Stephen King, Penulis Novel Kontemporer Amerika Serikat

Stephen Edwin King

Pekerjaan


Penulis novel kontemporer Amerika Serikat

Tempat dan Tanggal Lahir


Portland, Maine, Amerika Serikat, 21 September 1947 (sekarang berusia 69 Tahun)

Kewarganegaraan


Amerika Serikat

Pendidikan


Pendidikan dasar di Durham Elementary School dan lulus dari Lisbon Falls High School di Lisbon Falls, Maine dan kemudian melanjutkan ke Univeritas Maine

Total Kekayaan


$400 juta atau Rp 4,76 triliun (Menjadi salah satu dari 10 penulis terkaya di dunia)

Peringkat berdasarkan Forbes


82 Celebrity 100 (2014)

Awards yang diraih


• Best Books for Young Adults 1978
• Dark Genre Novel of the Year - Reader’s Choice 2009
• O.Henry Awards: Best American Short Story 1996
• Bram Stoker Award
• World Fantasy Award
• British Fantasy Society Award
• Nebula Award
• Masih banyak lagi

Riwayat Hidup


Stephen Edwin King, adalah putra dari pasangan Donald Edwin King dan istrinya, Nellie Ruth. Saat King berusia dua tahun, ayahnya meninggalkan dirinya dan keluarganya. Ibunya kemudian membesarkan King dan kakak angkatnya, David, seorang diri. Karena menjadi seorang single parent, terkadang ibunya banyak menghadapi masalah keuangan untuk membesarkan Stephen king dan kakaknya. King dan keluarganya pindah ke De Pere, Wisconsin, Fort Wayne, Indiana, dan Stratford, Connecticut. Saat King berusia sebelas tahun, keluarganya kembali ke Durham, Maine. Di sana, Ruth bekerja sebagai pengasuh di kompleks perumahan setempat untuk menafkahi keluarga yang kekurangan tersebut.
Saat masih anak-anak, Stephen King menyaksikan salah seorang temannya tewas ditabrak kereta api. Setelah itu, King berubah menjadi seorang anak pendiam. Beberapa pendapat menyatakan bahwa peristiwa ini secara psikologis mungkin telah mengilhami beberapa karya Stephen King meskipun dia tidak menyebut mengenai hal ini dalam memoarnya berjudul On Writing
King menempuh pendidikan dasar di Durham Elementary School dan lulus dari Lisbon Falls High School di Lisbon Falls, Maine. Sejak bersekolah, ia telah menunjukkan ketertarikan pada cerita horor dan merupakan seorang pembaca setia komik horor EC, termasuk Tales from the Crypt. Kemudian dia melanjutkan kuliah ke universitas Maine. Disanalah Stephen King bertemu dengan istrinya sekarang ini yaitu Tabitha Spruce yang menjadi rekannya di Universitas Maine. Mereka menikah pada tahun 1971. Dan sekarang mereka dikaruniai 3 orang anak, yakni Naomi King, Joe King dan Owen King. 2 anak terakhir Stephen King dan Tabitha Spruce berprofesi sebagai penulis seperti sang ayah.

