Apa peranan Teknologi Informasi dalam investasi TI suatu perusahaan?

Dalam mencapai visi dan misi perusahaan atau organisasi dibutuhkan sumber daya strategis salah satunya adalah informasi. Apa peranan teknologi informasi dalam investasi teknologi informasi suatu perusahaan?

Peran Teknologi Informasi

Inovasi adalah cara yang bagus untuk sukses di era digital ini. Jalan inovasi dalam perusahaan berarti melakukan sesuatu yang berbeda, lebih pintar atau lebih baik yang akan membuat perbedaan positif dalam hal nilai, kualitas atau produktivitas dengan menggunakan teknologi yang muncul di dunia. Teknologi yang telah terbukti dalam dua dekade terakhir ini tentu saja teknologi informasi (TI). Ini telah secara jelas mengubah kehidupan individu dan organisasi. Saat ini belanja online, pemasaran digital, jejaring sosial, komunikasi digital adalah contoh terbaik dari perubahan yang datang melalui jaman teknologi informasi. Kini perencanaan perusahaan yang akurat, pemasaran yang efektif, penjualan global, manajemen yang sistematis, pemantauan real time dan pertumbuhan bisnis jangka panjang tidak dapat dicapai pada tingkat optimal tanpa TI.

Pentingnya TI dalam Perusahaan

Keberhasilan setiap perusahaan bergantung pada faktor-faktor tertentu. Beberapa di antaranya adalah analisis yang akurat, memilih teknologi yang tepat dan visi masa depan. Penelitian dari dua dekade terakhir telah membuktikan bahwa organisasi-organisasi yang berinvestasi di bidang teknologi dan memilih jalur inovasi meningkatkan pangsa pasar, angka keuangan dan daya saing keseluruhan mereka. Teknologi informasi adalah satu-satunya teknologi yang memberi perusahaan kesempatan untuk menganalisis data tertentu dan merencanakan perjalanan perusahaan sesuai dengan itu. Ini juga memberi organisasi banyak tools yang dapat memecahkan masalah yang kompleks dan merencanakan skalabilitas (pertumbuhan masa depan) organisasi. Di era modern, terbukti bahwa pemasaran digital adalah alat hebat yang memungkinkan Anda mempromosikan produk atau layanan ke pasar global sambil duduk dalam kenyamanan kantor atau rumah yang terpencil. Dan berkat komunikasi modern yang memungkinkan membentuk organisasi global, mengelola dan memantau kantor virtualnya di seluruh dunia.

Decision Making

Kecepatan dan akurasi adalah inti keputusan yang tepat untuk perusahaan. Setiap organisasi yang sukses harus melalui proses riset pasar yang komprehensif yang memungkinkan manajemen membuat keputusan yang tepat. Riset pasar dapat dilakukan dengan berbagai cara melalui survei online, forum, blog, diskusi kelompok menggunakan World Wide Web dan tentu saja melalui wawancara langsung. Saat ini Big Data, Google Analytics dan Microsoft CRM Dynamics juga merupakan tools yang bagus untuk mengekstrak informasi bermanfaat yang dapat berdampak pada pengambilan keputusan. Tools online ini tidak hanya memberikan respon real time dari khalayak potensial namun juga memastikan keakuratan data dengan meminimalkan risiko kesalahan manusia.

Pertumbuhan Pemasaran dan Bisnis

Inti kesuksesan organisasi terletak pada pemasarannya yang memungkinkan manajemen untuk mengidentifikasi khalayak sasarannya terlebih dahulu dan kemudian mengamati tren dan kebutuhan mereka. Keseluruhan pemasaran mencakup hubungan masyarakat, periklanan, promosi dan penjualan yang kemudian berdampak pada pertumbuhan bisnis. Banyak jenis pemasaran dapat membantu menjangkau calon pelanggan. Pemasaran digital di sini yang merupakan mimpi di masa lalu tanpa teknologi internet. Pemasaran Digital adalah fenomena modern yang memungkinkan perusahaan mempromosikan produk atau layanan ke seluruh dunia. Ini adalah istilah yang luas yang mencakup banyak konsep seperti optimasi mesin pencari, bayar per klik, blogging, forum diskusi, email shot, SMS, MMS, pemasaran media sosial dan iklan aplikasi Smartphone dll. Saat ini pasar web sedang booming. Dengan kecepatan yang sangat cepat karena sebagian besar pengusaha telah mengerti bahwa kesuksesan jangka panjang dalam bisnis tidak mungkin dilakukan tanpa kehadiran digital di internet. Jutaan situs web baru ditambahkan di internet setiap tahun.

