Sejarah Pengujian Konstitusional

image
Reformasi konstitusi (1999-2002)
Hasilnya: Meletakan fondasi baru ttg sistem ketatanegaraan secara substansif, Tegaknya demokrasi konstitusional secara modern, Mengadopsi norma pengujian undang-undang terhadap UUD, Terbentuknya lembaga baru (Lembaga Yudisial/MK).

  • Sudah banyak diterapkan diberbagai negara
  • Bukan merupakan hal yang baru
  • Secara hitoris gagasan pengujian konstitusional di ambil dari pengalaman konstitusionalisme Amirika Serikat
  • Berawal dari kasus Marbury versus Madison di MA pada Tahun 1803.
  • John Marshaii (sebagai Ketua MA) yg melahirkan kewenangan MA untuk melakukan pengujian UU terhadap UUD
  • Konstitusi Amerika Serikat sebenarnya samasekali tidak memberi kewenangan pada MA, untuk melakukan judicial review tetapi setelah ada putusan MA dalam kasus Marbury versus MA telah menambah kewenangan sendiri.
  • Dalam kasusu ini Amerika Serikat telah melakukan terobosan hukum baru yang melahirkan doktrin judicial review.
  • Meskipun putusan tersebut menimbulkan pro dan kontrak
  • Yang akhirnya putusan tersebut diakui sebagai a landmark decision yang mempengarui praktek konstitusionalisme.
  • Disebut juga sebagai The America Model.

Hans Kalsen

  • Guru besar hukum terkemuka dari Universitas Wina
  • Pengujian konstitusional sebaiknya dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi (Verfassungsgerichthoft, Constitutional Cour) yang merupakan lembaga yudisial terpisah dari MA (dikemukakan pada reformasi konstitusi Austria pada tahun 1919-1920, yg kemudian diadopsi menjadi konstitusi Austria tahun 1920.
  • Mahkamah Konstitusi Austria merupakan Mahkamah Konstitusi pertama di dunia yang secara eksklusif memiliki kewenangan menguji konstitusionalitas undang-undang, yang sering disebut The Kelsenian Model.

sumber: FH UPNVJ