Riwayat Karir


Sejak bersekolah, ia telah menunjukkan ketertarikan pada cerita horor dan merupakan seorang pembaca setia komik horor EC, termasuk Tales from the Crypt.
King mulai iseng menulis saat masih bersekolah dengan menulis artikel untuk surat kabar Dave’s Rag, dan kemudian mulai menjual cerita karangannya kepada teman-temannya. Selain itu, ia juga mulai menujukkan ketertarikannya pada cerita horror sejak duduk di bangk sekolah.
Cerita karangannya yang pertama kali diterbitkan secara independen adalah “I Was a Teenage Grave Robber”, serial yang diterbitkan dalam empat cerita bersambung di Comics Review pada tahun 1965.
King tidak mendapat perkerjaan setelah lulus dari universitas, akhirnya beliau mencoba menjual cerpen yang dibuatnya ke direksi majalah seperti majalah Cavalier. Baru pada tahun 1973, novel pertama King yang berjudul “Carrie” di terima penerbit “Doubleday”. Setelah novel pertamanya itu terbit, Stephen King mulai menulis Second Coming, yang kemudian diterbitkan dengan judul Salem’s Lot pada tahun 1975.Pada tahun 1976, Ibu dari Stephen king meninggal dan membuat King dan keluarganya pindah ke Boulder, Colorado dan di sanalah ia mulai menulis The Shining yang kemudian di terbitkan pada tahun 1977. Lalu, ia kembali ke Maine pada 1975 dan menyelesaikan novel keempatnya, The Stand yang diterbitkan tahun 1978
Pada akhir 1970-an, King menerbitkan sejumlah novel pendek berjudul Rage (1977), The Long Walk (1979), Roadwork (1981) The Running Man (1982), dan Thinner (1984) dengan nama pena Richard Bachman. dan terus menerbitkan buku lainnya yang hingga tahun 2013 King telah menerbitkan lima puluh novel, dua ratus cerita pendek, dan lima karya nonfiksi, yang telah terjual lebih dari 350 juta eksemplar di seluruh dunia, Karya-karyanya juga telah diadaptasi menjadi sejumlah film, buku komik, dan teater.

Fakta-fakta


  1. Stephen King mulai menulis pertama kali di artikel majalah sekolahnya
  2. Ayahnya adalah seorang pelaut.
  3. Novel pertama King berjudul carrie
  4. King menikahi Tabita Spruce, rekan mahasiswanya di Universitas Maine
  5. Formula King untuk belajar menulis dengan baik adalah “Membaca dan menulis empat sampai enam jam sehari , Jika tidak dapat menemukan waktu untuk itu, jangan berharap untuk menjadi penulis yang baik”, Ia menetapkan setiap harinya dengan kuota 2000 kata dan tidak akan berhenti menulis sampai terpenuhi
  6. King menjual hak buku The Shawshank Redemption kepada Frank Darabont dengan harga sangat murah yaitu $1.000. Alasannya karena dia sudah berteman baik dengan sang sutradara Frank Darabont yang juga pernah mengadaptasi bukunya The Woman in The Room menjadi film pendek. Katanya, Stephen sangat mengagumi hasil karya Frank.
  7. Judul asli Novel karya Stephen King The Shawshank Redemption adalah “Rita Hayroth and Shawshank Redemption.” Tapi disingkat menjadi "The Shawshank Redemption”
  8. Banyak cerita di buku Stephen King menggunakan setting tempat-tempat di Maine
  9. Memiliki nama pena Richard Bachman

Quotes of Stephen King


“Books are a uniquely portable magic.” ― Stephen King, On Writing: A Memoir of the Craft
“Books are the perfect entertainment: no commercials, no batteries, hours of enjoyment for each dollar spent. What I wonder is why everybody doesn’t carry a book around for those inevitable dead spots in life.” ― Stephen King
“The scariest moment is always just before you start.” ― Stephen King, On Writing: A Memoir of the Craft
“If you want to be a writer, you must do two things above all others: read a lot and write a lot.” ― Stephen King
“You can, you should, and if you’re brave enough to start, you will.” ― Stephen King, On Writing: A Memoir of the Craft
“If you liked being a teenager, there’s something really wrong with you.” ― Stephen King
“A little talent is a good thing to have if you want to be a writer. But the only real requirement is the ability to remember every scar.” ― Stephen King
“There are books full of great writing that don’t have very good stories. Read sometimes for the story… don’t be like the book-snobs who won’t do that. Read sometimes for the words–the language. Don’t be like the play-it-safers who won’t do that. But when you find a book that has both a good story and good words, treasure that book.” ― Stephen King

[details=Referensi]http://www.wowmenariknya.com/2014/07/10-penulis-paling-kaya-raya-di-muka-bumi.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Stephen_King
https://www.goodreads.com/author/quotes/3389.Stephen_King
http://stephenking.com/awards.html
http://profil.merdeka.com/mancanegara/s/stephen-king/
http://nasispageti.blogspot.co.id/2014/03/fakta-menarik-film-no-1-sepanjang-masa.html
[/details]

