Apa langkah-langkah yang harus dilakukan untuk belajar pemrograman dasar?

Pengertian Dasar Program adalah rangkaian instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logika dan sistematis.

Pada prinsipnya sama seperti kita ingin memasak mie instan, akan ada langkah-langkah yang teratur. Kita harus menyalakan kompor dan menuangkan air ke dalam panci dahulu sebelum memasukan mie instannya.
Ya, untuk menjadi seorang programmer pun demikian, ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk belajarnya. Beberapa di antara kita tentu berbeda-beda caranya dalam Belajar pemprograman, dan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti latar belakang, kecepatan belajar, keadaan ekonomi dan juga mungkin lingkungan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Kamu lakukan untuk memulai belajar pemrograman:

  1. Mengerti dahulu apa itu Programing
    Sebelum Kamu melakukan sesuatu, Kamu harus tau dulu dong apa yang ingin kamu lakukan. Kamu harus tau dulu apa itu programming.
    Sebagian dari kita tidak mencoba mendalami pemrograman, karena mungkin hanya tau sebagian saja. Misalnya hanya tau, “pemrograman itu kamu akan nulis kode di texteditor dan kamu bisa bikin program”. Kalau hanya itu yang diketahui, wajar saja jika tidak tertarik untuk belajar pemrograman.
    Bayangkan! jika kita tau bahwa dengan pemrograman kita bisa membuat sebuah program yang bermanfaat bagi orang banyak, semua dunia akan senang menggunakan program kita.banyak sekali yang bisa kita lakukan,semakin banyak informasi yang kita tahu maka semakin banyak juga alasan yang kita punya untuk mempelajari pemprograman.

  2. Pilihlah sebuah bahasa pemprograman
    Pada akhirnya kita memang harus memilih. Banyak sekali bahasa pemrograman yang ada di dunia, mulai dari bahasa mesin, bahasa tingkat rendah, bahasa tingkat menengah dan bahasa tingkat tinggi. silahkan pelajari kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kamu mungkin bisa saja mempelajari semuanya, tapi saya sarankan pilihlah satu terlebih dahulu. Kuasailah satu terlebih dahulu. Dalamilah. Kamu bebas saja berganti-ganti bahasa pemrograman yang Kamu ingin kuasai nanti, jika Kamu mau.

  3. Mulailah belajar
    Sekarang Kamu sudah tau apa itu pemrograman dan Kamu sudah punya bahasa pemrograman yang ingin Kamu kuasai, selanjutnya pelajarilah. Belajarlah algoritma dasar dengan bahasa pemrograman yang Kamu pilih. Caranya banyak sekali, bisa melalui buku, bisa juga melalui artikel-artikel di internet, tutorial-tutorial pemrograman di internet.

  4. Buatlah program sederhana
    Belajar saja tidak cukup, harus dipraktekan. Cobalah buat program-program sederhana. Jika Kamu masih sekolah, Kamu bisa mencoba membuat program sederhana untuk mata pelajaran Matematikamu, seperti membuat program “menghitung luas lingkaran”, “menghitung volume balok”.

  5. Selalu mencari Informasi
    Informasi sangat penting. Boleh jadi apa yang Kamu sedang pelajari sudah tidak lagi dipelajari oleh orang lain karena sudah ada yang lebih menarik atau lebih baik. Kamu tidak akan tau itu kecuali Kamu update informasi.
    Salah satu cara update informasi adalah, kamu bisa mengunjungi web-web yang senantiasa memberikan informasi

Sumber : https://www.codepolitan.com/cara-enjoy-memulai-belajar-pemrograman

664xauto-bekraf-ajak-ibu-rumah-tangga-belajar-pemrograman-1508089

Untuk melakukan suatu kegiatan, siapapun pasti memerlukan langkah-langkah yang harus dilalui. Hal ini juga berlaku pada bidang pemrograman komputer. Urutan langkah-langkah yang disajikan tentu tidak bersifat mutlak yang artinya tidak harus memulai dari langkah pertama, kedua dan selanjutnya. Ada beberapa langkah yang mungkin atau harus diulang sampai beberapa kali. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pemrograman komputer:

1. Mendefinisikan masalah

Langkah pertama ini sering kali tidak dilakukan oleh banyak programmer. Begitu mendapat perintah untuk membuat suatu program, para programmer biasanya akan langsung menulis programnya tanpa mendefinisikan masalahnya terlebih dahulu.

