Untuk mempersiapkan diri di dunia kerja, mending ikut internship atau volunteer?

Pernahkah kalian bergabung menjadi volunteer saat kuliah? atau menjadi anak magang? Hmm, mungkin sebagian mahasiswa bertanya-tanya, kenapa harus menjadi volunteer? Apa sih pentingnya magang?

Menurut kamus internasional (The International Volunteer Dictectory), magang atau internship adalah suatu kegiatan yang berguna untuk mengasah kemampuan secara profesional. Istilah ini memang lebih akrab dalam dunia kerja. Kalau volunteer sendiri bisa disebut panggilan kemanusiaan. Sebab, kita melakukannya atas dasar keinginan sendiri dan untuk membantu orang lain. Meskipun terdengar lebih ringan, volunteering tak kalah penting lho. Bahkan beberapa perusahaan menyaratkan pelamar kerja untuk memiliki kegiatan volunteering.

Kalau disuruh memilih antara keduanya sebagai pengalaman di dunia kerja, kira-kira lebih baik mengikuti program internship atau mengikuti program volunteer ?

2 Likes

Menurut saya kedua program ini sama-sama memiliki nilai plus bagi pelamar kerja karena pengalaman yang dimiliki ketika mengikuti 2 program ini sangat berguna di dunia kerja. Jika kamu sering mengikuti program magang, kamu dipandang memiliki banyak pengalaman apalagi bidang magang tersebut relavan dengan pekerjaan masa depanmu.

Internship atau magang bisa menjadi penting untuk sebagian mahasiswa karena ketika kita mengikuti kegiatan magang, maka kita akan mendapatkan pengalaman bekerja langsung dilapangan yang tidak bisa kita peroleh di kehidupan kampus. Ketika kita terjun langsung dilapangan, kita tidak jarang menemukan masalah-masalah yang harus segera diatasi dan dicari solusinya sehingga dapat meningkatkan kemampuan problem solving seseorang.

Apabila kamu sering mengikuti volunteer, kamu akan dipandang sebagai orang yang memiliki kepedulian sosial. Dengan berkontribusi langsung di masyarakat, kamu menjadi lebih peka dan sigap terhadap permasalahan. Melatih empati merupakan hal penting yang perlu kita pelajari. Tumbuh menjadi orang yang berempati membuat kita mampu menjalin hubungan baik dengan orang lain. Maka tak heran jika sejumlah perusahaan menyaratkan pelamarnya pernah mengikuti kegiatan volunteering.

Jadi mana yang lebih penting? Keduanya memang sangat penting dalam proses perkembangan diri mahasiswa. Namun, di mata penyeleksi kerja, sebagai pelamar kerja cukup memiliki pengalaman yang relevan dengan bidang pekerjaan ke depannya, maka akan menjadi pertimbangan bagi perusahaan.

2 Likes

Kalau saya sendiri, lebh memiih untuk mengikuti program-program internship dalam menambah pengalaman kerja sebelum benar-benar melamar pekerjaan sebagai pegawai tetap. Hal ini karena target pekerjaan saya di masa depan kurang lebih relevan dengan program internsip yang saya ikuti. Jadi memang saya menyesuiakan dengan bidang yang saya minati agar mendapatkan pengalaman lebih serta mendalami di bidang tersebut.

Namun meskipun begitu, program volunteer juga penting untuk diikuti, karena pada program ini biasanya melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat serta membantu mensolusikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat. Hal ini juga akan menjadi daya tarik perusahaan ketika kita memiliki pengalaman tersebut.

Namun yang peru diketahui, mengikuti internship atau volunteer tujuannya adalah untuk self development atau pengembangan diri. Apabila ketika perusahaan tertarik karena kita memiliki pengalaman di sana hanya sekedar bonus atau nilai plus. Jangan sampai kita mengikuti program-program tersebut hanya ingin mendapatkan sertifikat saja.

Sepakat! Saya sendiri adalah orang yang sudah bekerja dan melihat jawaban kak @Nadira_Novianti memang sesuai dengan kondisi nyata. Kita bisa dipekerjakan karena memang kemampuan kita di atas kertas (secara administratif) sesuai dengan kriteria yang diminta oleh perusahaan.

Pertanyaan Mending ikut internship atau volunteer dalam mempersiapkan diri di dunia kerja? sebenarnya bisa terjawab dengan mengambil sudut pandang dari apa tujuanmu mengikuti kegiatan tersebut. Berdasarkan sebuah buku dari Jim Collins berjudul Good to Great: Why Some Companies Make the Leap and Others Don’t

Company search for philosophical person, thus who know when they need to stand and breath

Berdasarkan buku tersebut perusahaan mencari sosok seseorang yang sudah tahu benar bahkan secara filosofis mengenai minat, bakat, dan kemampuan mereka sehingga harapannya bisa menjadi pertanggungjawaban bagi mereka yang bekerja sesaui dengan penempatannya.

Jadi coba telisik lagi apa alasanmu mengikuti internship atau volunteer, ingin mengembangkan kemampuan yang seperti apa. Tapi saran saya yang ‘pernah muda’ ambil saja semua peluang alis coba terjun dulu, tanpa ada perbandingan bagaimana kita bisa menentukan minat apa yang memang kita ingin kuasai.

1 Like

Terimakasih sarannya Kak @BeniSatya ! Memang selagi masih muda, mending di coba keduanya ya untuk mengerti kondisi real bagaimana kegiatan di volunteer atau internship. Bahkan bisa dibilang tidak semua kegiatan volunteer kondisinya sama, dan tidak semua program internship di semua perusahaan sama. Kembali kepada budaya kerja di masing-masing tempat yang mengadakan program tersebut. Semakin banyak jam terbang dan pengalaman yang kita miliki maka kita semakin mendapat pelajaran dalam mengembangkan diri kita dan meningkatkan kesiapan kita terjun di dunia kerja