Seberapa pentingkah Followers di Instagram?

image

Media sosial sekarang ini menjadi kebutuhan pokok semua orang, karena semakin berkembangnya teknologi maka semakin banyak hal-hal baru yang ditemukan. Salah satu sosial media yang banyak digunakan yaitu Instagram. Instagram sendiri memiliki banyak fitur yang dapat digunakan oleh kita semuanya seperti membagikan foto, video, instastory, dan live streaming. Ketika kita menggunakan fitur tersebut, tentunya kehadiran orang-orang yang melihat bahkan menyukai konten kita sangatlah berharga. Selain mereka melihat dan menyukai konten kita, mereka juga bisa mengikuti account kita yang istilahnya disebut sebagai Followers.

Jumlah followers untuk sebagian orang sangat berarti, karena terkadang kita juga memiliki perasaan yang senang ketika banyak orang yang melihat, menyukai dan mengikuti account instagram kita. Bahkan, sebagian orang sampai membeli followers loh sehingga banyak yang membuka jasa jual followers yang katanya merupakan followers aktif. Hal tersebut merupakan pilihan masing-masing apakah mau membeli atau secara alami saja orang-orang mengikuti kita karena alasan konten kita.

Nah menurut Youdics, apakah benar followers di Instagram itu penting? sampai orang-orang membeli followers? kira-kira tujuannya buat apa sih?

1 Like

Saya sendiri melihatnya tergantung pada masing-masing orang itu sendiri. Tujuan dia mengejar followers itu untuk apa? Keperluan bisnis kah? Atau hanya untuk pamer followers?

Jika dalam dunia bisnis seharusnya memang banyak followers nya yaitu untuk meningkatkan marketingnya juga. Atau misal seseorang yang ingin serius dalam dunia blogging atau social media mau tidak mau jumlah follower mempunyai arti sendiri. Artinya jumlah itu memang harus dikejar. Agar apa yang mereka kerjakan itu dapat dilihat oleh lebih banyak orang.

Tetapi jika sebagian orang seperti saya yang Instagram hanya digunakan untuk keperluan hiburan atau untuk wadah bersosialisasi dan tempat mencari informasi. Jadi follower itu tidak harus banyak, jika banyak followers pun itu hanya bonus. Saya lebih menghargai siapa yang memfollow kita dibandingkan banyaknya followers. Karena tidak semua followers apalagi followers palsu yang dibeli ini dapat menikmati atau melihat konten-konten yang kita buat di Instagram.

Referensi

https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/nunungsuryani/5a3e54e516835f6e3c6c25f2/pentingkah-jumlah-followers

Menurut saya, penting tidaknya followers pada instagram tergantung dari masing-masing orang itu sendiri. Karena tiap orang memiliki tujuan dan maksud tersendiri dalam menggunakan sosial media seperti instagram. Seperti tujuan kita ingin menyebarkan informasi penting atau menjadi influencer bahkan untuk bisnis. Followers memegang peran penting karena semakin mereka tertarik dengan apa isi konten kita maka akan semakin banyak mereka share konten kita tersebut. Dan semakin menambah pula followers kita.

Media sosial saat ini memegang peranan penting pada kelangsungan bisnis atau usaha yang dijalankan. Media sosial dapat membantu memudahkan kita untuk meraih lebih banyak pelanggan. Setiap jenis media sosial pun memiliki fungsi yang berbeda, tergantung dari kebutuhan dan tujuan yang hendak dituju terkait dengan bisnis masing-masing. Namun satu hal yang pasti adalah media sosial membantu kita mengumpulkan followers sebagai sarana pemasaran produk bisnis. Followers sangatlah berguna bagi kelangsungan bisnis. Semakin banyak followers tentunya akan semakin beragam karakter orang-orang yang mengikuti akun kita tersebut. Itu menjadi modal penting untuk mendapatkan insight original dari pengikut kita yang berkaitan dengan produk. Apakah pengikut kita menyukai produk tersebut? Apakah kita perlu melakukan perubahan pada produk tersebut, dan lain sebagainya. Semakin banyak followers di media sosial tentu saja akan membuat jaringan pemasaran semakin luas. Itu artinya kemampuan untuk menjangkau calon konsumen juga lebih besar lagi. Ini akan sangat membantu kegiatan pemasaran dan promo-promo yang diberikan.
Selain itu, orang-orang membeli follower adalah untuk tampil lebih eksis karena beberapa orang saat ini memang masih menganggap jumlah followers Instagram sebagai patokan kesuksesan seorang selebgram dan tidak bisa dipungkiri, membeli followers Instagram dalam jumlah banyak memang bisa memancing orang-orang untuk ikut melakukan follow. Malu dengan follower yang sedikit juga menjadi alasan mengapa beberapa orang membeli follower, dan yang terakhir alasan orang membeli follower adalah karena banyak dari pengguna Instagram merasa tertarik dengan penawaran yang sering mereka lihat. Harga dari follower yang dijual bervariasi, mulai dari yang paling murah hingga yang paling mahal. Semakin banyak jumlah follower yang ditawarkan tentu harganya juga akan semakin tinggi.