2. Menentukan solusi

Setelah masalah didefinisikan dengan jelas, masukan apa yang diberikan sudah jelas, keluaran apa yang diinginkan sudah jelas maka langkah selanjutnya adalah mencari jalan bagaimana masalah tersebut diselesaikan. Apabila permasalahan terlalu kompleks, biasanya kita harus membaginya ke dalam beberapa bagian kecil agar lebih mudah diselesaikan.

3. Memilih algoritma

Langkah ini merupakan salah satu langkah penting dalam pemrograman komputer. Pemilihan algoritama yang salah akan menyebabkan program tidak dapat berjalan dengan baik.

4. Menguji program

Setelah program selesai ditulis, program tersebut harus diuji. Pengujian tersebut meliputi: keberhasilan kompilasi, keberhasilan output, dan keberhasilan pemecahan kasus.

5. Menulis dokumentasi

Hal ini biasanya dilakukan bersamaan dengan penulisan suatu program. Oleh karena itu, setiap baris program atau setiap beberapa baris program perlu dilakukan penulisan komentar. Dokumentasi merupakan hal yang sangat penting. Dokumentasi akan diperlukan jika kita akan melakukan perubahan program atau membaca program yang sudah ada. Komentar-komentar pendek pada program biasanya sudah cukup. Namun, hal ini akan lebih baik jika dituliskan pada file terpisah untuk kemudian dicetak diatas kertas bilamana diperlukan.

6. Perawatan

Langkah ini dilakukan setelah program selesai dibuat dan sudah digunakan oleh pengguna. Hal yang paling sering terjadi pada langkah ini adalah munculnya bug yang sebelumnya tidak terdeteksi. Selain itu, programmer mungkin ingin menambahkan beberapa fasilitas baru sehingga perlu dilakukan revisi terhadap program.

Referensi:

Apakah seorang programmer harus lulusan Ilmu Komputer? Tentu saja tidak. Untuk menjadi programmer, tidak harus melalui jalur pendidikan formal. Lulusan sarjana Ilmu Komputer tidak semuanya akan menjadi programmer. Begitu juga sebaliknya, semua orang bisa mempelajari programming selama ada kemauan. Kebanyakan programmer juga belajar secara otodidak.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memulai belajar pemrograman:

  1. Kuasai Dasar-Dasar Algoritma
    Algoritma adalah inti dari seluruh programming. Walaupun terdengar rumit, algoritma sebenarnya cukup mudah dipelajari, yang diperlukan hanya konsep logika dasar saja.

    Mengutip dari wikipedia, algoritma adalah prosedur langkah-demi-langkah untuk penghitungan. Contoh yang sering digunakan untuk memahami algoritma adalah instruksi memasak. Misalkan untuk memasak telur dadar, algoritmanya dimulai dari menyiapkan bahan, potong bawang, pecahkan telur, dst hingga telur dadar selesai.

    Dalam implementasinya di programming, algoritma dimulai dari memikirkan apa saja input dari program, kemudian bagaimana pemrosesannya, mulai dari awal secara berurutan hingga selesai, lalu bagaimana nanti outputnya.

    Konsep-konsep algoritma dan pemrograman seperti variabel, konstanta, tipe data, logika IF, perulangan, dan function, hampir selalu ada di dalam setiap bahasa pemrograman. Jika anda melihat tutorial Pascal, PHP, dan JavaScript di duniailkom, semuanya memiliki konsep-konsep ini. Jika anda serius ingin belajar programming, luangkan waktu untuk mempelajari konsep algoritma ini.

  2. Mulai Dari Dasar
    Sebenarnya tidak salah jika anda mulai belajar programming langsung ke Visual Basic atau PHP, karena kedua bahasa pemrograman ini memang sangat populer.

    Namun jika anda memiliki waktu yang cukup, pertimbangkan untuk mulai dari dasar. Ini untuk memperdalam konsep algoritma. Di kampus/jurusan komputer, biasanya dimulai dari bahasa pemrograman Pascal atau C++. Kedua bahasa ini memiliki alur kode program yang sangat terstruktur sehingga cocok untuk belajar algoritma dan pemrograman.

    Jika sudah paham tentang dasar-dasarnya, baru masuk ke aplikasi programming seperti Visual Basic, JAVA, atau PHP.

  3. Mulai Belajar Bahasa Inggris
    Untuk bisa berhasil menjadi programmer professional, anda wajib bisa bahasa inggris, minimal bahasa inggris pasif (untuk baca saja). Kenapa? Karena saat ini seluruh ilmu programming masih berasal dari eropa atau amerika.