Manajemen Sumberdaya dan Globalisasi

Manajemen sumber daya memainkan peran penting dalam kesuksesan organisasi. Ketika datang ke organisasi menengah atau besar, sangat sulit bagi manajemen puncak untuk mengelola semua sumber secara manual. Sumber daya ini dapat mencakup sumber daya yang nyata, keuangan atau manusia, dll. Teknologi informasi telah memainkan peran penting dalam mengotomatisasi masalah yang kompleks tersebut dengan memperkenalkan solusi yang mudah digunakan. Satu dekade yang lalu, sebagian besar solusi pengelolaan sumber daya berbasis desktop. Berkat teknologi internet yang memungkinkan para engineer perangkat lunak untuk memperkenalkan solusi ERP berbasis cloud (Enterprise Resource Planning). Kini, para manajer dapat mengelola atau memantau sumber daya organisasi mereka di manapun di dunia dengan menggunakan komputer pribadi, laptop, tablet, atau Smartphone mereka. Konsep ini telah memperkenalkan gagasan globalisasi. Sebagian besar perusahaan multinasional (Microsoft, Alibaba, Google, KFC dan lain-lain) di dunia menggunakan solusi berbasis cloud untuk mengelola kantor virtual dan fisik mereka dan staf di seluruh dunia.

Kesimpulan

Menurut saya, tidak mungkin meraih sukses perusahaan jangka panjang tanpa memanfaatkan keunggulan teknologi informasi di era digital ini. Perusahaan harus menanggung biaya yang wajar untuk mencapai kesuksesan ini karena menggunakan pendekatan inovatif dalam strategi bisnis, mempekerjakan profesional TI yang sangat terlatih dan membuat keputusan yang tepat pada saat yang tepat merupakan prasyarat kesuksesan perusahaan. Seiring solusi TI terus meningkatkan produktivitas, efisiensi dan efektivitas operasi perusahaan dan komunikasi, perusahaan akan terus mengandalkan Teknologi Informasi untuk sukses.

Referensi :

[1] http://www1.chapman.edu/~bdehning/ITandFirmValue/IT%20and%20Firm%20Value.PDF
[2] https://www.kompasiana.com/shovi306/peran-teknologi-informasi-bagi-perusahaan_573a8449b17e61b00f6e9264

Pesatnya perkembangan Teknologi Informasi telah meluas ke berbagai sektor. Hal ini membuat perusahaan menginvestasikan sebagian uang untuk Teknologi Informasi. Nilai investasi Teknologi Informasi bersifat intangible namun melalui data yang didapat dari Teknologi Informasi akan membantu perusahaan dalam mengambil keputusan dan memberikan keunggulan kompetitif. Banyak perusahaan memilih Teknologi Informasi untuk investasi karena alternatif lain belum tentu dapat memberikan keuntungan perusahaan yang lebih besar dibanding dengan investasi Teknologi Informasi. Manajemen investasi Teknologi Informasi diharapkan dapat membantu dan menghemat biaya operasional Teknologi Informasi dengan mengoptimalkan operasional melalui kendali yang diterapkan pada proses penggunaan sumber daya Teknologi Informasi dan penanganan resiko.

Melakukan investasi Teknologi Informasi dalam perusahaan bukan hal yang sederhana karena selain membutuhkan biaya yang besar juga membutuhkan persiapan matang dari perusahaan meliputi sumber daya yang ada. Memperhitungkan manfaat dan resiko yang diperoleh perusahaan dan mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tingkat pengembalian atas investasi Teknologi Informasi menjadi keharusan bagi perusahaan.Investasi Teknologi Informasi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja perusahaan.

Berdasarkan survei oleh Grant Thornton LLP, meningkatkan produktivitas (35%), komunikasi (15%), dan kecerdasan (14%) merupakan faktor mengapa melakukan investasi dalam Teknologi Informasi.