Penting tidaknya jumlah followers tergantung dari keperluan akun Instagram itu sendiri. Saya sependapat teman-teman di atas, kalau akun ditujukan sekaligus untuk berbisnis, maka jumlah followers yang banyak tentu akan memberikan keuntungan yang lebih besar. Selain untuk bisnis, akun-akun yang ditujukan untuk mengedukasi juga akan lebih efektif jika followers nya banyak dan jangkauannya luas.

Jika akun hanya untung senang-senang saja, saya rasa jumlah followers bukanlah hal yang krusial. Saya bahkan tidak peduli dengan jumlah followers saya yang hanya sedikit. Saya lebih menekankan pada apa saya yang saya ikuti dibanding siapa saja yang mengikuti akun saya.

Kepentingan followers instagram di setiap akun berbeda-beda, tergantung kebutuhan dan tujuan yang ingin dilakukan oleh pemilik akun tersebut. Seperti contoh untuk bisnis, followers untuk akun bisnis sangat penting karena semakin banyak jumlah followers semakin banyak juga keuntungan yang di dapat. Selain itu, menurut ku penting tidaknya followers di Instagram tergantung kepada pemilik akun tersebut (di luar akun bisnis), dan kalo aku sendiri followers di instagram itu lumayan penting karena ketika memiliki banyak followers di instagram memberikan kesan senang bagi diri sendiri, bisa mendapatkan dan berkenalan dengan teman baru. Tapi akan jadi salah jika ingin mempunyai banyak followers instagram dengan cara membeli, karena dapat memberikan efek yang kurang bagus untuk akun dan diri sendiri.

Penting banget kalau akun tersebut dipakai untuk membranding sebuah produk atau jasa.

Banyaknya followers di akun Instagram menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat terhadap suatu brand . Apakah brand tersebut terpercaya dan mendapat banyak respon positif (likes & followers) ataukah tidak. Itulah pentingnya memiliki banyak followers Instagram untuk branding produk dan jasa.

Media sosial Instagram kian berkembang dengan hadirnya banyak pelapak online yang menawarkan barang dagangannya karena Instagram kini telah menjadi pangsa pasar yang sangat menguntungkan bagi pedagang online . Beberapa pedagang online mulai menyadari bahwa Instagram telah menjadi pasar potensial untuk ladang bisnis serta menaikkan brand mereka. Ditambah lagi ada berbagai manfaat jika memiliki banyak followers di Instagram untuk brand /usaha online mereka.

Branding produk/jasa

Setuju dengan pendapat teman-teman diatas, penting atau tidaknya followers itu tergantung pada kebutuhan pemilik akunnya masing-masing. Jika akun tersebut merupakan akun bisnis dan akun untuk mengedukasi atau mungkin kamu seorang influencer menurutku followers itu cukup penting karena itu juga dapat menjadi salah satu bukti insight yang didapatkan dari kegiatan promosi yang dilakukan. Tentunya hal tersebut akan membawa keuntungan bagi pelaku bisnis atau pemilik akun.