    Buku-buku pemrograman berbahasa Indonesia memang cukup banyak, tetapi rata-rata hanya untuk pemrograman dasar. Untuk tingkat lanjut masih relatif langka.

    Sebagai contoh, saat ini di PHP yang sedang booming framework Laravel, tapi apakah sudah ada buku berbahasa Indonesia? Hanya baru-baru ini saja. Contoh lain, di CSS atau web design saat ini dikenal CSS preprocessor seperti SASS dan LESS, apakah ada buku bahasa indonesianya?

    Untuk itu, mulailah coba belajar bahasa inggris. Biasakan diri anda dengan istilah bahasa inggris. Misalnya dengan men-setting bahasa di handphone dengan bahasa inggris, nonton film dengan subtitle bahasa inggris, dll.

  4. Belajar Programming Butuh Waktu
    Tidak ada yang instant di dunia ini (kecuali mie instant… hehe). Termasuk programming. Walaupun banyak buku komputer yang bombastis dan menjanjikan bisa pemrograman dalam waktu singkat, saya termasuk yang tidak percaya dengan hal ini.

    Jika anda berangkat dari 0 dan tidak punya background komputer/IT, tentunya butuh waktu untuk menguasai semua ini. Setelah paham tentang algoritma dan sudah menguasai 1 jenis bahasa pemrograman saja, tidak akan terlalu sulit untuk mempelajari bahasa pemrograman baru.

  5. Sering-sering ‘ngoding’
    Sering-seringlah latihan coding, coba hal-hal baru. Misalnya di buku di ajarkan cara dari kiri ke kanan, coba tes apakah hal yang sama bisa dilakukan dari kanan ke kiri. Jika diajarkan cara A, coba apakah bisa dengan cara B, jika tidak bisa apa penyebabnya?

    Apabila hari ini anda bisa membuat aplikasi kalkulator sederhana, besok coba buat aplikasi untuk konversi suhu, besoknya lagi coba buat aplikasi penghitung bunga kredit.

    Kemampuan analisis anda akan meningkat seiring dengan seringnya latihan dan mencoba memecahkan masalah-masalah baru.

  6. Teruslah Belajar
    Programming merupakan bagian dari teknologi yang terus berkembang. Tiap hari selalu muncul teknologi baru yang akan menggantikan teknologi lama. Apabila hari ini mayoritas website dibuat dengan PHP, tahun depan belum tentu. Agar tidak ketinggalan, kita juga harus bersiap untuk perubahan ini.

    Jika programming adalah hobi dan passion anda, semua proses yang ada disini sangatlah menarik. Hingga secara tidak sadar anda akan selalu menantang diri sendiri dengan kalimat: “hari ini mau belajar apa lg ya?”.

Sumber : http://www.duniailkom.com/ingin-mulai-belajar-programming-apa-saja-yang-harus-dipersiapkan/

Untuk membuat suatu program kita perlu belajar untuk melakukan pemrograman. Belajar pemrograman memerlukan ketekunan yang tinggi agar kita dapat memahaminya secara mendalam. Banyak programmer yang sukses membuat program yang hebat dengan berbagai cara yang berbeda, ada beberapa yang mengambil kuliah khusus pemrograman sampai ada yang belajar otodidak dari buku dan internet.

Akan tetapi belajar membuat program harus ditempuh dengan cara yang tepat dan benar bukan sekedar memilih bagaimana cara kita belajar, agar kita dapat mempelajarinya secara efektif. Apalagi bagi kita yang tidak memiliki orang yang dapat dijadikan tempat belajar, tentu memerlukan beberapa hal agar proses belajarnya dapat berjalan dengan baik.

Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah :

Menentukan bahasa yang akan dipelajari

Terdapat banyak bahasa pemrograman yang berkembang akhir-akhir ini. Akan tetapi tidak semua bahasa pemrograman harus dipelajari sekaligus secara bersamaan. Tentu akan sangat sulit ketika kita harus mempelajari banyak bahasa pemrograman secara bersamaan. Oleh karena itu, agar dapat mempelajarinya dengan mudah, kita harus menentukan terlebih dulu bahasa yang akan dipelajari.

Sesuaikan jenis bahasa yang akan dipelajari dengan tingkat kemampuan yang kita miliki. Dengan seperti itu, maka kita akan lebih mudah untuk mempelajarinya. Jangan mengambil bahasa yang susah, tetapi belajarlah dengan cara bertahap. Dari yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, ke tingkat yang lebih sulit di atasnya. Selain itu, hal ini akan lebih mempermudah kita saat belajar pemrograman secara otodidak.

