Siapa pelawak pertama di Indonesia?


(Nonny Windarti) #1

download

Pelawak adalah orang yang dapat membuat tertawa seseorang. Pelawak atau komedian adalah orang yang menghibur penonton, terutama dalam membuat mereka tertawa, dengan cara melawak, yaitu suatu usaha untuk membuat orang lain tertawa, atau sekadar membuat orang lain gembira. Caranya bermacam-macam, tergantung si pelawak dan biasanya disesuaikan dengan kondisi orang yang akan dibuat tertawa. Cara yang paling umum adalah dengan mengucapkan lelucon, dengan subjek lelucon orang lain, atau diri sendiri. Cara lainnya adalah dengan tingkah laku yang dibuat-buat hingga dapat terlihat lucu dan pentas ditertawakan di hadapan orang lain.

Di Indonesia bentuk lawak yang paling terkenal adalah grup lawak, yang merupakan gabungan beberapa pelawak dan mementaskan suatu cerita. Masing-masing memerankan satu karakter dan kelucuan yang terjadi berasal dari interaksi antar karakter-karakter ini. Beberapa contoh grup lawak seperti ini adalah Srimulat, Warkop DKI, dan Patrio.

Di Amerika Serikat yang lebih terkenal adalah lawakan tunggal atau standup comedy, seorang pelawak berdiri di depan penonton dan mengucapkan monolog mengenai sesuatu. Jenis lawakan seperti ini lebih bergantung pada cara penyampaian dan isi cerita. Contoh-contoh pelawak tunggal adalah Chris Rock, Eddie Murphy, Robin Williams, Jim Carrey, Jerry Seinfeld, Jeff Foxworthy, dan Eddie Izzard.

Selain itu juga terdapat beberapa kelompok lawak dari Inggris dan Amerika seperti Monty Python dan Marx Brothers.


(Hikma Zakia) #2

Bagito yang sangat jaya di era 90an. Bagito – konon adalah singkatan Bagi Roto (Bagi Rata) – digawangi oleh kakak beradik Miing (Dedi Gumelar) dan Didin (Didin Pinasti) serta kawan mereka Unang. Kepopuleran mereka dimulai dari beberapa kali acara panggung dan siaran rutin BasoSK (Bagito Show Senyum & Ketawa) di radio humor Suara Kejayaan (yang juga membesarkan nama Patrio, Ulfa Dwiyanti, Alm.Taufik Savalas dan Komeng). Nama Bagito menjadi semakin melejit ketika stasiun TV RCTI menayangkan acara komedi setengah jam Bagito Show. RCTI pulalah yang menjadikan mereka grup lawak paling mahal seindonesia melalui perpanjangan kontrak dengan bayaran konon mencapai 1 milyar rupiah, harga ini bisa dimaklumi karena acara Bagito Show memperoleh rating cukup tinggi dan bertahan cukup lama di layar kaca.
Bagito bisa dibilang sebagai suksesor Warkop DKI di ranah komedi, Miing yang menjadi founder Bagito pernah tergabung sebagai tim kreatif Warkop, baik itu sebagai figuran di acara radio, rekaman kaset ataupun film-film Warkop DKI. Pembagian peran dalam Bagito Group biasanya stereotype, Miing sebagai orang kampung yang ngotot, Didin sebagai anak orang kaya yang bertugas menjadi pemberi umpan lawakan dan Unang yang multitalenta sebagai tokoh kekanak-kanakan.