Apa saja jenis-jenis investasi?

investasi

Investasi sebagai cara menempatkan uang atau dana dengan harapan untuk memeroleh tambahan atau keuntungan tertentu atas uang atau dana tersebut.

Apa saja jenis-jenis investasi ?

Investasi dapat digolongkan berdasarkan aset, pengaruh, menurut sumbernya, dan cara penanamannya. Keempat hal tersebut akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Investasi berdasarkan asetnya

Investasi ini merupakan penggolongan investasi dari aspek modal atau kekayaannya. Investasi ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut:

  • real asset
  • financial asset.

Real asset merupakan investasi yang berwujud sedangkan financial asset merupakan dokumen (surat-surat) klaim tidak langsung pemegangnya terhadap aktivitas riil pihak yang menerbitkan sekuritas tersebut. Perbedaan lainnya terletak pada likuiditas dimana pada real asset secara umum kurang likuid daripada financial asset dikarenakan oleh sifat heterogennya dan khusus kegunaannya.

2. Investasi berdasarkan pengaruhnya

Investasi berdasarkan pengaruhnya merupakan investasi yang didasarkan pada faktor-faktor yang mempengaruhi atau tidak berpengaruh dari kegiatan investasi. Investasi ini dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut:

  • Investasi autonomus (berdiri sendiri) merupakan investasi yang tidak dipengaruhi tingkat pendapatan dan bersifat spekulatif seperti pembelian surat-surat berharga.

  • Investasi induced (mempengaruhi-menyebabkan) merupakan investasi yang dipengaruhi kenaikan permintaan akan barang dan jasa serta tingkat pendapatan seperti penghasilan transitori yang merupakan penghasilan yang didapat selain dari bekerja seperti bunga dan sebagainya.

3. Investasi berdasarkan sumber pembiayaannya

Investasi berdasarkan sumber pembiayaannya merupakan investasi yang didasarkan pada asal-usul investasi itu diperoleh. Investasi ini dibagi menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut:

  • Invetasi yang berasal dari dalam negeri (PMDN) adalah kegitan investasi yang dilakukan oleh penanam modal dalam negeri dengan menggunakan modal dalam negeri.

  • Investasi yang berasal dari modal asing (PMA) adalah kegitan investasi yang dilakukan oleh penanam modal asing dengan menggunakan modal asing.

4. Investasi berdasarkan bentuknya

Investasi berdasarkan bentuknya merupakan investasi yang didasari pada cara menanamkan investasinya. Investasi ini dibagi dua macam, yaitu sebagai berikut:

  • Investasi portofolio adalah investasi yang dilakukan di pasar modal dengan intrumen surat berharga seperti saham dan obligasi.

  • Investasi langsung adalah investasi yang berbentuk dengan cara membangun, membeli total, atau mengakuisisi perusahaan. Investasi langsung ini disebut Foreign Direct Invesment (FDI). Kelebihan dari Foreign Direct Invesment (FDI) adalah sebagi berikut:

    1. sifatnya permanen/jangka panjang;
    2. memberi andil dalam alih teknologi;
    3. memberi andil dalam alih keterampilan; dan
    4. membuka lapangan pekerjaan baru.

Berikut ini merupakan jenis-jenis investasi

  1. Investasi langsung, yaitu dapat dilakukan dengan membeli aktiva keuangan yang dapat diperjual belikan di pasar uang, pasar modal, atau pasar turunan. Investasi langsung juga dapat dilakukak dengan membeli aktiva yang tidak diperjual belikan, biasanya diperoleh dari bank komersial. Aktiva ini dapat berupa tabungan dan sertifikat deposito.

  2. Investasi tidak langsung, yaitu dapat dilakukan dengan membeli surat berharga dari perusahaan investasi, seperti reksadana.

  3. Investasi Syariah
    Investasi syariah adalah sebuah investasi berbasis syariah yang menggunakan instrumen Islam dalam pelaksanaannya.

