© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Apa saja manfaat membaca buku?

Membaca

Menurut “Most Littered Nation In the World” pada Maret 2016, minat baca masyarakat Indonesia dinyatakan menduduki urutan 60 dari 61 negara. Ini adalah kondisi yang cukup memprihatinkan. Padahal membaca adalah kegiatan yang memberikan banyak manfaat. Banyak orang yang sukses dan cerdas karena mereka senang membaca. Apa manfaat yang akan kita dapat ketika kita terbiasa dengan budaya membaca?

1 Like

Menambah Wawasan dan Ilmu Pengetahuan
Banyak membaca akan membukakan pikiran dan menambah pengetahuan kita. Kita akan mengetahui banyak hal dan membuat rasa percaya diri meningkat untuk menghadapi perkembangan zaman.

Mengasah Kecerdasan
Ketika kita membaca, otak akan bekerja aktif. Ini dapat mengasah fungsi otak kita, menjadi lebih cepat tanggap, kritis, dan meningkatkan kecerdasan.

Menambah Kosakata
Dalam berbagai bacaan akan ada selalu kata atau penggunaan kalimat yang baru kita ketahui. Ini akan menambah perbendaharaan kata kita. Membaca juga akan membuat kita dapat berkomunikasi dengan baik. Ini karena seringnya kita membaca kalimat yang rapi dan teratur sesuai dengan aturan bahasa yang ada.

Meningkatkan Konsentrasi
Kegiatan membaca membuat kita menjadi fokus. Ini karena pada saat membaca, kita tidak bisa berpikir tentang hal lain di waktu yang sama. Semakin sering kita membaca, konsentrasi kita dapat menjadi lebih terarah. Begitu juga ketika sedang belajar di dalam kelas, kita akan menjadi lebih fokus.

Meningkatkan Daya Ingat
Membaca adalah semacam cara untuk melatih ingatan kita. Dengan membaca, banyak bagian yang ada di dalam tulisan yang akan kita ingat dengan sendirinya. Mulai dari judul, jalan cerita, plot, alur, kesimpulan, dan banyak hal lainnya.

Membaca merupakan kegiatan yang penting dalam kehidupan seharihari, karena membaca tidak hanya untuk memperoleh informasi, tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk memperluas pengetahuan tentang banyak hal mengenai kehidupan. Membaca akan meningkatkan kemampuan memahami kata dan meningkatkan kemampuan berpikir, meningkatkan kreatifitas dan juga berkenalan dengan gagasan-gagasan baru.

Gray & Roger (1995) mengatakan bahwa manfaat membaca adalah sebagai berikut :

  • Dapat meningkatkan ilmu pengetahuan, daya nalar dan berpandangan luas yang akan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain

  • Dapat melatih imajinasi dan daya pikir sehingga terpenuhi kepuasan intelektual,

  • Memperoleh pengetahuan praktis yang berguna dalam kehidupan mereka sehari-hari untuk memenuhi kepentingan hidup,

  • Dapat meningkatkan minat seseorang terhadap suatu bidang dan mengetahui hal-hal yang aktual mengetahui peristiwa-peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar maupun di seluruh dunia yang mungkin berhubungan dengan latarbelakang disiplin pendidikannya, sehingga dapat menerapkan di kehidupan nyata

  • Meningkatkan pengembangan diri manusia . Dengan membaca, dapat meningkatkan daya nalarnya dan berpandangan luas yang akan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain.

Fajar Rachmawati (2008) menyebutkan manfaat membaca adalah sebagai berikut :

  • Meningkatkan kadar intelektual.
  • Memperoleh berbagai pengetahuan hidup.
  • Memiliki cara pandang dan pola pikir yang luas.
  • Memperkaya perbendaharaan kata.
  • Mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi di berbagai belahan dunia.
  • Meningkatkan keimanan.
  • Mendapatkan hiburan.

Ngalim Purwanto (1997) mengungkapkan bahwa ada manfaat dari nilai membaca yaitu sebagai berikut :

  • Di sekolah, membaca itu mengambil tempat sebagai pembantu bagi seluruh mata pelajaran.

  • Mempunyai nilai praktis. Bagi perorangan, membaca itu merupakan alat untuk penambah pengetahuan.

  • Sebagai penghibur. Untuk mengisi waktu terluang ( seperti membaca syair–syair, sajak – sajak, roman, majalah dan sebagainya).

  • Memperbaiki akhlak dan bernilai kegamaan. Jika yang dibaca adalah buku – buku yang bernilai etika ataupun keagamaan.

  • Bernilai fungsional artinya berguna bagi pembentukan fungsi–fungsi kejiwaan. Misalnya membentuk daya ingatan, daya fantasi, daya pikir (akal), berbagai jenis perasaan dan sebagainya.