Peran investasi Teknologi Informasi yaitu:

  • Meningkatkan prediktabilitas operasi
    Mengurangi fluktuasi penghasilan, mengendalikan persediaan dan memprediksi penjualan merupakan peran Teknologi Informasi. Contohnya seperti Teknologi Informasi McDonald sistem pekerja part-time berioperasi dengan “on call”
  • Meningkatkan kualitas semangat kerja
    Teknologi Informasi membantu meringankan atau menghilangkan pekerjaan yang berat, membuat pekerjaan lebih menarik dan meningkatkan moral. Tanpa bantuan Teknologi Informasi, sulit untuk memecahkan masalah.
  • Meningkatkan kualitas pelayanan
    Dengan menurunkan biaya pemasaran dan meningkatkan loyalitas pelanggan, keuntungan dapat diperoleh. Meningkatkan kepercayaan, menjamin mutu produk yang tetap, mengurangi interaksi antara personil dengan pelanggan dan meminimalkan kesalahan merupakan faktor meningkatkan kualitas pelayanan.
  • Meningkatkan responsifitas produk baru
    Teknologi Informasi mempunyai peranan penting dalam memberikan informasi kepada perusahaan terutama perusahaan jasa dalam mengurangi biaya dengan memperkenalkan produk baru dan membuka beberapa cabang.
  • Menciptakan fleksibiltas dan adaptabilitas yang lebih tinggi
    Perubahan lingkungan sangat cepat dan tidak terduga oleh sebab perusahaan membutuhkan Teknologi Infromasi agar perusahaan tetap bertahan.
  • Menghindari kerugian yang lebih besar
    Indikator kesuksesan investasi Teknologi Informasi adalah Teknologi Informasi dapat mencegah kerugian perusahaan seperti kecurangan keamanan pengangkutan.
  • Mempertahankan market share
    Market share atau pangsa pasar merupakan persentase penjualan perusahaan dari pesaing di pasar tertentu untuk mengukur baiknya perusahaan sebagai salah satu indikator utama.

Karna sifatnya yang intangible, permasalahan yang sering muncul yaitu bagaimana mengukur manfaat yang diperoleh dalam melakukan investasi Teknologi Informasi dengan pengukuran kinerja organisasional.
Pengukuran kinerja dari investasi Teknologi Informasi dibagi menjadi 3 tipe, yaitu :

  • Investasi Teknologi Informasi strategis
    Untuk mencapai tujuan, perusahaan menggunakan rata-rata pertumbuhan penjualan dengan tujuan jangka panjang yang dihubungkan kepada keuntungan kompetitif.
  • Investasi Teknologi Informasi informasional
    Diadakan dengan tujuan jangka menengah dari pembuktian pengambilan keputusan manajemen menggunakan pengukuran keuangan return on Assets (ROA).
  • Investasi Teknologi Informasi transaksional
    Diadakan untuk mengurangi biaya kegiatan bisnis. Untuk mencapai tujuan ini, diusulkan menggunakan tenaga kerja tidak langsung.

Referensi :
[1]http://www.gomarketingstrategic.com/2017/02/pengertian-market-share-atau-pangsa.html
[2] http://gracetpontoh.wordpress.com/2011/10/01/investasi-teknologi-informasi-konsep-manfaat-dan-pengukurannya/

Membahas masalah investasi pada TI tentunya sangat berkaitan dengan sebagian besar Negara-Negara berkembang termasuk Indonesia yang banyak berinvestasi di bidang IT tersebut. Alasan mengapa Negara berkembang berinvestasi di bidang IT adalah karena ingin mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi sehingga dengan kemajuan dalam TI dapat menembus pasar regional dan global serta memperluas area persaingan. Alasan Perusahaan ingin berinvestasi di bidang teknologi informasi karena ambisi perusahaan-perusahaan ini untuk meningkatkan efisiensi produktivitas dan menciptakan keunggulan kompetitif.

TI Membantu perusahaan untuk mencapai tujuan strategisnya dalam meningkatkan keuntungan, validasi perusahaan, dan mengangkat kekayaan pemilik perusahaan.

Peranan teknologi informasi dalam investasi TI dalam suatu perusahaan:

1. Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan untuk diarahkan menggunakan Teknologi Informasi

2. Memanfaatkan peluang investasi, dan mengidentifikas hambatan, kekuatan dan
kelemahan.Sehingga menghasilkan strategis yang efisien


3. Sebagai alat kontrol manajemen internal, yang melaluinya masalah dan mendeteksi cacat dapat diidentifikasi dan dideteksi untuk melakukan tindakan korektif dengan cepat yang akan mengurangi risiko bisnis dan meningkatkan efisiensi kinerja, baik di tingkat administrasi, keuangan maupun operasional.

