Taman Wisata Alam Kawah Kamojang ?

image

Apa yang kamu tau tentang Taman Wisata Alam Kawah Kamojang?

image

Kawah Kamojang merupakan objek wisata kawah gunung berapi dan geotermal yang terletak di perbatasan antara Bandung dan Garut, letaknya tidak terlalu jauh dari kota Bandung hanya berjarak sekitar 30 Km, kurang lebih sama dengan jarak tempuh dari Bandung ke Ciwidey atau Kawah Putih, namun sayangnya Kamojang masih belum cukup banyak dikenal oleh wisatawan. Padahal Kawah Kamojang yang berada di ketinggian sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut ini sangat menarik untuk dikunjungi.

Rute perjalanan menuju kawah kamojang dari Bandung umumnya melewati kawasan Buah Batu - Ciparay kemudian Majalaya, dari Majalaya ambil jalan ke kanan menuju Kamojang / Garut. Kondisi jalan yang dilewati sudah cukup baik, namun sebaiknya anda berhati-hati karena jalur ini memiliki tanjakan dan turunan yang sangat curam. Dalam perjalanan anda akan melewati jembatan kuning, sebuah kembatan baru yang kini tengan menjadi ikon dari jalur Bandung-Kamojang dengan pemandangan pegunungan yang menakjubkan. Setibanya di kawasan Kamojang, anda akan disuguhkan pemandangan pipa-pipa besar di sepanjang jalan, pipa ini menyalurkan tenaga panas bumi ke turbin untuk menjadi listrik, suasananya sedikit mirip dengan kawasan geotermal di Dataran Tinggi Dieng.

Masuk ke area Taman Wisata Alam Kawah Kamojang, anda akan melewati beberapa kawah yang terlihat berasap mengeluarkan uap belerang, di sini kawah seolah berada di mana-mana, bahkan di halam parkir tampak beberapa lubang kawah kecil yang menyemburkan asap belerang.

Pemandangan yang tak kalah menakjubkan adalah semburan uap panas. Kamojang merupakan sumber panas bumi / geothermal paling terkemuka di indonesia. Uap panas seolah-olah menyembur dari dalam perut bumi. Di sini pengunjung dapat melihat langsung semburan hawa panas yang mendesis keras sampai terdengar hingga ratusan meter dari pusat semburan di kawah kereta api. Sejatinya, semburan uap panas tersebut merupakan semburan dari sumur bekas pengeboran yang dilakukan pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1926. Sumur yang aslinya bernama Kmj-3 ini merupakan sumur panas bumi pertama yang dibor oleh pemerintah Belanda dengan kedamalan 60 meter. Sampai saat ini semburan hawa panas masih keluar dari sumur ini, hal ini menandakan bahwa panas bumi merupakan energi yang berkelanjutan tidak seperti minyak bumi atau gas yang habis terpakai.

Daya tarik lainya di kawasan Kamojang ialah Kawah Hujan, kawah ini mengeluarkan semburan uap panas bumi dari lubang-lubang tanah seperti air hujan yang jatuh. Semburan uap panas bumi ini cukup tinggi dan mengeluarkan percikan air seperti hujan. Di kawah ini pengunjung bisa mandi sauna sepuasnya. Suhu air yang mengalir mencapai 95 - 98 derajat Celcius, cukup panas hingga menimbulkan uap seperti sauna di alam terbuka.

Uap air panas ini kemudian menyembur ke udara sekitar dan membentuk hujan kecil, itulah sebabnya kawah ini dinamai Kawah Hujan. Menariknya, ketika menyembur ke udara seperti hujan gerimis, air tersebut sama sekali tidak panas. Air yang menyiprat ke udara tetap terasa dingin seperti laiknya air pegunungan. Kawah Hujan merupakan salah satu bentuk manifestasi panas bumi di permukaan, salah satu cara mengetahui adanya potensi panas bumi di suatu daerah ialah dengan melihat fenomena alam seperti yang terjadi di kawah hujan.

Fasilitas yang ada yang ada di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Kamojang sudah cukup lengkap, termasuk area parkir yang luas, pos keamanan, warung-warung yang menjual makanan serta toilet dan musholla. Untuk menjelajahi beberapa objek yang ada anda bisa melewati jalan setapak paving block dengan kondisi yang sangat baik, di sepanjang jalan terdapat beberapa saung / shelter yang dapat digunakan sebagai tempat istirahat. Di dekat kawah hujan juga tersedia tiolet umum. Beberapa hotel yang terletak dekat dengan Kawah Kamojang ialah Kamojang Green Resort, Mulih Ka Desa dan Kampung Sampireun.

sumber : http://www.indotravelers.com/bandung/kamojang_adventure.html