Tindak Kriminal di Indonesia Disebabkan oleh Banyaknya Pengangguran, Benarkah?

Semenjak pandemi Covid-19, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa angka pengangguran di Indonesia telah mencapai sekitar lebih dari 8 juta orang sejak Februari 2021. Dampak dari pandemi Covid-19 berpengaruh pada semua sektor ekonomi sehingga meningkatkan angka kemiskinan dan pengangguran. Beberapa kegiatan produksi yang terhenti menjadi salah satu alasan adanya tingkat pengangguran melonjak tinggi.

Hal ini menjadi kekhawatiran masyarakat Indonesia karena tingginya angka pengangguran akan memunculkan peningkatan tindak kriminalitas khususnya daerah perkotaan.

Bagaimana pendapat kalian terkait fenomena tersebut? Apakah hanya faktor pengangguran dan kemiskinan saja yang mendorong seseorang untuk melakukan tindak kriminal?

Sumber

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/05/05/jumlah-pengangguran-capai-875-juta-orang-per-februari-2021

Menurutku pribadi, tingkat pengangguran bisa menjadi salah satu faktor mengapa tindak kriminalitas semakin meningkat tinggi. Seperti yang kak Riva sudah jabarkan,

Bisa kita lihat jika di era pandemi ini, tingkat pengangguran pun semakin banyak. Hal itu pun bisa dari bermacam faktor, seperti pegawai yang di PHK karena perusahaan gulung tikar, dll. Tapi harusnya hal tersebut tidak mematahkan kegigihan para warga untuk mencari sumber pencaharian yang tentunya juga memberi dampak positif untuk sekitar. Tindak kriminal yang ada pun juga pasti dari bermacam faktor (bukan dari pengangguran saja) seperti, pertentangan dan persaingan kebudayaan, perbedaan idiologi politik, kepadatan dan komposisi penduduk, perbedaan distribusi kebudayaan, perbedaan kekayaan dan pendapatan, mentalitas yang labil, serta faktor dasar seperti faktor biologis, psikologis dan sosioemosional.

1 Like

menurut saya benar sekali. faktor utama penyebab kriminalitas di Indonesia terutama adalah faktor ekonomi. yang jika dijabarkan akan mengarah kepada banyaknya pengangguran. dalam masa pandemi seperti sekarang ini, mereka tidak memiliki pemasukan yang tetap, namun disisi lain kebutuhan meningkat. maka dari itu, terkadang hal ini membuat seseorang gelap mata dan melakukan hal apa saja demi mencukupi kebutuhan hidup mereka.

1 Like

Menurut ku bisa dibenarkan jika pengangguran sebagai penyebab meningkatnya tindak kriminalitas, terlebih dalam era pandemi ini banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan berkurangnya pendapatkan tetapi keperluan untuk kehidupan sehari-hari harus tetap tercukupi. Tapi jika jalan keluar dari permasalahan ekonomi keluarga ditutupi dengan cara melakukan tindakan kriminalitas itu tentu saja sangat tidak bisa di benarkan karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

1 Like

Saya sepakat dengan pendapat dari @jimmywijanto bahwa faktor ekonomilah yang menjadi meningkatnya tindak kriminal di Indonesia kalau dilihat dari jenis tindak kriminalnya yang berupa mencuri, penjambretan atau juga perampokan, karena menurut saya seseorang tidak akan mencuri atau mengambil yang bukan haknya jika ada desakan yang tidak bisa ditangani lagi. Hal ini akan berbeda hal dengan tindak kriminal seperti pembunuhan, pemerkosaan dan juga korupsi. Pelaku akan memiliki alasan yang berbeda-beda pastinya.

1 Like

Saya setuju dengan penyebab banyaknya pengangguran adalah faktor finansial/ekonomi.
Tidak adanya kesempatan dan jalan, serta didesak oleh kebutuhan yang harus dicukupi dengan cepat mendorong sebagian dari mereka rakyat kurang mampu untuk melakukan tindak kejahatan, seperti mencuri, merampok, menjambret dan segala macam. Saya rasa saya bisa memahami alasan mereka seperti ini, kita tidak tahu apa yang mereka telah alami sehingga terpaksa melakukan hal itu.

1 Like