Stephen Edwin King

Lahir : 21 September 1947 (umur 69)
Portland, Maine, Amerika Serikat

Nama pena : Richard Bachman, John Swithen

Pekerjaan : Novelis, cerpenis, penulis skenario, kolumnis, aktor, produser,sutradra

Almamater : Universitas Maine (B.A., English, 1970), Durham Elementary School, , Lisbon Falls High School

Periode menulis : 1967–sekarang

Aliran sastra : Horor, fantasi, fiksi ilmiah, drama, gotik, fantasi gelap, distopia

Karya terkenal : Carrie, Salem’s Lot, The Shining, The Stand, Misery, It, dan The Dark Tower

Penghargaan : Medal for Distinguished Contribution to American Letters, Hugo Award, Bram Stoker Award, World Fantasy Award

Pasangan : Tabitha King (1971-sekarang)

Anak

  1. Naomi King
  2. Joe King
  3. Owen King

Stephen King adalah novelis laris New York Times yang membuat namanya dalam genre horor dan fantasi dengan buku-buku seperti ‘Carrie,’ The Shining ‘dan’ IT. ’ Sebagian besar karyanya telah disesuaikan untuk film dan TV

Stephen King merupakan seorang penulis Amerika yang banyak menulis cerita bergenre horror, supernatural fiction, science fiction (sci-fi), dan fantasy. Buku-bukunya telah terjual lebih dari 350 juta kopi, dimana beberapa sudah diadaptasi menjadi film, acara televisi, dan buku komik.

Stephen King merupakan penulis dengan karir fantastis, dimana ia banyak memenangi banyak penghargaan, seperti Bram Stoker Award, World Fantasy Award, dan British Society Awards.

Novellanya The Way Station (1980) menjadi nominasi dalam penghargaan Nebula Award dan cerita pendek The Man in Black Suit (1994)menerima O. Henry Award.

Ia juga mendapatkan penghargaan atas kerja keras dan kontribusinya di bidang sastra, yaitu: Medal for Distinguished Contribution to American Letters (2003), World Fantasy Award for Life Achievement (2004), Canadian Booksellers Association Lifetime Achievement Award (2007), dan The Grand Master Award (2007).

Kehidupan


Orang tua Stephen King

Stephen Edwin King lahir di Portland, Maine pada 21 September 1947. Ketika Stephen King berusia 2 tahun, ayahnya meninggalkan dia dengan ibu dan kakaknya, David. Sejak saat itu, Stephen King dirawat oleh ibunya seorang diri.
Ia bersekolah dan lulus dari Lisbon Falls High School di Lisbon Falls, Maine. Kemudian, cerita horor, semisal Tales from the Crypt, menginspirasinya untuk menulis cerita horor. Ia kemudian menerbitkan cerita I was a Teenage Grave Robber.

Tahun 1966, Stephen King belajar di University of Maine. Selama di University of Maine, Stephen King mempublikasikan ceritanya di Startling Mystery Stories. Ia kemudian lulus pada tahun 1970.

Setelah lulus, ia mencoba untuk mendapatkan lowongan mengajar, namun ia tidak mendapatkan pada awalnya. Tanpa putus asa, ia kemudian mendapatkan uang dengan menjual cerita pendek ke majalah-majalah, seperti Cavalier. Tahun 1971, ia mulai mengajar di Hampden Academy.

Jangan sekali-kali menyamakan horor dengan teror. “Teror itu psikologis, sementara horor itu biologis,” kata Stephen King, penulis novel horor paling laris di Amerika Serikat.

Menurut Stephen King, manusia biasanya bakal menolak teror, tetapi diam-diam atau terang-terangan membutuhkan horor. Dan Stephen King membuktikannya.

Jauh sebelum novel horornya terbit, hidup Stephen King sungguh sengsara. Meski punya gelar sarjana sastra Inggris dari Universitas Maine di Orono, ia harus banting tulang untuk menghidupi keluarganya. Ia tercatat pernah bekerja di binatu, dan menjadi pelayan pompa bensin sebelum memperoleh penghasilan tetap sebagai guru bahasa di sebuah sekolah menengah umum.