Mencari sumber yang menyediakan tutorial lengkap

Untuk belajar, apapun itu, kita tentu memerlukan sumber belajar yang tepat. Hal ini juga berlaku dalam tips belajar pemrograman secara otodidak. Sumber yang digunakan pun jangan asal sumber, kita harus memilih sebuah sumber yang benar-benar lengkap.

Bagi orang yang sedang belajar pemrograman secara otodidak, kadang membaca tutorial yang terpisah-pisah akan sangat membingungkan. Oleh karena itu, kita harus mencari sumber yang menyediakan tutorial secara lengkap. Hal ini akan mempermudah kita untuk mempraktekkan ilmu yang sedang dipelajari.

Bergabung pada forum atau komunitas online

Seperti yang telah dijelaskan pada artikel-artikel sebelumnya, seorang developer pemula atau calon pembuat program harus masuk ke dalam sebuah komunitas untuk belajar lebih efektif. Dengan masuk dalam sebuah komunitas, kita akan dapat mendapatkan berbagai ilmu sesuai dengan komunitas yang diikuti.

Hal yang sama juga berlaku bagi calon pembuat program yang sedang belajar pemrograman secara otodidak. Setidaknya, calon pembuat program dapat masuk ke dalam komunitas berbasis online yang banyak berkembang akhir-akhir ini.

Dengan masuk di dalamnya, kita dapat menemukan tempat untuk berdiskusi ketika terdapat permasalahan saat membuat program. Selain itu, kita juga akan dapat memperoleh ilmu-ilmu baru, jika komunitas yang diikuti sangat aktif.

Banyak mempraktikkan hal-hal yang dipelajari

Setelah memperoleh sumber dan masuk ke dalam komunitas, kita dapat memulai belajar dengan mempraktikkan hal-hal yang telah dipelajari. Ketika kita telah mendapatkan tutorial lengkap, jangan hanya dibaca, tetapi kita perlu mencoba untuk mempraktikkannya. Hal ini perlu dilakukan agar kita lebih terbiasa untuk membuat sebuah program.

Dan apabila terdapat sedikit kesalahan saat mencobanya, lalu kita bingung cara mengatasinya, kita dapat membagikannya ke komunitas yang kita ikuti. Akan tetapi perlu diingat, jangan bertanya atau berbagi masalah pemrograman yang sudah banyak dibahas dalam forum, baca terlebih dulu diskusi-diskusi sebelumnya, siapa tahu permasalahan tersebut telah dibahas sebelumnya. Hal ini akan membuat proses belajar pemrograman secara otodidak semakin efektif.

1.Memilih Bahasa

  • Pilih bahasa pemrograman. Umumnya, pemrograman komputer dilakukan dengan menulis satu set perintah yang akan dilakukan komputer. Perintah ini bisa ditulis dalam berbagai “bahasa”, yang sebenarnya hanya cara berbeda untuk mengatur instruksi dan teks. Bahasa yang berbeda biasanya cocok untuk jenis program yang berbeda, jadi pilihlah bahasa yang cocok untuk apa yang ingin Anda lakukan. Anda bisa belajar lebih banyak kelak.

  • Pertimbangkan untuk belajar C, C++, C# , dan bahasa terkait lainnya. Bahasa-bahasa ini biasanya digunakan untuk membuat program komputer. C dan C++ adalah bahasa yang mudah dan cocok untuk pemula, namun C# kini mulai menjadi bahasa yang umum.

  • Pertimbangkan untuk belajar Java atau JavaScript. Bahasa ini baik untuk dipelajari jika Anda ingin belajar membuat plug-in untuk web dan aplikasi ponsel. Keduanya sedang banyak diminati saat ini, jadi sebaiknya Anda menguasai kedua bahasa ini.

  • Pelajari Python. Sebagai bahasa yang sangat fleksibel dan banyak digunakan di berbagai platform, Python adalah bahasa yang baik untuk dipelajari. Beberapa pengguna menyebut bahwa Python mudah dipelajari oleh pemula, jadi cobalah mempelajarinya!

  • Pertimbangkan untuk belajar PHP. PHP, yang biasa dipergunakan untuk pemrograman web dan sangat berguna bagi peretas, cukup mudah dipelajari dan banyak dipergunakan di dunia kerja.

