© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Adakah peluang pada RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) untuk mengkampanyekan permainan tradisional?

Menurutmu keberadaan RPTRA pada kota metropolitan saat ini apakah telah menunjang untuk mengenalkan permainan tradisional pada anak-anak?

Menurut saya ini peluang yang besar untuk mengenalkan permainan tradisional pada RPTRA khususnya di kota-kota besar. Sebab, hanya RPTRA lah yang memilki potensi yang bagus untuk menciptakan wahana permainan itu. Sementara ini, pada RPTRA yang dibangun cenderung mengarah kepada permainan yang tidak menggambarkan kebudayaan kita semisal permainan-permainan penunjang untuk jogging, skare board, ataupun basket. Sehingga, ketika memang pemerintah memiliki semangat dalam memberikan akses pada pelestarian permainan tradisional dengan memadukan pada kegiatan yang bersifat fun dan sehat saya rasa perlu untuk membangun fasliitas penunjang permainan tradisional.

Kembali lagi pada peran orang tua terhadap anak - anaknya, ketika orang tua sudah membentuk pola pikir anaknya untuk lebih memilih permainan elektronik atau lain sebagainya, RPTRA tidak akan memiliki peluang yang besar untuk mengenalkan permainan tradisional kepada anak- anak.

Sebaliknya, ketika orang tua menanamkan pola pikir yang luas tentang sebuah permainan, baik itu permainan traditional atau permainan elektronik, RPTRA mungkin akan memiliki peluang yang besar untuk mengenalkan permainan tradisional kepada anak - anak karena secara harfiah pada zaman saya dulu anak - anak pun sudah mempunyai kesadaran dalam melestarikan permainan tradisional.