Tahun 1973, Stephen King mempublikasikan novel pertamanya, Carrie, sebuah cerita yang mengisahkan seorang gadis yang balas dendam kepada orang-orang yang jahat kepadanya. Mengenai Carrie, Stephen King sebelumnya membuang tulisan pertama, namun atas semangat istrinya, ia melanjutkan cerita tersebut.

Tapi, begitu Carrie, novel seram pertamanya terbit, semua berubah. Awalnya, novel itu cuma dibayar US$ 2.500 oleh William Thompson, penerbit pertamanya. Belakangan, Doubleday, penerbitan milik Thompson, berhasil menjual Carrie ke New American Library seharga US$ 400.000. Dan, perlahan, novel itu pun menimbulkan demam Stephen King di Amerika. Carrie akhirnya terjual jutaan jilid, dan membuat Stephen King kaya raya.

Novel Carrie akhirnya mendulang kesuksesan pada 1974. Ia memperoleh hak royalty sebesar $400.000 dari penjualan novel Carrie. Novel ini kemudian diadaptasi ke layar lebar.

Tahun 1975, Stephen King merilis novelnya Salem’s Lot yang diikuti dengan terbitnya The Shining pada 1977. Buku The Shinning juga diadaptasi menjadi film pada tahun 1980.

Stephen King merupakan seorang penulis yang produktif, dimana ia selalu mempublikasikan karyanya paling tidak setahun sekali. Hal ini bisa terlihat dari penerbitan buku-buku selanjutnya:

  • Rage (1977)
  • The Long Walk (1979)
  • Firestarter (1980)
  • Roadwork (1981)
  • Cujo (1981)
  • The Running Man (1982)
  • IT (1986)

Tak lupa, buku novellanya Rita Hayworth and The Shawshank Redemption (1982) menjadi salah satu yang terbaik yang pernah diciptakan. Novella ini kemudian diadaptasi ke layar lebar dan menjadi nominasi peraih Academy Award 1994.

Total, Stephen King telah menulis 54 novel, 200 cerita pendek (dimana kebanyakan dikumpulkan menjadi satu buku), dan puluhan artikel. Hal ini membuktikan kepada publik bahwa Stephen King merupakan seorang penulis terhebat yang pernah ada.

Kiat Sukses Stephen King :wink:

1. Rajin Membaca dan Menulis
image

Stephen menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang penulis, seseorang harus rajin membaca untuk mendapatkan sumber inspirasi dan juga rajin menulis untuk mendapatkan kelihaian dalam merangkai kata-kata.

“Tidak ada jalan pintas. Anda harus luangkan waktu dan energi untuk membaca dan menulis,” katanya seperti dikutip dari The Guardian.

Dalam kurun waktu 41 tahun, Stephen memperkaya ilmunya dengan membaca ratusan buku dan juga menghasilkan puluhan buku karya imajinasinya sendiri.

2. Jangan Takut Salah
image

Menurut sang novelis, seseorang tidak harus mendapatkan nilai bagus atau mahir dalam kelas bahasa untuk menjadi seorang penulis. Tujuan utama menulis sebuah karya fiksi bukan untuk mementingkan ketepatan tata bahasa tetapi untuk menceritakan sebuah kisah menarik kepada pembaca yang mampu membuat mereka hanyut seakan mereka adalah pemeran utama dari kisah anda.

3. Ciptakanlah Sebuah ‘Happy Ending’
image

Sebagai seorang pemenang sejumlah penghargaan, Stephen menyarankan agar penulis menghasilkan sebuah karya yang bersifat membahagiakan atau kalau tidak pun, setidaknya elemen zero-to-hero atau kepahlawanan ada dalam kisah yang ditulis.

“Menulis itu bukan soal menghasilkan uang, menjadi terkenal, mendapatkan seorang kekasih dan teman. Pada akhirnya, menulis adalah sebuah bentuk upaya untuk membuat hidup sang penulis dan pembaca lebih berarti dan lebih berwarna. Kisah Anda harus bisa membuat orang mau bangkit, mau menjadi lebih baik, mau menyelesaikan sesuatu, dan mau meraih kebahagiaan,” jelasnya seperti dilansir dari Forbes.