  • Pertimbangkan juga bahasa lainnya. Ada banyak bahasa pemrograman dengan penggunaan yang berbeda. Jika Anda ingin bekerja sebagai pemrogram, Anda perlu mengetahui lebih dari satu bahasa, jadi mulailah belajar hari ini!

Cara terbaik untuk memilih bahasa untuk dipelajari adalah mencari iklan lowongan pekerjaan yang Anda inginkan dan melihat bahasa apa saja yang umum dibutuhkan.

2. Mempelajari Bahasa Pemrograman

  • Pertimbangkan untuk masuk kuliah pemrograman. Meskipun kebanyakan perusahan yang mencari pemrogram tidak mempermasalahkan gelar, namun sebaiknya Anda memiliki gelar akademis di belakang nama Anda. Anda akan mempelajari lebih banyak hal di kampus daripada belajar sendiri, dan Anda pun akan mendapat panduan dari pakarnya.

    Sering kali tersedia beasiswa dan hibah untuk mahasiswa teknologi informasi. Jangan takut dengan mahalnya biaya kuliah – Anda bisa membayarnya, kok!

  • Belajarlah dari kampus di internet; baik mengikuti kelas jarak jauh yang berbayar dan mendapatkan ijazah atau mengikuti kelas gratis seperti Coursera dari MIT. Anda bisa belajar banyak hal tentang pemrograman jika Anda mengikuti kelas terstruktur.

  • Cobalah menggunakan peralatan daring. Gunakan layanan gratis seperti Google Universtiy Consortium atau Mozilla Developer Network untuk belajar lebih banyak seputar pemrograman. Perusahaan-perusahaan tersebut menginginkan lebih banyak pengembang untuk membantu mereka dan sumber daya mereka bisa jadi sumber daya terbaik di internet.

  • Belajarlah dengan panduan internet. Tersedia banyak situs panduan pemrograman yang dibuat oleh pemrogram, yang akan mengajarkan Anda dasar-dasar pemrograman dan panduan lainnya. Carilah panduan dari bahasa yang ingin Anda pelajari.

    Tersedia juga banyak kelas daring gratis yang bisa Anda ikuti untuk belajar pemrograman. Khan Academy mengajarkan pemrograman komputer dengan panduan yang mudah serta video. Code Academy adalah situs tempat belajar lain yang dilengkapi panduan langkah-per-langkah.

  • Mulailah semuda mungkin. Banyak program yang didesain untuk mengajarkan pemrograman bagi anak-anak. Program seperti MIT Scratch sangat membantu, dan semakin muda usia Anda, semakin mudah Anda mempelajari bahasa pemrograman.

    Hindari kit pemrograman, karena kit jarang mengajarkan hal-hal berguna.

3. Mengajari Diri Sendiri

  • Mulailah dengan buku panduan atau tutorial pemrograman yang baik. Dapatkan buku terbaru tentang bahasa yang ingin Anda pelajari. Ulasan di Amazon atau situs serupa biasanya akan membantu Anda menemukan buku yang baik dan kurang baik.

  • Dapatkan interpreter untuk bahasa yang Anda inginkan. Interpreter adalah program komputer juga, namun interpreter akan mengubah ide yang Anda tulis dalam bahasa pemrograman ke kode mesin sehingga Anda bisa melihat bagaimana cara kerjanya. Banyak program interpreter tersedia; pilihlah yang cocok untuk Anda.

  • Bacalah buku pemrograman! Ambil contoh dari bahasa pemrograman yang ada di buku dan tulislah di interpreter. Cobalah mengubah contohnya dan membuat program contoh tersebut melakukan hal lain.

  • Pelajari bahasa pemrograman lain. Setelah Anda mulai memrogram di bahasa pertama Anda, Anda mungkin ingin mempelajari bahasa pemrograman kedua. Anda akan mendapat manfaat dari belajar bahasa kedua jika Anda memilih bahasa yang memiliki sudut pandang berbeda dari bahasa yang pertama Anda pelajari. Misalnya, jika Anda mulai memrogram dengan Scheme, cobalah C atau Java selanjutnya. Jika Anda memulai dengan Java, pelajari Perl atau Python.

  • Teruslah memrogram dan mencoba hal baru! Untuk menjadi pemrogram yang baik, setidaknya Anda harus mengikuti teknologi. Belajar pemrograman adalah proses belajar tanpa akhir, dan Anda harus selalu mempelajari bahasa baru, paradigma baru, dan yang lebih penting: memprogram hal baru!