Ryan Graves CEO uber dan SVP Global Operasi Uber

Tahun lahir : Lahir pada tahun 1983, di San Diego, California,Amerika

Kewarganegaraan : Amerika Serikat

Pendidikan

  • SMA di SMA Horizon
  • Kuliah di Miami University untuk mengejar gelar sarjana Ekonomi

Pekerjaan : CEO uber dan SVP Global Operasi Uber

Total kekayaan : US $ 1,5 miliar
Peringkat Berdasarkan Forbes

  • #12 Worth As of 12/19/16

Riwayat hidup

Ryan graves adalah seseorang yang berani,pekerja keras dan bertanggung jawab. Setelah lulus dari SMA Horizon,saat ingin melanjut ke jenjang perkuliahan dia mencari uang untuk mendaftar kuliah dengan bekerja sebagai surfer brilian dan fotografer. Setelah kuliah pun dia tetap lanjut bekerja untuk membantu orangtuanya membiayai kuliahnya,graves memang seorang yang mandiri. Setelah lulus dari Miami University graves menikah dan memiliki satu orang anak.

Riwayat Pekerjaan
-Ryan Graves memulai karirnya sejak mendapat gelar sarjana ekonomi pada tahun 2006 dia bekerja sebagai administrator database di pelayanan kesehatan General Electric sebelum bergabung dengan Uber. Dia juga bekerja di Foursquare sebagai magang dibayar pengembangan bisnis. Pada tahun 2010, Travis Kalanick, CEO Uber, mengumumkan di tweeter tentang persyaratan menjadi manajer produk kewirausahaan.

Lalu Ryan melihat pengumuman itu dan memenuhi seluruh persyaratan yang dibuat, setelah itu ia terpilih sebagai CEO Uber. Dia memberikan kontribusi besar sebagai CEO dari perusahaan ini sebelum Travis Kalanick menggantikannya pada akhir 2010. Ryan Graves adalah salah satu orang yang berperan penting dalam pertumbuhan dan keberhasilan perusahaan uber di daerah seperti Asia Tenggara dan Cina.

Fakta-fakta

  • Ryan graves dalam sehari bekerja sampai 15 jam

  • Dia adalah seorang hustler (Orang yang bertindakan secara agresif, semangat kerja meluap, tidak ragu dan takut untuk bertemu atau berkomunikasi dengan orang luar)

  • Dia sangat percaya pada keberuntungan

  • Dia tidak suka pesta dan membuang-buang waktu untuk hal yang tidak penting

Quotes

“Folks who are comfortable with uncertainty have the best grip on realit.y”

“Really excited to see what becomes possible through this effort.”

“We laugh at honor and are shocked to find traitors in our midst.”

“Luck has nothing to do with their potential success. At least that’s what they want to think.”

Referensi
-http://www.celebfamily.com/entrepreneur/ryan-graves-family.html
-http://www.businessinsider.co.id
-http://thehustle.co/ryan-graves-the-billion-dollar-tweet
-http://www.forbes.com/profile/ryan-graves/

Ryan Graves adalah salah satu orang terkaya di dunia dengan total kekayaan lebih dari USD 1,2 M. Ia juga pernah menjabat sebagai CEO Uber selama 10 bulan dari bulan Februari 2010 hingga Desember 2010. Sebelum akhirnya posisinya digantikan oleh Travis Kalanick. Setelah lulus dari SMA Horizon, saat ingin melanjut ke jenjang perkuliahan dia mencari uang untuk mendaftar kuliah dengan bekerja sebagai surfer brilian dan fotografer. Setelah kuliah pun dia tetap lanjut bekerja untuk membantu orangtuanya membiayai kuliahnya,graves memang seorang yang mandiri.