Walaupun banyak dari karyanya ber-genre horor, Stephen selalu berusaha menyelipkan makna-makna positif tertentu seperti keberanian dan perjuangan melawan rasa takut. Untuk kisah non-fiksi, ia menilai banyak pembaca gemar dengan kisah yang menonjolkan aksi seorang pahlawan sebagai salah satu karakter utamanya

4. Gunakan Imajinasi
image

erap kali seorang penulis ragu untuk memainkan imajinasinya karena dikuasai oleh rasa takut. Takut tidak dihargai, takut dibilang aneh, takut dipandang ‘abnormal’ karena merasa tidak sesuai dengan pandangan masyarakat pada umumnya.

“Rasa ketakutan melahirkan tulisan yang buruk,” kata Stephen.

Sebagai seorang ahli pengarang cerita fiksi, ia menjelaskan bahwa hal-hal di luar kepala atau yang tidak umum justru dianggap normal. Seperti dilansir New York Times, tulisan Stephen King tidak beda jauh dengan karya penulis terkenal di abad 20, Agatha Christie. Keduanya sama-sama berpotensi untuk menggerakkan imajinasi namun perbedaannya ada di genre: Stephen fokus lebih kepada horor dan Agatha kepada cerita misteri.

  1. Jaga Kesejahteraan Lahir dan Batin
    image

Kondisi badan dan akal pikiran yang sehat akan membuahkan hasil yang positif dan produktif. Untuk Stephen, menjaga kesehatan fisik dan hubungan pernikahannya merupakan dua hal penting yang bisa jadi penentu bagus atau tidaknya karya yang ia tulis.

“Kombinasi antara kesehatan yang baik dan hubungan yang stabil mempermudah saya berpikir, bekerja dan berkarya, ” terangnya.

6. Fokus

image

Pusatkan pikiran kepada satu hal, yaitu kisah yang akan anda ceritakan. Jauhkan telefon genggam, matikan televisi dan apapun yang berpotensi untuk mengganggu konsentrasi. Demikian saran Stephen. Menurutnya, ketenangan memberikan energi kepada seseorang untuk melakukan satu hal dengan efektif dan maksimal.

SUMBER :blush:




Stephen King - Penulis Novel Kontemporer


Sumber : http://www.rollingstone.com/culture/features/stephen-king-exclusive-read-an-excerpt-from-new-book-revival-20141027


Stephen Edwin King atau lebih dikenal Stephen King lahir 21 September 1947 adalah seorang penulis asal Amerika dengan karangannya yang ber_genre_ horor, fiksi supranatural, ketegangan, fiksi ilmiah, dan fantasi. Buku-bukunya telah terjual lebih dari 350 juta kopi, banyak diantaranya telah disesuaikan dengan film, miniseri, acara televisi, dan buku komik. Stephen King telah menerbitkan 54 novel, termasuk tujuh novel dibawah nama pena Richard Bachman, dan enam buku non-fiksi. Ia telah menulis hampir 200 cerita pendek, yang sebagian besar telah dikumpulkan dalam koleksi buku.

Masa Kecil dan Pendidikan

Ketika Stephen King berusia dua tahun, ayahnya meninggalkan keluarganya dengan alasan untuk “membeli sebungkus rokok”, yang akhirnya keluarga King harus pindah ke De Pere, Wisconsin, Fort Wayne, Indiana, dan Stratford, Connecticut. Ketika King berusia 11 tahun, keluarga tersebut kembali ke Durham, Maine, dimana ibunya merawat orang tuanya sampai akhir kematian mereka.

Stephen King bersekolah di Durham Elementary School dan lulus dari Lisbon Falls High School, di Lisbon Falls, Maine. Ia telah menunjukkan ketertarikan awalnya sebagai pembaca setia komik horor EC, termasuk Tales from the Crypt. Ia mulai menulis untuk bersenang-senang saat masih di sekolah, dan mulai menyumbangkan artikelnya ke Dave’s Rag, surat kabar milik saudaranya bisa menerbitkan sebuah mesin mimeograf, dan kemudian Ia mulai menjual cerita teman-temannya berdasarkan film yang pernah Ia lihat. Cerita pertamanya yang dipublikasikan secara independen adalah I Was a Teenage Grave Robber; itu serial di atas empat isu dari sebuah fanzine, sebuah Komik Review pada tahun 1965. Cerita itu diterbitkan pada tahun berikutnya dalam bentuk yang sudah direvisi sebagai In Half-World of Terror di fanzine lain, Kisah tentang ketegangan, disunting oleh Marv Wolfman. Sebagai remaja, Stephen King juga meraih penghargaan Scholastic Art and Writing Award.