4. Melakukan perluasan pasar, seperti menjajaki saluran baru kepada pelanggan dan restrukturisasi suatu industri

5. Landasan peningkatan produktivitas agregat yang akan menyebabkan perbaikan pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan

Kinerja perusahaan yang superior tidak bisa dicapai hanya dengan berinvestasi dalam teknologi saja. Namun, perusahaan harus mengelola dan mengatur sistem informasi mereka untuk menghasilkan output data berkualitas tinggi untuk meningkatkan aktivitas bisnis.

Usaha kecil dan menengah (UKM) memainkan peran penting dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan suatu Negara. Penggunaan TI pada UKM dapat mengurangi tingkat pengangguran. TI merupakan pendorong penting produktivitas dan pertumbuhan. TI telah menunjukkan kenaikan pertumbuhan produktivitas tenaga kerja dari 1,5 persen menjadi 2,4 persen, yang telah meningkatkan kinerja ekonomi dan pendapatan nasional . Penggunaan TI oleh UKM meningkatkan ekspansi dan memungkinkan usaha kecil dan menengah bersaing dengan perusahaan multinasional. Dalam lingkungan perusahaan teknologi (Multinasional, dan UKM) secara efisien dan efektif memanfaatkan sumber daya ekonomi dengan memproduksi barang dan jasa teknologi standar, mentransformasi usaha manusia dan sumber daya ekonomi untuk menghasilkan kebutuhan pasar.

Referensi:

[1]http://mitiq.mit.edu/ICIQ/Documents/IQ%20Conference%202002/Papers/ITInvestmentNFirmPerformanceAPerspectiveofDQ.pdf
[2] http://www.ijbssnet.com/journals/Vol_4_No_12_Special_Issue_September_2013/19.pdf
[3] https://www.omicsonline.org/open-access/effect-of-information-technology-investment-on-organizational-productivity-and-growth-of-small-and-medium-scale-enterprises-in-developing-countriess-2152-6219-1000152.php?aid=54644
[4]https://www.academia.edu/400079/Information_Technology_investment_and_firm_s_role_of_IT_An_empirical_study

Pengaruh teknologi informasi dalam bisnis dapat diukur dalam tiga sisi. Sisi pertama adalah hubungan antara investasi IT untuk proses bisnis inti. Disini TI harus dapat membuat perbedaan bagi keunggulan kompetitif suatu organisasi. Sisi kedua adalah bahwa dari hubungan investasi TI kepada pelanggan. Jika teknologi dalam sistem kantor depan (seperti memesan mesin), maka akan terpisahkan dalam menentukan bagi pelanggan apakah / pengalamannya itu menguntungkan atau tidak. Sisi ketiga adalah tujuan bisnis yang investasi TI dibuat.

Di dalam perusahaan teknlogi informasi sangat diperlukan sebagai alat bantu dalam upaya memenangkan persaingan. Biasanya jenis teknologi yang informasi yang diperlukan adalah Teknologi Informasi yang menjadi landasan dari berbagai aplikasi lain yang ada di dalam Perusahaan antara lain sistem operasi, basis data, network management dan lain-lain. Selain itu Aplikasi yang sifatnya mendasar (utility), yaitu aplikasi Teknologi Informasi yang dipergunakan untuk berbagai urusan utilisasi sumber daya Perusahaan anatara lain sistem penggajian, sistem akuntansi & keuangan dan lain-lain. Selanjutnya aplikasi Teknologi Informasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan terutama yang berkaitan dengan proses penciptaan produk/jasa yang ditawarkan Perusahaan antara lain Aplikasi Properti, Aplikasi Forwarding dan Aplikasi Pergudangan.

Untuk dapat mengetahui andil departemen IT di perusahaan adalah dengan mengetahui keuntungan-keuntungan penerapan teknologi IT di perusahaan tersebut, misalnya :

  1. Yang tadinya manual menjadi otomatis, dan hal ini mengurangi biaya untuk tenaga kerjanya, biaya untuk kertas, alat tulis, dll (reduce cost)

  2. Waktu mengerjakan yang lebih cepat dengan adanya IT. Sebab dengan IT ini akan memperbendek rantai birokrasi, yang tadinya selesai dalam 1 minggu dengan IT hanya butuh waktu 1 hari. Apabila waktu tadi kita konversikan ke biaya maka akan mendapatkan penghematan sekian rupiah (reduce cost).

