Secara tidak sadar 8 hal ini membuat uang Anda cepat habis


(Gatot Anwar Nasution) #1

Terkadang kita tidak menyadari banyak faktor yang membuat uang habis begitu saja tanda disadari, saya akan membahas topik yang saya kutip dari laman life.idntimes.com.

Sumber: life.idntimes.com

Uang parkir diam-diam juga bikin dompet kering. Belum lagi jika Anda sering keluar rumah.

Meski nominalnya tidak terlalu banyak, apalagi untuk pengendara motor. Tetapi jika berulang kali dalam sehari pastinya sedikit memberatkan juga. Contohnya saja pergi ke ATM atau beli jajan di Minimarket, seribu, dua ribu rupiah tersebut jika dikumpulkan makan akan lumayan banyak jika Anda menyadarinya.

Uang recehan yang terkadang tidak termasuk hitungan. Padahal jika terkumpul, nominalnya lumayan.

Membawa uang recehan/koin sedikit menyulitkan, selain sedikit berat juga berisik membawanya, tetapi sesungghnya jika dikumpulkan dan dihitung maka nominalnya lumayan besar dan bisa menjadi alternatif jika Anda kehabisan uang pada akhir bulan :laughing:.

Uang habis untuk membeli titipan jajan teman-teman yang sayangnya mashi dihutang.

Sedikit-sedikit, lama-lama kerasa juga. Setelah dibeli, yang nitip pura-pura lupa. Mau nagih, kok jumlahnya gak seberapa? Nanti dibilang pelit. Tapi gak ditagih, kok jadi kebiasaan? dan akhirnya hutang tersebut tidak dibayar sampai lebaran tahun depan. “Just Kidding” :joy: tetapi hal ini jika menjadi kebiasaan maka akan lumayan menguras isi dompet.

Beli jajanan atau camilan untuk membunuh waktu.

Menunggu teman datang, beli camilan. Antrian dokter masih panjang, kayaknya enak nih ngemil cireng di depan. Hayo, ngaku deh siapa yang sering jajan-jajan cantik untuk membunuh waktu? Selain pemborosan tanpa disadari, makan jajanan-jajanan seperti ini juga gak ada untungnya. Dompet makin tipis, eh perutnya makin tebal. :sweat_smile: Lebih baik bawalah bekal buah potong di tasmu atau sibukkan diri dengan membaca.

Beli paket data berkali-kali, karena memang Anda tidak bisa hidup tanpa internet.

Punya dua handphone, dua-duanya teregistrasi internet. Belum lagi di rumah, langganan internet kabel berbayar. Ketika koneksi super lancar, browsing tidak kenal waktu dan kuota habis sebelum waktunya. hati-hati, pengeluaran ini bisa memakan jumlah biaya besar yang gak kita sadari lho.

Beli makanan dalam jumlah besar dan tidak dihabiskan.

Terkadang saat belanja di awal bulan, kita tergoda untuk membeli aneka makanan untuk persediaan selama sebulan. Tapi, seringkali makanan-makanan ini tidak dikonsumsi sampai habis, bahkan gak termakan sama sekali. Ketika sadar … yah, sudah busuk dan rusak. Uang terbuang percuma. Lebih baik belanja dalam jumlah sedikit, tapi rutin agar efisien.

Rutin membayar member gym tapi jarang digunakan.

Beberapa orang punya anggapan, “Supaya rajin ngegym, harus daftar member biar semangatnya terpacu.” Tapi sayangnya, seringkali kesibukan dan rasa malas menenggelamkan resolusi kita untuk mempunyai tubuh yang lebih bugar. Akibatnya member gym terbengkalai begitu saja sementara iuran bulanan tetap harus dibayar. Sayang sekali…

Membeli barang karena “lucu!”.

Gak bisa dipungkiri, ketika masuk toko aksesoris, rasanya hati ini begitu tergoda untuk meraih jepit rambut kecil, kaca yang desainnya lucu-lucu atau … “Eh, ya ampun itu kayaknya aku butuh deh”. But, stop it!

Meski harganya cuma 5.000 rupiah sampai 10.000 rupiah, kalau ujung-ujungnya tidak terpakai dan hanya menambah tumpukan barang-barang tak berguna di kamar kita, sebaiknya kendalikan dirimu.

Ada yang bilang, “Mencari uang itu susahnya minta ampun, tetapi memboroskannya gampang banget”.

Semoga topik ringan ini dapat membantu menyadarkan kita agar lebih panda mengelola keuangan denga bijak.