Ada beberapa jenis investasi berdasarkan jangka waktu, risiko dan prosesnya. Hal-hal tersebut perlu di ketahui guna memastikan ketepatan antara alasan dan cara melakukan investasi

  1. Menurut jangka waktunya
    • Investasi jangka pendek, yaitu investasi yang dilakukan tidak lebih dari 12 bulan.
    • Investasi jangka menengah, yaitu investasi yang memiliki rentang waktu antara satu hingga lima tahun.
    • Investasi jangka panjang.
  2. Menurut risiko
    Setiap pilihan investasi akan berkaitan dengan dua hal, risiko dan return. Keduanya merupakan hubungan sebab dan akibat dan hubungan yang saling kontradiktif. Dalam teori investasi di kenal istilah “high risk high return, low risk low return”.
  3. Menurut Prosesnya
    • Investasi langsung, yaitu investasi yang dilakukan tanpa bantuan prantara. Dalam hal ini investor langsung dapat membeli portofolio investasi tersebut.
    • Investasi tidak langsung, yaitu investasi yang dilakukan dengan menggunakan prantara atau investasi yang dilakukan melalui perusahaan investasi

Pada umumnya bentuk invetasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  1. Investasi Pada Aktiva Riil
    Ini adalah investasi yang dilakukan seseorang dalam bentuk kasat mata atau dapat dilihat secara fisik. Misalnya; investasi emas, properti, tanah, logam mulia, dan lain-lain.

  2. Investasi Pada Aktiva Finansial
    Ini merupakan investasi yang dilakukan seseorang dalam bentuk surat-surat berharga. Misalnya; saham, deposito, dan lain sebagainya.

Ada beberapa jenis investasi yang umum di lakukan dalam dunia bisnis yaitu antara lain:

  1. Deposito
    Penanaman modal dalam bentuk simpanan uang kepada suatu perusahaan dengan jaminan investor akan menerima keuntungan berupa bunga dalam jangka waktu yang sudah disepakati. Investasi dalam bentuk deposito dibedakan menjadi deposito berjangka dan sertifikat deposito.

  2. Saham
    Invetasi berupa saham sudah umum dilakukan pada perusahaan –perusahaan besar. Saham adalah bentuk lain dari aset perusahaan. Misalnya jika Anda memiliki saham 50% dari suatu perusahaan maka sama saja Anda memiliki aset setengah dari total aset yang dimiliki perusahaan tersebut. Saham umumnya dibuat dalam bentuk surat berharga yang menunjukkan kepemilikan.

  3. Obligasi
    Obligasi umumnya dilakukan pada bisnis yang menyediakan jasa pinjaman modal. Keuntungan yang didapatkan dengan cara investasi obligasi lebih tinggi daripada deposito karena bunga yang dipatok juga lebih tinggi. Namun cara ini lebih berisiko karena jika peminjam modal bangkrut maka ada kemungkinan utang tidak dibayarkan.

  4. Reksadana
    Selain saham, reksadana kini juga sedang populer di kalangan pebisnis maupun masyarakat. Reksadana adalah tempat untuk menghimpun uang secara kolektif dan dana yang terkumpul tersebut akan dikelola oleh manajer. Untung dan rugi akan dibagi rata kepada seluruh investor. Sehingga reksadana bisa disebut juga tempat berkumpulnya para investor.

  5. Investasi Properti
    Jenis investasi ini termasuk investasi non riil karena bukan berupa uang namun berupa bangunan seperti rumah, gedung atau apartemen. Bentuk investasi ini terbilang paling menguntungkan karena harga jual properti jarang turun bahkan selalu naik.

  6. Emas
    Investasi juga bisa dalam bentuk emas. Sama halnya dengan properti, investasi emas cenderung lebih menguntungkan daripada bentuk investasi yang riil. Umumnya emas yang diinvestasikan berupa emas batangan.