  3. Pengambilan keputusan yang lebih cepat, karena dengan IT maka data yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat. Hal ini tentu saja akan menjadikan perusahaan menjadi lebih kompetitif. Sebab dampaknya akan sangat besar bisa jadi karena pengambilan keputusan yang lambat sebuah perusahaan akan kehilangan banyak order (Minimize Risk).

  4. Dengan penerapan teknologi IT kita akan dapat menghemat baiaya promosi dan pemasaran, karena promosi lewat web site akan sangat murah dan konsumen dapat melihat profil perusahaan dari mana saja diseluruh dunia (Create new realities)

  5. Dengan IT maka sistem akan dapat terintegrasi disemua kantor atau perusahaan sehingga hal ini akan dapat meningkatkan kecepatan dalam merespon sesuatu dan pihak manajemen akan dengan cepat mengetahui kondisi perusahaannya tanpa harus berkunjung ke kantor cabang yang jauh dan memakan biaya transportasi (add value)
    Jadi sebenarnya penerapan IT ini akan sangat menghemat biaya di semua aspek, baik tenaga kerja, proses, pemasaran, maupun manajemen. Dan penerapan IT ini juga akan dapat mempercepat kemajuan perusahaan, dengan semain meningkatnya margin perusahaan.

    Melihat dari keuntungan yang diberikan dari teknlogi informasi, disini saya akan memberikan analisa sebuah studi kasus mengenai peran teknologi informasi terhadap perusahaan. Disini contoh kasusnya adalah Astra Honda Motor (AHM), dimana AHM menggunakan penerapan TI yaitu pada Sistem Informasi Manajemen. Jadi Melalui sistem terintegrasi ERP, pada setiap periode PT Astra Honda Motor akan memperoleh informasi dari divisi Keuangan, Operasi dan Human Resource mengenai aktivitasnya masing-masing. Sebagai contoh, divisi operasi menyajikan informasi mengenai produksi jumlah motor yang akan dijual untuk satu bulan kedepan. Dengan demikian, bagian produksi dapat merencanakan tipe apa saja yang akan diproduksi dan juga jumlah komponen yang dibutuhkan. Selanjutnya, informasi tersebut disampaikan kepada perusahaan pemasok komponen mengenai kebutuhan tersebut. Selanjutnya pada divisi keuangan menyajikan anggaran biaya yang dibutuhkan. Sedangkan untuk divisi HR menyiapkan kebutuhan tenaga kerja. Semua informasi tersebut diintegrasikan dalam satu database, sehingga setiap divisi dapat menghasilkan informasi yang real time. PT Astra Honda Motor menerapkan database Oracle (Data Base adalah sebuah bank data yang di jangkau oleh system). Database memuat seluruh data perusahaan yang peranannya sangat penting, bagi kelancaran organisasi , sehingga dibutuhkan suatumanajemen pengolahan yang baik, dengan sistem terintegrasi antara sistem logistik dengan sistem manajemen penjualan, pemasaran dan keuangan yang cukup sesuai kebutuhan dan sistem informasi manajemen PT Astra Honda Motor.
    Sistem akan langsung menghitung jumlah suku cadang komponen yang telah digunakan. Secara otomatis, persediaan suku cadang komponen langsung dihitung. Untuk selanjutnya, sistem akan memberitahu kebutuhan persediaan baru untuk pemesanan. Aplikasi ERP tersebut mendukung sistem Just in Time (JIT) yang diterapkan oleh perusahaan. Melalui ERP informasi kebutuhan persediaan baru untuk pemesanan dalam JIT akan bergulir cepat, sebab sistem menghadirkan otomatisasi dan integrasi pada sistem bisnis yang akan diolah melalui software secara online. Dengan teknologi informasi ini, waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi motor akan menjadi sangat cepat. Keuntungan lainnya yang di dapat oleh PT AHM adalah dapat menyatukan jaringan komunikasi antar pabrik, sehingga hubungan antar pabrik menjadi mudah.

Referensi
http://jane.blog.uns.ac.id/2009/11/17/peranan-it-dalam-organisasi-perusahaan/
http://arkaliz.blogspot.co.id/2011/11/penerapan-teknologi-informasi-pada.html