Ryan pernah bekerja di General Electric (GE) sebagai karir pertamanya. Namun, saat bekerja di GE, ia memiliki keinginan untuk membangun sesuatu untuk dirinya sendiri. Di GE, merupakan hal yang umum untuk tetap loyal pada perusahaan dan menerima Jam tangan emas di akhir karir Anda saat pensiun. Ryan tidak menginginkan hal itu. Dia ingin memulai dan mengembangkan sesuatu dari awal dan mencoba untuk memberikan perubahan di dunia. Saat masih bekerja di GE, SocialDreamium adalah project sampingannya. Project itu adalah social media tools (seperti TweetDeck) dan merupakan project yang singkat. Akan tetapi pengalaman tersebut membantu Ryan merasakan pengalaman membuat produk sebagai founder. Dengan co-founder-nya, saat itu ia menulis spesifikasi untuk produk dan kemudian berusaha menjualnya seperti pada umumnya yang Startup founders lakukan. Perusahaan itu tidak cukup sukses, tetapi, pengalaman tersebut membantunya mendapatkan pengalaman entrepreneur yang ia butuhkan sementara masih bekerja di GE.

Ryan benar – benar ingin keluar dari GE dan bekerja di sebuah startup. Usahanya pada startup berlanjut dengan Foursquare. Setelah beberapa kali gagal melamar pekerjaan di Foursquare, Ryan pergi dari pintu ke pintu, ke berbagai Bar dan Restoran berpura – pura sebagai pegawai Foursquare berhasil meyakinkan 30 customer termasuk investor untuk melakukan deals di Foursquare. Dia mengirimkan hasil kerjanya ke Foursquare dan kemudian bisa berkenalan dengan Dennis Crowley, yang kemudian membantunya mendapatkan kerja magang di Foursquare.

Kemudian Pada suatu hari Travis Kalanick mentweet untuk mencari seorang CEO dan Ryan membalasnya dengan mengirimnya email dan akhirnya Ryan diterima menjadi CEO di Uber. Ia menjabat hanya 10 bulan dan berakhir pada akhir 2010 yang kemudian posisinya sebagai CEO Uber digantikan oleh Travis Kalanick.

Hal yang menginspirasi saya dari seorang Ryan Graves adalah semangatnya yang pantang menyerah, bisa dilihat dari perjuangannya saat ingin bekerja di Foursquare ia sampa harus pergi dari pintu ke pintu untuk meyakinkan customer termasuk investor untuk melakukan deals di Foursquare. Ryan juga adalah pribadi yang mandiri, bisa dilihat dari saat ia lulus SMA dan ia ingin melanjutkan ke dunia perkuliahan, ia mencari kerja sendiri untuk membiayai kuliahnya dan tidak ingin membebani orang tuanya.

Quotes :

“Folks who are comfortable with uncertainty have the best grip on reality”
Orang-orang yang merasa nyaman dengan ketidakpastian memiliki cengkeraman terbaik atas kenyataan.

“Luck has nothing to do with their potential success. At least that’s what they want to think”
Keberuntungan tidak ada kaitannya dengan keberhasilan potensial mereka. Setidaknya itulah yang ingin mereka pikirkan

Sumber :

startupbisnis : https://startupbisnis.com/apa-yang-kita-pelajari-dari-ubers-secret-weapon-ryan-graves-sosok-hustler-dalam-raksasa-uber/
Wikipedia : https://en.wikipedia.org/wiki/Ryan_Graves
Dictio : Ryan Graves CEO uber dan SVP Global Operasi Uber

LATAR BELAKANG KELUARGA


Ryan Graves menikahi Molly seorang guru TK yang menyukai mode, dan kemudian mempunyai satu orang anak.

AWAL KEHIDUPAN


Ryan Graves dibesarkan di San Diego, California, tumbuh didekat pantai dengan latar belakang teknologi yang kurang. Ryan adalah peselancar yang rajin dan tumbuh berkompetisi untuk tim surfing SMA-nya di Horizon High School dan ia juga mempunyai hobi fotografi. Setelah itu, Ryan melanjutkan sekolahnya di Miami University, Oxford, Ohio untuk melanjutkan studinya di bidang Ekonomi. Ryan merupakan sosok yang mandiri karena ia mencari uang sendiri untuk membiayai kuliahnya.

