Suara dari hatimu

Aku dikecewakan, aku sudah tidak dicintai lagi…

Kalian akan merasakan kesedihan, dan berfikir hal negatif, bahwa ‘aku tidak lagi dicintai…’

Kalian merasa down, tidak lagi bersemangat, putus asa, dan tidak sedikit yang menjadi benci diri sendiri.

Pada kondisi ini, selflove penting. Dengan itu, kau tidak akan jatuh dilubang yang sama lagi, karena pondasimu kuat.

Tapi, apa itu selflove?

Aku akan membahasnya.

Kita akan selalu bergumam, “aku sudah kok mencintai diriku sendiri.” Dan kita akan selalu berfikir bahwa “dengan melakukan apa yang kusuka, berarti aku sudah mencintai sekaligus menghormati diriku sendiri.”

Kawan, mencintai dirimu sendiri tidak selalu tentang melakukan apa yang kau mau, tidak selalu tentang memenuhi tuntutan pribadimu, juga tidak selalu tentang mengorbankan diri. Terkadang, untuk melakukan itu semua pasti kita pernah mengorbankan hal yang sebenarnya tidak ingin kita korbankan. Seperti rela tidak makan demi berlangsungnya program diet, rela tidak istirahat demi menyempurnakan karya, atau bahkan rela tidak tidur demi memuaskan hasrat bermain gadget.

Dirimu membutuhkan keseimbangan otak dan hatimu untuk membuatnya tenang, sehat, dan bahagia. Tapi bukan berarti membuat dirimu terlihat sempurna kau sepenuhnya mencintai dirimu. Aku yakin pasti ada saja hal yang sebenarnya kau keberatan melakukannya, tapi ‘siapa peduli, yang penting aku terlihat baik di mata orang’. Hmm, caramu itu kurang menghormati dirimu. Jika kau terus berpatokan pada mindset seperti itu, kau akan kelelahan memenuhi standar yang dibuat dunia. Dan jika ada yang membencimu, tidak segan kau akan membenci dirimu juga.

Awalnya, pasti kau akan berpikir “jika aku tidak seperti ini, aku tidak akan dilihat oleh orang lain” “jika aku tidak seperti itu, aku tidak akan dianggap oleh orang lain”. Percayalah, kau akan lelah mengikuti standar penuh tuntutan itu. Kita, bisa belajar untuk mulai mencintai diri sendiri dengan cara tidak selalu memaksakan diri menjadi orang lain.

Nikmati saja apapun hal yang terjadi didalam hidupmu, anggap itu semua sebagai bentuk rasa sayang tuhan pada hambanya. Karena tuhan hanya akan memberikan rintangan kepada orang orang yang bermental kuat. Kau akan berfikir, “mudah saja kau berbicara seperti ini”. Tak apa, aku terima sangkalanmu. Namun, percayalah. Aku juga pernah berada diposisi dimana aku sangat membenci diriku.

Cobalah untuk perlahan membuka pikiran, melakukan evaluasi diri, demi kebaikan dirimu sendiri. Berhenti menyalahkan orang lain bahwa mereka menyakitimu. Berhenti bersedih karena orang lain membencimu. Dan berhenti juga menyalahkan dirimu yang belum bisa menyetarakan standar mereka.

Mulailah untuk lakukan hobimu, atau apapun itu yang membuat dirimu bisa lupa sejenak tentang masalah. Pergilah ke tempat yang membuat dirimu tenang, dan merasa tak terganggu oleh banyak orang. Cari posisi yang nyaman agar dirimu bisa leluasa berevaluasi dan menikmati tulisan ini. Pejamkan matamu, dan imajinasikan hal hal yang baik, agar energi positif memengaruhi hatimu. Aku tidak sedang memberitahumu untuk lari dari masalah, namun menjauh sementara agar otak dan hati punya waktu untuk berpikir jernih, demi kebaikan dirimu sendiri. Hal sederhana ini akan membantumu untuk mencintai dirimu sendiri, terlepas dari tuntutan pihak lain yang membuat dirimu tak nyaman. Kemudian, berencanalah untuk melakukan perubahan, dan berjanjilah untuk tidak selalu mengedepankan ego, karena ego yang berlebihan akan berakhir buruk.

Boleh jadi, sebab ‘aku harus dilihat bagus’ itu dirimu terlalu lelah untuk menjadi, bukan memberi. Dan tak tanggung tanggung stres akan melandamu, yang membuatmu akan semakin frustasi. Hidupmua akan lebih bermakna dengan berbagi, bukan hanya sibuk menjadi seperti ini itu. Tenanglah, tuhan tidak tidur. Beribadahlah, tuhan akan mendengarmu. Dengan mencintai dirimu sendiri, maka orang lain akan mulaimencintaimu, tanpa syarat.