Seberapa penting kemampuan komunikasi dalam kepemimpinan?

leadership

(Kevin Gusti) #1

Sejak dahulu kala, cara berkomunikasi terus berkembang. Dari yang hanya dengan gerakan mimik, kemudian berkembang menggunakan gambar, menjadi sebuah kata sederhana, hingga menjadi kumpulan kata yang rumit, serta perkembangan teknologi yang bisa membantu kita berkomunikasi.

Kita sebagai manusia tentu tak lepas dari interaksi antar sesama. Tak salah jika kita adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan bantuan orang lain, besar maupun kecil hal tersebut. Para pendahulu kita yang pada zamannya hanya terbatas dengan kemampuan berkomunikasi yang tidak lebih mudah dari sekarang saja mampu untuk bertahan hidup.

Pengertian Komunikasi adalah sebuah proses dalam penyampaian informasi, emosi maupun gagasan melalui penggunaan simbol-simbol dalam berupa kata-kata, gambar, angka dll.

Jadi dapat disimpulkan bahwa Komunikasi adalah suatu proses penyampaian ide yang ada dalam pikiran kita kepada orang lain.

Komunikasi dan cara melakukannya dengan baik saat ini sangat menentukan strata kita di lingkungan yang membutuhkan informasi dengan baik dan jelas. Tak jarang banyak perusahaan maupun badan instansi kecil-menengah mencari-cari pekerja dengan tingkat keterampilan berkomunikasi yang baik dan mumpuni.

Keterampilan berkomunikasipun tak hanya lisan, akan tetapi juga melibatkan cara berkomunikasi secara tulisan.

Dalam berkomunikasi secara lisan membutuhkan keterampilan dalam melakukan presentasi, menghadapi pendengar, bahasa tubuh dan pemahaman mendengarkan pendapat. Hal-hal tersebut sangatlah penting untuk dikuasai karena kita tentu berhadapan dengan banyak orang yang berekspektasi mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya.

Tak dilupakan bahwa berkomunikasi secara tulisanpun sama pentingnya, apabila kita memang dalam posisi tidak berbicara. Contoh-contoh dari penggunaan kemampuan ini dapat diaplikasikan dalam komunikasi elektronik seperti SMS, email, diskusi grup bahkan chatting di media sosial.

Oleh karena itu, dalam perkembangan zaman yang sudah maju saat ini, informasi merupakan suatu unsur kritikal bagi semua orang. Tanpa kejelasan suatu informasi, bisa berdampak besar bagi mereka yang tidak bisa mencerna dengan baik.

Salah satu peran yang memiliki nilai tinggi dalam komunikasi adalah orang-orang yang berperan sebagai “Motivator”. Motivator adalah seseorang yang memiliki tingkat kepekaan dalam berkomunikasi yang meliputi perasaan, cara berpikir, gaya hidup, dan hal-hal yang mampu meningkatkan/menumbuhkan rasa semangat pada seseorang.

Tentu ada motivator yang memang sudah ahli sejak kecil, ada juga motivator yang memerlukan latihan dalam hal meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Psikolog juga merupakan salah satu yang berperan dalam keterampilan berkomunikasi, karena dia meliputi hal-hal yang sama seperti motivator, biasanya psikolog cenderung berkomunikasi dengan hal-hal yang cukup pribadi.

Masih banyak sekali peran-peran yang menjunjung tinggi kemampuan berkomunikasi. Tak jarang seperti pada pemilihan suatu kepala pemerintahan, cara mereka berkomunikasilah yang diperhatikan, sama halnya pada saat wawancara suatu penerimaan calon pegawai/pekerja.

Oleh karena itu, pendapat saya tentang keterampilan berkomunikasi adalah sangat penting. Karena kita tidak hanya menggunakan skill tersebut dalam area kerja saja, akan tetapi kita juga menggunakannya di lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Perlu disadari bahwa cara suatu keluarga berkomunikasi menentukan tingkat keharmonisan keluarga tersebut, apabila dari lingkup terkecil saja sudah tidak harmonis, bagaimana dengan lingkup yang lebih besar nanti.

Meningkatkan keterampilan berkomunikasi tentu tidak mudah, karena selain dengan latihan teori, kita juga perlu melakukan sesi praktikum agar lebih maksimal. Melatih keterampilan berkomunikasi juga berdampak pada kepercayaan diri pada saat dihadapkan dengan para audience.

Salah satu tokoh yang memiliki tingkat keterampilan berkomunikasi yang tinggi adalah Martin Luther King, Jr. Beliau merupakan seorang aktivis yang menjunjung tinggi tingkat keadilan dan kesetaraan manusia dalam kehidupan. Beliau pula lah yang memimpin suatu revolusi keadilan ras pada masanya di Amerika Serikat. Dengan kata-kata yang menggugah dan membuka pintu kesadaran masyarakat Amerika Serikat, beliau akhirnya mampu menciptakan suatu keadilan. Tak kalah dengan Nelson Mandela yang juga berjuang di negaranya Afrika Utara dalam memerangi rasisme.

Banyak sekali tokoh-tokoh yang mengguncang dunia, hanya dengan mereka berbicara maupun dengan sepucuk surat/tulisan yang bisa mengubah peradaban. Kita yang saat ini sudah lebih jauh berkembang tentu tidak ingin kalah dengan pencapaian para pendahulu kita. Marilah kita bersama-sama membangun dan melatih kemampuan kita dalam berkomunikasi untuk kemudahan kita dalam berbagi dan memberikan informasi.

Referensi :