KARIR


Awal karirnya, Ryan menjabat sebagai “administrator database” di General Electric Health Care sebelum bergabung dengan Uber. Ryan merasa bekerja disana merupakan hal yang biasa, ia ingin membuat sesuatu yang dapat bermanfaat bagi orang banyak dan mempunyai harapan tentang peluang apa yang akan diberikan pekerjaan itu. Mulai tahun 2008, halaman Tumblr-nya penuh dengan potongan pemikiran tentang krisis keuangan, modal ventura, media sosial dan bahkan perdagangan saham Google di bawah 400 per saham (harganya di atas 950 hari ini).

Dia mengikuti secara produktif seorang tokoh start-up besar seperti Fred Wilson dan Brad Feld. Dia “terpaku pada TechCrunch.” Sebelum Uber, Ryan mendaftarkan posisinya magang selama 3 bulan di FourSquare. Ryan membuat sebuah startup bernama SocialDreamium. Ryan berpengalam menjadi seorang founder pada startupnya ini. Tetapi, startupnya ini belum begitu sukses, tetapi hal tersebut cukup membuatnya memiliki pengalaman.

Awal bermula Ryan beragabung dengan Uber adalah suatu ketika Ryan membalas sebuah kicauan Travis di media sosial yang terlihat sedang mencari seorang CEO. Dengan begitulah, Ryan mengenal Travis dan Garrett dan bergabung meluncurkan layanan UberCab, yang kemudian berkembang menjadi Uber.

Ryan Graves adalah karyawan pertama yang dipekerjakan di Uber, layanan masyarakat yang sekarang dihargai oleh investor sebesar $ 68 miliar. Uber bersaing dengan layanan taksi di seluruh dunia. Ryan menjabat sebagai CEO dan General Manager Uber dari bulan Februari 2010 sampai Desember 2010 dan peran CEO-nya digantikan oleh salah satu pendiri Uber, Travis Kalanick. Setelah itu Ryan menjabat sebagai SVP Global Operations di Uber sampai 10 Agustus 2017.

KIAT SUKSES


  1. Optimis. Ryan percaya walaupun hal yang dilakukan merupakan hal yang baru dan mendapatkan tekanan dari luar tetapi ia tetap yakin hal tersebut dapat dilakukan.

  2. Butuh pengorbanan. Ryan seringkali mementingkan proyeknya dibanding kepentingannya sendiri, baginya jika kita menginginkan sesuatu kita harus berani berkorban. Dan ia percaya bahwa suatu saat pengorbanannya tersebut akan terbayarkan.

  3. Memiliki dukungan. Ryan memiliki ketekunan, semangat kerja, dan integritas yang patut untuk dicontoh.

QUOTES


" There is another lesson I’ve learned that we should have applied much earlier. We should have taken more time to reflect on our mistakes and make changes together. There always seemed to." - Ryan Graves

Bagi saya pribadi, sudah seharusnya kita menerapkan sesuatu pada tahap awal dan menyadari kesalahan-kesalahan yang kita perbuat, kemudian dari kesalahan tersebut kita dapat belajar untuk membuat suatu perubahan untuk kedepannya.

SUMBER


Ryan Graves merupakan milyader dunia yang pernah menjabat sebagai CEO perusahaan aplikasi terkenal dibidang transportasi online UBER

Ryan Graves merupakan lulusan sarjana ekonomi di Miami university, dia memiliki jiwa pemberani,bertanggung jawab dan pekerja keras, yang membuat dii bisa memulai hidup mandiri sejak lulus SMA dengan bekerja sebagai surfer brilian dan fotografer sampai dia berhasil membiayai kuliahnya sendiri dan meringankan beban orangtuanya hingga akhirnya dia lulus.

