Tahapan apa saja yang dilakukan pada Manajemen Risiko ?

manajemen risiko

Manajemen Risiko merupakan cara untuk mengantisipasi terjadinya resikoresiko yang bisa mengancam keberhasilan pelaksanaan suatu proyek Teknologi Informasi.

Tahapan apa saja yang dilakukan pada Manajemen Risiko ?

Risk Management adalah cara untuk mengantisipasi terjadinya resiko - resiko yang bisa mengancam keberhasilan pelaksanaan suatu proyek Teknologi Informasi. Risk Management merupakan bagian dari proses pelaksanaan suatu proyek IT terutama yang berskala enterprise yang sangat penting tapi sering diabaikan. Tahapan pelaksanaan Risk Management meliputi pengumpulan resiko dalam Risk Identification, menganalisa resiko dalam Risk Assessment, mengembangkan skenario antisipasi dalam Risk Response Development, mendokumentasi semua proses ke dalam Risk Management Plan, sampai mengeksekusi RMP dalam Risk Response Development merupakan suatu proses berkesinambungan dalam pelaksanaan suatu proyek IT dengan tujuan akhir untuk mensukseskan proyek tersebut. Berikut definisi tahapan – tahapan Risk management:

  1. Risk Identification
    Risk Identification merupakan tahapan untuk mengidentifikasi resiko-resiko yang mungkin terjadi selama pelaksanaan proyek IT yang bisa membahayakan kelangsungan hidup proyek. Semua kemungkinan resiko yang mungkin muncul di kumpulkan oleh tim risk management.

  2. Risk Assessment
    Risk Assessment merupakan tahapan untuk menganalisa semua jenis resiko yang telah terkumpul dalam tahapan sebelumnya.

  3. Risk Response Development
    Risk Response Development adalah tahapan yang ditandai dengan dibangunnya dokumen yang bernama Risk Management Plan (RMP). Pada pembuatan RMP ini segala antisipasi yang akan dipersiapkan untuk 20 resiko terbesar yang telah ditemukan dalam tahap sebelumnya dianalisa
    dengan lebih mendalam.

  4. Risk Response Control
    Risk Response Control merupakan tahapan penting dalam Risk Management karena pada tahapan inilah segala sesuatu yang sudah dipersiapkan dalam RMP akan dilaksanakan.

Referensi:
http://majour.maranatha.edu/index.php/jurnal-sistem-informasi/article/view/pp.%20149%20–%20156/pdf