Software as a service

Apa itu SaaS?

SaaS (software as a service atau perangkat lunak berbentuk layanan) adalah suatu model penyampaian aplikasi perangkat lunak oleh suatu vendor perangkat lunak yang mengembangkan aplikasi web yang diinangi dan dioperasikan (baik secara mandiri maupun melalui pihak ketiga) untuk digunakan oleh pelanggannya melalui Internet.

Pelanggan tidak mengeluarkan uang untuk memiliki perangkat lunak tersebut melainkan hanya untuk menggunakan. Pelanggan menggunakan perangkat lunak tersebut melalui antarmuka pemrograman aplikasi yang dapat diakses melalui web dan seringkali ditulis menggunakan layanan web atau REST.
Istilah ini belakangan mulai lebih dipilih kalangan industri terkait sebagai pengganti istilah penyedia layanan aplikasi dan on-demand (sesuai permintaan).

Yang sering memerlukan perhitungan mendalam disini adalah masalah harga. Ada 2 tipe billing yang terdapat pada layanan ini. Pertama, yaitu kita membayar setiap menggunakan aplikasi tersebut dan kedua, kita membayar sedikit di awal dan untuk seterusnya, kita akan membayar hanya sesuai pemakaian kita terhadap aplikasi tersebut. Pilihan yang pertama, tentu saja merugikan kita sebagai klien. Pilihan kedua akan ‘sedikit’ merugikan provider (tentunya setiap provider menginginkan laba yang besar, kan?).

Ada beberapa tipe software yang ditawarkan pada SaaS, yaitu :

Manajemen resources bagi pelanggan

Video Conferencing

Manajemen Layanan IT

Akunting

Analisa Web

Manajemen web content

Rata-rata aplikasi yang ditawarkan pada SaaS adalah aplikasi yang tidak memerlukan banyak interaksi dengan antarmuka lain serta memiliki kegunaan yang simpel. Tentu saja karena aplikasi-aplikasi ini akan dipakai oleh ratusan bahkan ribuan lebih user!

Berbeda dengan grid computing (akan dijelaskan di postingan lainnya) atau sistem terdistribusi lainnya, aplikasi-aplikasi yang ditawarkan pada SaaS biasanya web-native yang artinya diakses melalui web browser. Aplikasi tersebut juga harus multitenant yaitu memperbolehkan banyak user mengakses sekaligus.

Sejauh ini SaaS terlihat bagus? Yah, itu tergantung dari kebutuhan kita. Sekali lagi saya tegaskan bahwa SaaS hanya cocok untuk aplikasi yang simpel! Jika sebuah perusahaan membutuhkan sebuah proses komputasi yang spesifik, mungkin perusahaan tersebut tidak akan menemukan apa yang mereka cari di SaaS. Lalu terdapat ‘ketergantungan’ terhadap provider tertentu. Jika kita ingin memindahkan data-data kita dari satu provider ke provider lainnya, ada dua kemungkinan. Pertama, tidak bisa (terjadi jika kedua provider tidak menjalin kerjasama) atau membutuhkan biaya mahal (jika kedua provider bekerjasama – tentu saja mereka, kan, ingin untung!)

Musuh utama dari SaaS adalah aplikasi-aplikasi open source. Tentu saja, alasan orang menggunakan SaaS salah satunya adalah karena biaya supporting dan updating aplikasi tersebut ditanggung oleh provider. Jika ada yang open source, maka mereka akan menginstalasi aplikasi tersebut di mesin lokal dan berarti tidak membutuhkan SaaS.

Referensi





http://www.interoute.com/what-saas