Soft Skill: Flexibility

Soft skill secara umum diartikan sebagai sikap dan kebiasaan Anda dalam berinteraksi dengan orang lain. Soft skills tidak terlihat kasat mata bila dibandingkan dengan kemampuan teknis, dan untuk memperolehnya Anda tidak serta merta harus mengikuti sebuah kelas pelatihan. Anda dapat memperoleh soft skill melalui pengalaman disekolah, pengalaman hidup dan masa lalu, atau pengalaman dalam dunia kerja yang tengah dilakoni.
Dalam suatu pekerjaan, tidak hanya hard skill yang utama, namun soft skill juga sudah menjadi sebuah keharusan. Semakin handal Anda dalam mengolah soft skills maka semakin tinggi pula potensi Anda dalam berkarir.
Salah satu contoh soft skill yang penting adalah fleksibilitas atau kemampuan beradaptasi dan bekerja dengan efektif dalam situasi yang berbeda dengan berbagai individu atau kelompok. Fleksibilitas membutuhkan kemampuan memahami dan menghargai pandangan yang berbeda dan bertentangan mengenai suatu isu, menyesuaikan pendekatannya karena suatu perubahan situasi, dan dapat menerima dengan mudah perubahan dalam organisasinya.
Suatu perusahaan akan terasa kaku bila karyawan dan orang-orang di dalamnya hanya berpatokan pada program-program yang sudah terbentuk dari dulu. Untuk itu keterampilan fleksibilitas ini dibutuhkan guna memberi inovasi dan warna baru dalam perusahaan agar tidak terlihat monoton dan terpaku pada satu hal. Karena seseorang yang memiliki kemampuan fleksibilitas selalu bisa menyesuaikan peraturan atau prosedur normal pada situasi spesifik untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dan mencapai tujuan organisasi. Mereka pun mampu menyesuaikan strategi sendiri dengan membuat perubahan sementara pada perusahaan sendiri atau pelanggan untuk memenuhi kebutuhan pada situasi tertentu.
Seseorang yang memiliki keterampilan ini mampu melihat validitas dari pendapat orang lain, juga mampu bertindak cepat dan tanggap. Mereka bisa mengerjakan tugas koleganya yang memang perlu untuk dibantu dalam situasi yang krisis namun dengan tetap mengutamakan tanggung jawabnya sendiri. Selain itu, mereka bisa diandalkan dalam membuat posisi khusus didalam organisasi untuk mengakomodasi strategi perusahaan.
Salah satu tokoh yang memiliki keterampilan fleksibilitas ini adalah Mark Weinstein yang dikenal sebagai trader yang berpresentasi tinggi. Beliau mempunyai sistem trading yang sistematis dan fleksibel sehingga mudah beradaptasi dengan perubahan pasar yang terus terjadi. Mark selalu menunggu kondisi ideal untuk menampilkan diri sebelum memasuki sinyal perdagangan dan memahami betul waktu yang tepat untuk masuk dan keluar pasar.

1 Like