Amankah mencabut Gigi Anak sendiri tanpa bantuan dokter gigi ?


(Hana Attaumi) #1

Sering kita mencabut gigi anak sendiri karena giginya sudah goyang, sehingga mudah sekali untuk dicabut. Bahkan terkadang gigi tersebut tercabut dengan sendirinya. Amankah mencabut Gigi Anak sendiri tanpa bantuan dokter gigi ?


(Ayana Nataniya) #2

Pencabutan gigi anak dirumah memang boleh-boleh saja dilakukan jika gigi anak sudah goyah dan anak siap untuk dicabut.

Pertama pastikan gigi anak sudah goyang ke depan ke belakang dan sisi-sisinya. Anda bisa menyuruh anak untuk mendorongnya atau anda lakukan dengan tangan, jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu. Jika belum goyang ke setiap sisi maka gigi terlalu dini untuk dicabut. Tanyakan ke anak apakah sakit.

Jika masih sakit dan juga berdarah maka gigi terlalu dini untuk dicabut, tunda beberapa hari lagi. Tanyakan apakah anak ingin mencabut giginya sendiri atau ingin bantuan anda. Lalu cuci tangan dan pakai sarung tangan steril jika ada akan lebih baik. Pastikan anak rileks dan tenang, seka air ludah disekitar gigi dengan kapas atau tissue, agar tidak licin saat memegang gigi. Anda bisa siapkan es batu untuk ditempelkan pada gusi di sekitar gigi untuk memberikan efek kebas sementara. Ambil kain kasa steril pegang gigi diantara ibu jari dan telunjuk lalu cabut gigi tersebut dengan kuat bisa ditambah dengan gerakan memutar, lakukan dengan cepat. Anda juga bisa menggunakan benang gigi yang diikatkan pada gigi anak. Lalu suruh anak untuk gigit kain kasa selama 10 menit untuk menghentikan perdarahan. Bila anak sudah bisa berkumur, maka bisa diberi larutan air garam hangat selama 30 detik untuk mencegah infeksi. Berikan es krim atau minuman dingin sebagai reward untuk anak anda.

Jika gigi belum berhasil tercabut maka jangan lanjutkan, coba lagi beberapa hari kemudian. Memaksakan hal tersebut bisa menyebabkan gigi anak patah dan rasanya sakit. Gigi anak mudah patah karena sebagian akarnya sudah terkikis, namun dapat diminimalisir dengan melakukan banyak gerakan memutar. Bila akar yang tertinggal cukup besar maka dapat mengganggu jalannya pertumbuhan gigi tetap di bawahnya. Namun jika akar yang tertinggal kecil maka akan dapat naik sendiri seiring dengan tumbuhnya gigi tetap dan jika sudah muncul akan mudah untuk dilakukan pencabutan akar yang tertinggal.