Setelah lulus dan mendapat gelar ekonomi, Ryan melanjutkan untuk bekerja di suatu perusahaaan pelayanan kesehatan General Electric, sebagai administrator database. Ryan tidak cukup puas bekerja di tempat itu Karena Ryan ingin bekerja untuk dirinya sendiri dan memiliki keinginan untuk keluar dan bekerja di sebuah startup
dia juga sangat berusaha supaya bisa bergabung dengan Foursquare meskipun dengan cara mencoba berulang kali untuk melmar dan meyakinkan customer dan investor, namun usahanya tidak sia-sia dan membuat Ryan bisa berhasil masuk dan magang di Foursquare

Setelah mendapat beberapa skil dan pengalaman bekerja yang luas, suatu hari Ryan mencoba untuk mendaftarkan diri sebagai CEO Uber yang kebetulan pada saat itu Travis Kalanick mencoba untuk mencari CEO, dengan memberikan beberapa syarat yang diumumkan di twitter, dan setelah Ryan mengetahui berita itu dia merasa tertantang dan mampu memenuhi semua syarat yang ditentukan dan akhirnya Ryan berhasil dan terpilih sebagai CEO UBER.

Hal yang menginspirasi saya adalah, tanggung jawab, usaha dan kemandirianya yang sudah ada sejak lulus SMA, Ryan sudah mau bekerja dengan tujuan membantu mengurangi beban orangtua, serta memiliki semangat dalam menggapai impian meskipun sempat sering mendapat penolakan, dan akhirnya sampai bisa sukses

Quote :

We should have taken more time to reflect on our mistakes and make changes together

Yang menjelaskan kalau kita seharusnya bisa mengambil seluruh kesalahan dan mengambil banyak waktu untuk merenungkan dan mempelajari kesalahan kita dengan tujuan menciptakan perubahan Bersama

Source :
• Businessinsider : http://www.businessinsider.sg/uber-ryan-graves-steps-down-joins-board-2017-8/?r=US&IR=T
• Dictio : Ryan Graves CEO uber dan SVP Global Operasi Uber

Ryan Graves merupakan penemu Uber yang adalah seorang hustler. Hustler adalah seseorang yang mampu bertindak agresif, memiliki semangat meluap, tidak ragu dan takut untuk bertemu atau berkomunikasi dengan orang luar

Perjuangan meraih kesuksesan
Ryan sadar bahwa dirinya tidak memiliki kepintaran atau kapasitas intelektual yang luar biasa, dia juga bukan seorang engineer dan bukan seorang mahasiswa cemerlang. Namun ia sadar bahwa untuk menjadi sukses ia harus berani untuk bersikap agresif untuk berkomunikasi dengan orang lain dan hal itulah yang ia lakukan.

Pada awalnya Ryan bekerja sebagai General Electric (GE). Namun ia memiliki keinginan untuk mengemvangkan sesuatu dari awal dan mencoba memberikan perubahan pada dunia. Selama bekerja ia juga memiliki project sampingan bernama SocialDreamium. Project itu memvantunya untuk membuat produk sebagai founder.

Ryan sangat menginginkan pekerjaan di Foursquare dan selalu gagal. Hal itu tidak mematahkan semangatnya, ia berpura-pura sebagai pegawai Forsquare dan akhirnya berhasil menyakinkan 30 customer termasuk investor untuk melakukan deals di Foursquare. Ryan mengirimkan hasil kerjanya dan berkenalan dengan Dennis Crowley yang membantunya mendapat kerja magang di Foursquare.

Suatu saat Ryan berhasil berkenalan dengan Travis Kalanick melalui twitter. Ia terbang ke New York dan akhirnya bergabung dengan Travis dan Garret untuk meluncurkan layanan bernama UberCab. Ryan berusaha untuk menjadi hustler dan mendapat posisi yang tepat untuk bertemu dengan orang sebanyak mungkin hingga akhirnya Uber sangat berhasil.

Quotes
"In some ways my focus going forward will not actually change very much – it remains all about people, and it’s clear to me the stability of our board of directors, the selection of our new CEO, and the empowerment of our management team is what is needed most."

Sumber: