Apa saja jenis-jenis data?

Data merupakan bentuk jamak dari datum,berasal dari bahasa Latin yang berarti “sesuatu yang diberikan”. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya.

Apa saja jenis-jenis data ?

Data ialah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan suatu pengolahan. Data bisa berwujud suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek,
kejadian ataupun suatu konsep. Adapun jenis-jenis data dapat dibagi berdasarkan sifat data,sumbernya,cara memperolehnya,dan waktu pengumpulannya,sifatnya.

Berdasarkan sifat data :

  1. Data Diskrit adalah data yang nilainya adalah bilangan asli. Contoh : adalah berat badan ibu-ibu pkk Perumahan Riung Bandung, nilai dolar dari waktu ke waktu, dll.
  2. Data Kontinyu adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu ke nilai yang lainnya. Contoh :penggunaan kata sekitar, kurang lebih, kira-kira, dan sebagainya.

Jenis-jenis data menurut sumbernya, antara lain:

  1. Data Internal: data intenal adalah data dari dalam suatu organisasi yang menggambarkan keadaan organisasi tersebut. Contohnya: suatu perusahaan, jumlah karyawannya, jumlah modalnya, atau jumlah
    produksinya, dll.
  2. Data Eksternal: data eksternal adalah data dari luar suatu organisasi yang dapat menggambarkan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hasil kerja suatu organisasi. Misalnya: daya beli masyarakat mempengaruhi hasil penjualan suatu perusahaan.

Jenis-jenis data menurut cara memperolehnya, antara lain:

  1. Data Primer (primary data): data primer adalah data yang dikumpulkan sendiri oleh perorangan/suatu organisasi secara langsung dari objek yang diteliti dan untuk kepentingan studi yang bersangkutan yang dapat berupa interview, observasi.
  2. Data Sekunder (secondary data): data sekunder adalah data yang diperoleh/ dikumpulkan dan disatukan oleh studi-studi sebelumnya atau yang diterbitkan oleh berbagai instansi lain. Biasanya sumber tidak langsung berupa data dokumentasi dan arsip-arsip resmi.

Jenis-jenis data menurut waktu pengumpulannya, antara lain:

  1. Data cross section, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu (at a point of time) untuk menggambarkan keadaan dan kegiatan pada waktu tersebut. Misalnya; data penelitian yang menggunakankuesioner.
  2. Data berkala (time series data), yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk melihat perkembangan suatu kejadian/kegiatan selama periode tersebut. Misalnya, perkembangan uang beredar, harga 9 macam bahan pokok penduduk.

Menurut sifatnya, jenis-jenis data yaitu:

  1. Data Kualitatif: data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka, misalnya: Kuesioner
    Pertanyaan tentang suasana kerja, kualitas pelayanan sebuah rumah sakit
    atau gaya kepemimpinan, dll.
  2. Data Kuantitatif: data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka, misalnya: harga saham, besarnya pendapatan, dll.

Sumber:

data-word-cloud-green
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.

Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.

Jenis-jenis data dapat dibagi berdasarkan sifatnya, sumbernya, cara memperolehnya, dan waktu pengumpulannya.

Jenis Data Berdasarkan Sumbernya
Berdasarkan sumbernya, data dibagi menjadi 2 bagian yaitu:

  • Data Kualitatif : merupakan data yang bukan berupa bentuk angka, contoh data kualitatif yaitu seperti kuisioner pertanyaan dalam suasana kerja dalam perusahaan.

  • Data Kuantitatif : merupakan data berbentuk angka, seperti data besarnya pendapatan, atau saham pada perusahaan yang berbentuk angka.

Jenis Data Berdasarkan Cara Mendapatkannya
Data berdasarkan cara mendapatkannya dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:

  • Data Primer : merupakan data yang didapatkan atau dikumpulkan melalui studi-studi sebelumnya yang diterbitkan oleh ebrbagai instansi lain. Dalam jenis ini biasanya sumbernya tidak langsung yang berupa arsip-arsip resmi.

  • Data Sekunder : merupakan data yang didapatkan dengan cara sendiri-sendiri atau perorangan yang secara langsung dari objek yang akan diteliti untuk kepentingan studi, biasanya berupan observasi atau interview.

Jenis Data Berdasrkan Waktu Pengumpulannya
Data berdasarkan waktu pengumpulannya dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :

  • Data Berkala (Time Series) merupakan data yang dikumpulkan dari waktu kewaktu. Data ini biasa digunakan untuk melihat perkembangan dari hari ke hari berikutnya.

  • Data Croos Section : merupakan data yang dikumpulkan pada waktu tertentu yang digunakan untuk menggambarkan keadaandan kegiatan pada waktu itu juga. Seperti penelitian yang menggunakan kusioner.

http://www.pelajaran.co.id/2016/14/jenis-jenis-data-dan-metode-pengumpulan-data-terlengkap.html

Data adalah satu atau lebih simbol yang digunakan untuk merepresentasikan sesuatu. Data merupakan runutan data mentah (tentang orang, tempat, kejadian, dan sesuatu yang penting dalam organisasi) yang tidak terformat untuk menggambarkan fenomena khusus, contohnya kata, angka, gambar, dan suara yang tidak terorganisasi dan hanya berarti kecil bagi individu.

Jenis data terbagi berdasarkan sifatnya,sumbernya, cara memperolehnya dan waktu pengumpulannya. Berikut jenis-jenis data berdasarkan :

Sifatnya

  1. Data Kualitatif
    Data ini menggunakan kata-kata untuk menggambarkan fakta yang diamati. Data ini tidak berbentuk angka.
    Contoh : Kualitas pelayanan sebuah restoran

  2. Data Kuantitatif
    Data ini menggunakan angka atau numerik untuk menggambarkan fakta yang diamati.
    Contoh : Besarnya pendapatan dan pengeluaran negara

Sumbernya

  1. Data Internal
    Data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal.
    Contoh : Jumlah karyawan perusahaan

  2. Data Eksternal
    Data yang yang menggambarkan situasi dan kondisi yang ada diluar sebuah organisasi. Data eksternal pada umumnya didapat dari pihak lain dan digunakan sebagai pembanding.
    Contoh : Daya beli masyarakat mempengaruhi hasil penjualan suatu perusahaan

Memperolehnya

  1. Data Primer
    Data yang secara langsung diambil dari objek penelitian oleh seseorang peneliti atau organisasi.
    Contoh : Pemberian kuisioner langsung oleh peneliti ke responden, seperti saat seminar langsung.
  2. Data Sekunder
    Data yang didapat secara tidak langsung dari objek penelitian. Biasanya data diterima oleh peneliti dalam bentuk sudah jadi, yang dikumpulkan oleh pihak lain.
    Contoh : Data dokumentasi dan arsip-arsip resmi

Pengumpulannya

  1. Data Cross Section
    Data yang dikumpulkan pada waktu dan tempat tertentu saja.
    Contoh : Kuisioner tentang perilaku pembelian handphone dari 100 orang responden pada bulan Oktober 2016

  2. Data Time Series
    Data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk melihat perkembangan suatu kejadian atau fenomena yang di dapat dalam beberapa interval waktu tertentu.
    Contoh : Data impor daging Indonesia dari tahun 2000-2016

source :