itu, orang-orang dengan penyakit kantong empedu disarankan untuk menghindari mengonsumsinya.

Jahe
Jahe adalah herba yang populer di kalangan penyuka obat tradisional. Tanaman ini mampu meredakan mual dan meningkatkan nafsu makan bagi orang yang mengalami gangguan pencernaan.

Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, ekstrak jahe juga dipercaya dapat mengobati sakit pinggang. Hal ini karena jahe mengandung fitokimia, yaitu senyawa yang bisa membantu mengurangi peradangan pada otot dan sendi.

Minyak Eucalyptus
Kebanyakan orang umumnya sering mendengar eucalyptus sebagai obat untuk mengatasi flu dan batuk. Namun tanaman ini bisa pula membantu mengatasi sakit pinggang dan punggung secara alami.

Cukup oleskan atau gosokkan minyak dari daun eucalyptus pada bagian yang terasa sakit. Minyak ini akan memberikan sensasi rasa dingin pada kulit.

Kandungan zat tanin di dalamnya akan bereaksi mengurangi rasa sakit pada bagian yang mengalami peradangan atau pembengkakan.

Lidah Buaya
Di samping mengobati luka bakar, lidah buaya diduga bermanfaat pula untuk membantu meredakan rasa sakit berkaitan dengan arthritis. Tanaman ini sering disertakan sebagai komposisi dalam bentuk oles guna meredakan nyeri pada sendi.

Jahe Merah
Jahe merah mengandung gingerol, zingeron, dan shogaol dengan kadar tinggi. Zat-zat tersebut dipercaya bisa mengurangi rasa nyeri dan bersifat anti-inflamasi.

Untuk mengurangi sakit pinggang, cukup rebus beberapa gram jahe merah. Sebagai variasi, kamu bisa mencampurkan tanaman lain, seperti temu hitam, akar sawi langit, atau daun dewa.

Setelah direbus dalam 600 cc air putih sampai mendidih, saring dan minumlah air rebusannya selagi hangat. Saat diminum, jahe jenis ini juga dapat memberikan efek hangat dalam tubuh yang akan membuatmu relaks.

Bawang Putih
Selain biasa digunakan untuk menyuburkan rambut dan menghilangkan jerawat, bawang putih dapat dimanfaatkan sebagai obat sakit pinggang alami.

Caranya mengolahnya tidak sulit. Siapkan 120 gr jahe merah, 150 gr bawang putih, dan bubuk cabai secukupnya. Rendam semua bahan dalam alkohol 75 persen selama 14 hari.
Setelahnya, kamu cukup mengoleskan air rendaman tersebut pada bagian yang sakit. Lakukanlah sehari sekali.

Kulit Pohon Gandarusa
Sebuah penelitian mengemukakan bahwa kulit pohon gandarusa (willow bark) memiliki manfaat mengurangi sakit pinggang atau punggung bagian bawah.

Tanaman yang juga sering disebut dengan dedalu ini mengandung senyawa salisin yang memiliki efek menyerupai aspirin. Kulit pohon gandarusa mampu meredakan berbagai rasa nyeri, mulai dari sakit kepala, kram otot, sampai rematik. Meminum rebusan kulit pohon gandarusa sebanyak 120-240 mg sehari bisa mengurangi nyeri punggung.

Peterseli
Pada beberapa penanganan dengan herba, peterseli atau tanaman bernama ilmiah petroselinum crispum ini dapat meredakan sakit pinggang. Utamanya, sakit pinggang akibat gangguan ginjal.

Meminum rebusan daun peterseli mampu memberikan efek diuretik sekaligus sebagai tonik bagi ginjal. Efek diuretik memicu tubuh untuk membuang urine sehingga membantu membuang racun atau kadar garam berlebihan pada tubuh melalui ginjal.

Devil’s Claw
Tanaman ini bisa digunakan untuk berbagai kondisi kesehatan, termasuk sakit pinggang, penyakit asam urat, nyeri otot, sakit dada, maupun gangguan pencernaan.

Dalam menangani sakit pinggang, devil’s claw yang sudah diolah menjadi obat minum dipercaya memiliki dampak yang menandingi keefektifan beberapa jenis obat anti-inflamasi non steroid (OAINS).

Cabai Cayenne
Cayenne termasuk dalam genus bernama capsicum. Tanaman jenis capsicum mengandung capsaicin, yaitu senyawa yang memberikan rasa pedas.

Di samping sensasi pedas, capsaicin bisa digunakan sebagai pereda sakit alami (termasuk untuk sakit pinggang). Kamu bisa mendapatkannya dalam bentuk krim maupun koyo.

Itulah sejumlah tanaman herbal yang dipercaya mampu menjadi obat sakit pinggang alami. Namun ada satu hal yang harus diperhatikan adalah sebagian besar herba tersebut belum melalui suatu penelitian klinis secara meluas. Dibutuhkan penelitian lebih mendetail dan akurat untuk menilai keamanannya.