Apa saja kelebihan dan kekurangan dari penggunaan sistem ekonomi kapitalis?

kapitalisme
sistem_ekonomi

(Lucas Suketi) #1

Sistem ekonomi kapitalis

Sistem ekonomi kapitalis adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan yang cukup besar bagi pelaku-pelaku ekonomi untuk melakukan kegiatan yang terbaik bagi kepentingan individual atas sumberdaya-sumberdaya ekonomi atau faktor-faktor produksi.

Apa saja kelebihan dan kekurangan dari penggunaan sistem ekonomi kapitalis?


(Trisna Yuli Heryanto) #2

Kelebihan Sistem Ekonomi Kapitalis

  1. Setiap orang memiliki kebebasan memiliki aset dan sumber daya produksi
  2. Mendorong inisiatif dan inovasi masyarakat dalam bidang ekonomi
  3. Munculnya persaingan yang membuat setiap produsen terpacu untuk menghasilkan prodak
  4. Dianggap efisien dan evektif karena semua tindakan didasari atas asas keuntungan

Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis

  1. Banyak penggunaan tenaga kerja di bawah umur dengan upah yang rendah, karena tujuannya untuk mencari keuntungan yang tinggi dengan menekan biaya produksi serendah-rendahnya.
  2. Banyak dilakukan perdagangan yang curang, karena tujuannya mencari laba yang tinggi dan menghadapi para pesaing bisnis agar dapat terus menguasai monopoli pasar
  3. Semakin lebar jurang antara si kaya dan si miskin

Referensi: http://www.pengetahuansosial.com/2016/10/pengertian-sistem-ekonomi-kapitalis-ciri-kelebihan-kekurangan.html


(Yalanda Cahya Hardiyani) #3

Kelebihan sistem ekonomi kapitalis, menurut Amazine.com, adalah sebagai berikut:

  • Kapitalisme mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memfasilitasi kompetisi terbuka di pasar.

  • Sistem ini menyediakan individu kesempatan lebih baik untuk meningkatkan pendapatan mereka dan dengan demikian mencapai pertumbuhan ekonomi.

  • Hasil dari kapitalisme adalah sistem ekonomi yang terdesentralisasi. Faktor ini dianggap sebagai salah satu kelebihan terbesar kapitalisme.

  • Dalam perekonomian yang terdesentralisasi, individu memiliki lebih banyak pilihan dalam bisnis.

  • Mereka terpapar dengan kompetisi dan harus menghadapi tantangan yang berbeda serta dituntut menemukan solusi untuk unggul dalam kompetisi.

  • Kerja keras amat dihargai dalam ekonomi kapitalis. Pengusaha yang memiliki kinerja baik dan mampu terus berinovasi akan memenangkan persaingan.

  • Kapitalisme membentuk ekonomi dimana konsumen mengatur pasar. Banyak yang menganggap ini sebagai salah satu kekuatan terbesar ekonomi kapitalis.

  • Sebuah pasar yang kompetitif akan merangsang inovasi dan mendorong munculnya bermacam produk dan layanan. Hal ini membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan serta mendorong orang untuk mencapai kebebasan finansial.

Kekurangan sistem ekonomi kapitalis, menurut Amazine.com, adalah sebagai berikut:

  • Sistem ekonomi kapitalis dapat menimbulkan persaingan tidak sehat.

  • Kapitalisme membuat ekonomi yang berorientasi pada uang. Perusahaan bisnis akan melihat ekonomi dengan titik pandang materialistik.

  • Profit dipandang menjadi tujuan bisnis utama dengan raksasa bisnis mengambil alih perusahaan-perusahaan kecil.

  • Tenaga kerja juga dikompensasi dengan tujuan tunggal agar memiliki produktivitas lebih tinggi.

  • Sebagian ekonom percaya bahwa kapitalisme memicu penipisan sumber daya alam karena dieksploitasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.

  • Kapitalisme juga diyakini menyebabkan distribusi kekayaan yang tidak adil dengan kekayaan dan kekuasaan hanya dikuasai oleh segelintir orang.

Selain itu, beberapa kelemahan sistem ekonomi menurut beberapa ahli antara lain :

  1. Munculnya kesenjangan perimbangan dalam distribusi antar individu dan sarana-sarana produksi hanya akan terkumpul pada satu kelompok. Pengaruh semangat materialis akan membagi masyarakat ke dalam dua kelompok, golongan kaya dan miskin.

  2. Timbulnya krisis dan merajalelanya kejahatan karena meningkatnya pengganguran yang disebabkan banyaknya produsen yang berhenti berproduksi dan menutup pabrik. Hal ini disebabkan karena produsen komoditas sebagai kebutuhan mewah tertentu meningkat demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan pemilik modal besar, dan langkah ini memaksa pasar untuk menyerapnya.

  3. Meningkatnya praktik monopoli secara empiris aplikatif dan yuridis sebagai bagian dari usaha untuk melemahkan semangat persaingan. Regulasi-regulasi monopoli dan semi monopoli sering ditujukan untuk mengeruk keuntungan yang masih dapat diraih dengan jalan aturan hukum dalam produksi dan peningkatan biaya (cost) melalui strategi penguatan aturan-aturan produksi.

    Banyak pihak dengan sengaja menghancurkan bahan produksi dan melarang bidang pertanian atau industri beberapa komoditas tertentu dengan tujuan untuk menaikkan harga. Akibatnya, semangat kerjasama, simpati, persamaan, dan saling menjamin akan hilang dari kehidupan bermasyarakat.

    Kekurangmampuan pasar bebas untuk mencapai keadilan yang diharapkan dalam pemanfaatan sumber daya semakin terbukti. Demikian pula persaingan sempurna sesungguhnya belum pernah tercapai. Pada saat yang sama, praktik monopoli dan oligopoli berperan besar dalam menciptakan ketidakadilan pendapatan dan kekayaan.

  4. Kebebasan tanpa batas dalam pekerjaan dan alokasi kekayaan.