Apa saja ciri-ciri dari gangguan kepribadian pasif agresif ?

Gangguan Kepribadian Pasif Agresif

Gangguan Kepribadian Pasif Agresif merupakan kondisi kroni di mana seseorang tampaknya secara aktif sesuai dengan keinginan dan kebutuhan orang lain, tetapi sebenarnya secara pasif melawan mereka. Dalam proses, orang menjadi semakin bermusuhan dan marah.

Apa saja ciri-ciri dari gangguan kepribadian pasif agresif ?

Meskipun ada banyak orang yang memiliki kepribadian pasif agresif, namun sifat dan ciri-cirinya tidak mudah untuk dikenali begitu saja. Beberapa penderitanya terkadang tidak menyadari dan menyangkal jika dirinya memiliki kepribadian tersebut. Sehingga anda bisa memperhatikan dengan baik ciri-ciri gangguan kepribadian pasif agresif yang sering diperlihatkan.

  • Non komunikasi, tidak mau berkomunikasi dengan orang lainnya secara jelas.
  • Menghindari dan mengabaikan ketika orang lain marah, merasa jika tidak bisa berbicara dan memilih untuk menghindar.
  • Sering menunda-nunda tugas yang penting sekalipun dikarenakan memiliki permasalahan dengan orang-orang yang berkaitan dengan tugas tersebut. Bahkan terkadang memilih melakukan hal-hal yang kurang penting
  • Dengan sengaja sering mengulur-ulur waktu dan mencegah untuk melakukan perubahan
  • Ambiguitas yang menjadi tidak jelas dan samar, bahkan tidak terlibat di dalam percakapan
  • Sering diam, murung, cemberut, hingga marah untuk bisa mendapatkan perhatian
    Mengabaikan semua pendapat dari orang lain
  • Banyak membuat alasan untuk menghindari melakukan hal-hal yang tidak diinginkan
  • Menunjukkan ketidakberdayaan terus menerus
  • Dengan sengaja sering melakukan pekerjaan dengan buruk yang mana menjadi tanggung jawabnya

Ciri gejala pasif agresif terlihat dari sikap reaktif terhadap sesuatu diluar secara berlebihan, dengan beberapa karakteristik lain sebagai berikut ini :

  • Secara pasif menolak memenuhi tugas sosial dan pekerjaan rutin

  • Argumentatif dan sikap cemberut

  • Tanpa alasan jelas mengkritik dan mencemooh atasan atau orang lain

  • Menunjukkan rasa cemburu dan kebencin terhadap orang lain yang tampaknya lebih beruntung, kondisi ini menjadi pola yang berlanjut atau menjadi kebiasaan permanen.

  • Berganti-ganti antara tantangan permusuhan dan penyesalan

  • Mengeluh tidak dimengerti dan tidak dihargai orang lain

  • Keluhan terus menerus atas ketidakberuntungan dirinya

Tipe ini dibagi menjadi 2, yaitu :

1. Kepribadian Pasif-Dependen

Orang dengan tipe kepribadian ini selalu berfikir, merasa, dan bertindak bahwa kebutuhannya akan ketergantungan itu dapat dipenuhi secara menakjubkan.

2. Kepribadian Pasif-Agresif

Orang dengan tipe ini merasa bahwa kebutuhan akan ketergantungan tidak pernah dipenuhi. la menunjukan penanggulangan dan sikap keras agar diterima dan diberi dengan murah hati apa yang diharapkannya dengan sangat. Tipe kepribadian ini ditandai dengan sifat pasif dan agresif. Agresivitas dapat dinyatakan secara pasif dengan cara bermuka asam, malas, menyabot, keras kepala, dan sebagainya. Perilaku ini merupakan pencerminan dari rasa permusuhan yang dinyatakan secara tertutup, atau rasa tidak puas terhadap seseorang/sesuatu yang kepadanya ia sangat menggantungkan dirinya.