Sebutkan macam-macam alat musik Gitar ?

Cara-memainkan-alat-musik-gitar
Alat musik gitar adalah sebuah jenis alat musik yang cara dimainkannya dengan cara dipetik, umumumnya menggunakan jari-jari maupun menggunakan alat plektrum (pik). Alat musik gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan mempunyai bagian leher yang sangat padat sebagai tempat untuk senar yang pada umumnya berjumlah dari enam senar di dempetkan.

2 Likes

berikut macam-macam dari gitar:

  1. gitar Klasik
  2. gitar Akustik
  3. gitar Elektrik
  1. Gitar akustik, dengan bagian badannya yang berlubang (hollow body), telah digunakan selama ribuan tahun. Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern: gitar akustik senar-nilon (klasik), gitar akustik senar-baja, dan gitar archtop. Gitar klasik umumnya dimainkan sebagai instrumen solo menggunakan teknik fingerpicking komprehensif. (Faisal dan Al Kautsar, 2016)

  2. Gitar elektrik, diperkenalkan pada tahun 1930an, bergantung pada penguat yang secara elektronik mampu memanipulasi bunyi gitar. Pada permulaan penggunaannya, gitar elektrik menggunakan badan berlubang (hollow body), namun kemudian penggunaan badan padat (solid body) dirasa lebih sesuai. Gitar elektrik terkenal luas sebagai instrumen utama pada berbagai genre musik seperti blues, country, reggae, jazz, metal, rock, dan berbagai bentuk musik pop. (Faisal dan Al Kautsar, 2016)

Jenis-jenis Gitar

  1. Gitar akustik
    image
    Gitar akustik adalah gitar yang suaranya dihasilkan dari getaran dawai gitar yang dirambatkan melalui bridge atau jembatan ke dalam rongga gitar. Bridge merupakan tempat dimana dawai diikat. Lalu, suara yang berada di dalam rongga gitar akan beresonansi terhadap kayu badan gitar.

    Jenis dan kualitas kayu serta jenis senar yang digunakan akan memengaruhi suara yang dihasilkan oleh gitar akustik. Sebagai contoh, suara gitar yang semua bagiannya terbuat dari kayu berkualitas akan menghasilkan suara yang lebih keras dan bulat dibanding gitar yang hanya bagian tertentunya terbuat kayu.

    Gitar akustik juga masih dibagi menjadi dua berdasarkan jenis dawainya. Pertama, gitar akustik yang dawainya berasal dari nilon. Kedua, gitar akustik yang dawainya berasal dari stainless atau besi yang biasanya disebut dengan gitar string. Suara yang dihasilkan dari dawai nilon lebih nyaring daripada dawai stainless. Perbedaan lain yang sangat mencolok dari kedua gitar akustik adalah pada gitar yang berdawai nilon memiliki tubuh gitar yang lebih besar dan leher (neck) berukuran lebih lebar sementara pada gitar berdawai string memiliki tubuh dan leher gitar yang lebih tipis.

  2. Gitar elektrik
    Gitar elektrik atau gitar listrik merupakan gitar yang suaranya berasal dari getaran dawai yang ditangkap oleh pick-up lalu pick-up mengubah getaran dari dawai menjadi arus listrik dan dikeluarkan melalui amplifier untuk mengeluarkan suaranya. Pada umumnya gitar listrik tidak mempunyai rongga. Fungsi rongga yaitu untuk meresonansi sementara pada gitar listrik fungsi rongga gitar digantikan oleh pickup. Akan tetapi, ada juga gitar listrik yang memiliki rongga pada bagian tubuh gitar. Setiap jenis gitar baik yang tidak memiliki rongga pada tubuh gitar ataupun yang memiliki rongga tentunya sangat berpengaruh pada warna suara.

    Berdasarkan bentuknya, gitar elektrik dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

    • Gitar solid merupakan jenis gitar elektrik yang sering kita jumpai. Seluruh tubuh gitar ini tidak terbuat dari kayu dan tidak memiliki rongga. Giat ini memiliki suara yang sangat lemah jika tidak menggunakan amplifier.
      image
    • Gitar hollow merupakan jenis gitar yang memiliki tabung atau rongga pada badan gitar namun gitar ini juga dilengkapi denga pick-up seperti pada gitar solid.
    • Gitar semi-hollow merupakan jenis gitar yang mirip dengan kedua jenis gitar yang sudah dijelaskan di atas. Gitar ini memiliki rongga namun pada bagian tenagh gitar merupakan kayu utuh tempat dimana pick-up berada.
Referensi

Al kautsar, A F. 2016. Mahir Bermain Gitar. Yogyakarta : Genesis Learning.