Tapi jika itu akun pribadi menurutku followers tidak terlalu penting. Jaman sekarang juga banyak yang menyediakan jasa jual beli followers yang malah menurutku itu kegiatan yang kurang tepat. Kalau akun pribadi sebaiknya digunakan untuk keperluan pribadi saja jadi benar benar kerabat, keluarga, atau teman kantor. Kalau aku jika ada orang yang tidak dikenal tiba-tiba mem-follow sih lebih pilih remove aja karena jujur itu menurutku agak berbahaya dan mungkin bisa merugikan juga. Ngga tau kan kalo tibatiba ada data pribadi yang disalahgunakan

Penting gak penting sih, tergantung kebutuhannya benar dan setuju dengan pendapat teman-teman diatas. Penting jika akun tersebut untuk bisnis, mem-branding diri karena dia seorang influencer dan kebutuhan tertentu lainnya. Ada hal menarik dari pernyataan ini:

Menurutku mengapa banyak yang “membeli” followers itu contohnya pada akun bisnis, ya mereka berpikir bahwa kalau terlihat followers banyak akan lebih menarik perhatian, coba aja kalau ingin membeli suatu barang pada online shop dengan akun yang followers nya 1200 sama yang followers nya 11.000 pasti mindset kita akan beli di toko yang 11.000 followers walaupun kenyataannya itu adalah followers beli. Nah kalau kasus nya seperti ini saya sih lebih prefer ke lihat jumlah interaksinya, percuma akun fdengan followers banyak tapi istilahnya ghaib. Menurutku ini juga berlaku untuk akun pribadi ya, jika memang akun pribadi itu untuk sekaligus branding dirinya, tingkatkan kualitas diri sehingga akan menarik perhatian audience dengan sendirinya.

Semakin banyak followers tentunya akan semakin beragam karakter orang-orang yang mengikuti akun Anda. Itu menjadi modal penting untuk mendapatkan insight original dari pengikut Anda berkaitan dengan produk Anda. Apakah pengikut Anda menyukai produk tersebut? Apakah Anda perlu melakukan perubahan pada produk atau pelayanan Anda? Semua itu bisa Anda dapatkan jawabannya melalui followers Anda di media sosial

Engagement Dengan Konsumen

Tingkatkan terus engagement dengan konsumen agar para konsumen Anda semakin loyal dengan produk Anda. Anda bisa melakukan interaksi melakui komentar di media sosial, atau jajak pendapat, dan sebagainya.

Banyak faktor yang membuat sebagian orang merasa bahwa banyaknya followers Instagram itu penting menurutku :

  1. Karena ingin dikenal banyak orang dengan update foto-foto tertentu yang membangun personal branding mereka. menjadi terkenal sangat banyak memiliki keuntungan salah satunya mendapatkan tawaran pekerjaan seperti endorse.
  2. karena ingin mempromosikan barang dagangan. dengan banyaknya followers, orang-orang akan percaya bahwa produk dari akun ini benar ada, kualitasnya baik, ataupun alasan lainnya.
  3. Karena ingin mendapatkan perhatian dari netizen. dengan perhatian yang banyak, maka panggung entertaiment terbuka untuknya. seperti ditawari mengisi suatu acara tv,podcast ataupun yang lainnya.

untuk ku followers tidak terlalu penting karena aku bukan konten kreator yang memerlukan perhatian banyak. aku lebih memilih follow orang yang aku kenal dan juga akun-akun edukasi. bahkan hingga sekarang followersku belum mencapai 1000 setelah menggunakannya selama 5 tahun. instagram bagiku hanya sebuah media yang memberikan informasi terkait hal-hal yang ingin disebarluaskan dan juga salah satu media untuk menghubungkan kita dengan teman-teman ataupun akun-akun yang sekiranya diminati.

Aku sangat sependapat dengan statement teman-teman diatas yang menjelaskan bahwa banyaknya followers itu tergantung dengan kebutuhan masing-masing orang. Jika kita memiliki sebuah bisnis, dan Instagram merupakan wadah kita untuk memasarkan produk yang kita jual, tentunya memiliki banyak followers merupakan hal terpenting guna meningkatkan penjualan dan agar produk kita lebih dikenal banyak orang.