Dari tahun 1966, Stephen King belajar di University of Maine, lulus pada tahun 1970 dengan gelar Bachelor of Arts dalam bahasa Inggris. Ia juga sempat mempublikasikan ceritanya di Startling Mystery Stories selama belajar di University of Maine.

Awal Karir

Pada tahun 1971, Ia dipekerjakan sebagai guru di Hampden, Maine. Sementara itu Ia memikirkan gagasan dan cerita barunya yang bisa Ia jalani. Tak lama kemudian Ia bisa menyelesaikan penulisan novelnya yang berjudul ‘Carrie’. Tetapi sebelum dia selesai menyelesaikan naskahnya, Ia diatasi dengan depresi dan telah membuang beberapa halaman awal cerita yang telah Ia tulis. Karena Stephen King sempat menyerah setelah naskahnya ditolak oleh 30 penerbit. Tetapi dengan adanya dorongan dari istrinya membantunya dalam mengatasi kurangnya motivasi dan Ia bertekun untuk menyelesaikan keseluruhan bukunya. Pada tahun 1973, bukunya ‘Carrie’ diterima oleh penerbit ‘Doubleday’. Ini merupakan prestasi besar bagi Stephen King yang telah berjuang untuk menemukan penonton untuk sebuah tulisannya sejak masa kecilnya.

Sekarang Stephen King diatasi dengan masalah minum yang disebabkan oleh kegelisahan dan ketegangan yang besar yang sedang Ia hadapi sendiri untuk menuliskan sebuah cerita yang hebat. Pada tahun 1977, bukunya ‘The Shining’ dipublikasikan. Setelah ini karya Stephen King mulai dikenali publik dan mendapatkan apresiasi ringan. Saat setelah itu Ia telah mengatasi masalah minumnya dengan kesuksesan bukunya yang telah Ia publikasikan.

Kesuksesan Karir

Pada tahun 1970an Stephen King telah menulis serial ‘The Dark Tower’ yang sangat populer. Buku ini sangat berhasil dan membawa Stephen King ke pusat perhatian. Pada tahun 1980, bukunya ‘Firestarter’ terjual sebanyak 100.000 eksemplar. Dan popularitasnya semakin meningkat karena bukunya ‘Christine’ terjual 250.000 eksemplar. Stephen King terus menuliskan cerita yang lebih banyak dengan genre yang sama untuk memuaskan penggemarnya yang terus meningkat. Pelepasan buku ‘The Dark Tower II: The Drawing of the Tree’ membuatnya menjadi lebih sukses serta peningkatan penggemarnya yang terus bertambah.

Buku terakhirnya mulai memecahkan rekor penjualan yang sebelumnya. Ia mencapai puncak kesuksesannya di tahun 1986 ketika bukunya yang berjudul ‘It’ terus memecahkan semua karyanya yang sebelumnya dengan menjual satu juta kopi. Ia melanjutkan kesuksesannya sepanjang karirnya dengan teteap menulis cerita pendek dan novel hingga Ia terus mendapat pujian dari penggemar dan kritikus.

Stephen King adalah seorang penulis yang berjuang tanpa pekerjaan yang layak dan menghadapi depresi karena kegagalan awalnya tetapi dengan bantuan Istrinya Ia berhasil sukses hanya dengan mempercayai keterampilannya bahkan ketika semua orang di sekitarnya meninggalkannya. Kehidupan Stephen King adalah pelajaran yang mengajarkan kita bahwa dengan mempercayai diri kita sendiri adalah satu-satunya cara untuk menjadi orang yang paling sukses yang Anda pernah bisa.

QUOTES :

“If you want to be a writer, you must do two things above all others: read a lot and write a lot. There’s no way around these two things that I’m aware of, no shortcut.” - Stephen King

Referensi :