Tapi jika aku pribadi, mempunyai jumlah followers yang banyak apalagi jika orang-orang yang follow bukanlah orang yang kita kenal akan ada perasaan risih. Terlebih jika kita aktif menggunakan instagram ini, sering memposting banyak kegiatan kita dan dapat dilihat oleh siapapun hal ini berasa sedang diintip oleh stranger hehe. Apalagi sekarang banyak akun fake yang dibuat oleh beberapa oknum untuk sekedar kepo dengan apa yang sedang kita lakukan. Jadi, aku sendiri adalah orang yang cukup selektif perihal followers di akun media sosialku :relaxed:

Penting kalau memang punya tujuan untuk menjadi “besar” di media sosial, salah satunya Instagram. “Besar” di sini tidak melulu soal uang, walaupun mungkin mayoritas memang soal uang. Ada orang yang begitu kreatif sehingga ingin karyanya dikenal publik, jadi orang ini rela merombak akun media sosialnya sedemikian rupa agar dilirik. Ada juga mungkin yang ingin jadi model tapi tidak tahu harus mulai dari mana, maka salah satu jalannya adalah mengunggah foto dan video di Instagram sekeren mungkin dan membangun self brand kalau dirinya adalah model. Nah, hal-hal semacam ini memang membutuhkan audiens, dan audiens datang dari followers. Jadi, menginginkan followers banyak tidak selalu berarti negatif, seperti ingin tenar saja dan sejenisnya. Kalau memang perlu dan tujuannya penting, punya followers banyak memang ada manfaatnya.

Penting atau tidaknya followers tergantung kebutuhan setiap penggunanya. Bagi pengguna yang memanfaatkan instagram untuk berbisnis, followers merupakan hal penting untuk meningkatkan engagement bisnisnya. Followers juga dapat menjadi tolok ukur seberapa trusted sebuah online shop. Biasanya, konsumen akan lebih memilih produk yang tokonya memiliki followers yang banyak. Apalagi jika telah direview oleh banyak publik figur, tingkat kepercayaannya akan meningkat.

Bagi saya pribadi, saya justru lebih nyaman dengan akun kosongan (akun yang hanya memfollow akun besar dan tanpa followers) karena hal tersebut membuat saya lebih bebas untuk memposting sesuatu tanpa merasa takut dijudge orang lain.

Seperti jawaban teman-teman kebanyakan, semua bergantung dengan tujuan dari pembuatan instagram itu sendiri. Apabila untuk bisnis, membangun engagement, dll.

Tetapi apabila untuk pribadi, sepertinya follower bukanlah hal yang penting. Setidaknya untuk saya, angka followers bukan hal yang penting2 amat buat saya. Saya follow orang-orang yang menurut saya memang penting saja untuk difollow, kalaupun mereka tidak memfollow saya balik saya tidak begitu peduli juga.

Menurut aku untuk saling banyaknya followers ngga berpengaruh, tapi malah menyaring beberapa akun yang sekiranya aku ngga kenal. Dulu aku Private Account karena aku merasa sepenting itu data aku untuk dipublikasikan dan hanya dilihat oleh teman dekat atau teman pada beberapa tempat, intinya hanya yan aku kenal. Sekarang aku Public Account karena alasan data pribadi yang diberi akses untuk dilihat para recruiter, karena sejauh ini yang aku ikuti itu membutuhkan followers aku, storygram dengan tag akun mereka dan interaksi aku dengan media Instagram itu sendiri.

Aku tidak mengurangkan rasa privacy diri aku terhadap media yang aku punya, dan akhirnya aku hanya mempublikasikan foto atau video yang layak untuk dipublikasikan atau bukan sebuah aib. Perbandingan aku dengan objek/pemandangan itu sama, jadi fokusnya kepada keindahan sebuah foto.

Untuk seru-seruan, Whatsapp masih menjadi tempat publikasi aib dan bahan candaan terbaik.

Kalau menurut saya, followers di Instagram sebenarnya tidak terlalu penting jika akunnya bersifat pribadi atau untuk keperluan mencari hiburan saja. Bagi orang-orang awan seperti saya, followers di instagram hanyalah kumpulan angka saja dan tidak terlalu berarti. Namun, akan berbeda cerita jika akun instagram tersebut untuk keperluan bisnis karena jumlah followers menjadi sebuah angka yang perlu diperhitungkan mengingat kita ingin agar bisnis kita laris atau dikenal banyak orang. Tentu saja, salah satu indikatornya adalah followers di Instagram.

Di sisi lain, followers di instagram juga penting bagi mereka yang ingin menyalurkan minat atau kekreativitasan ke sosial media, seperti membuat video atau mengambil sebuah foto. Mereka tentu saja menganggap followers di Instagram sebagai indikator apakah karyanya banyak dilihat oleh orang atau tidak. Jadi, pentingnya followers di instagram tergantung dari kebutuhan si pembuat akun tersebut.