Robert Pera - The Youngest Billioner In The World

Robert J. Pera lahir pada 10 Maret 1978 adalah pembuat layanan Ubiquiti Networks, Inc. yaitu perusahaan teknologi komunikasi global yang dipublikasikannya pada tahun 2011. Pada Oktober 2012, Pera juga menjadi pemilik dari Mephis Grizzlies, ketika dia membeli frenchise dari Michael Heirsley berupa saham National Basketball Association. Pada saat dia berumur 36 tahun, Pera masuk ke jajaran 10 millioner termuda di dunia dalam majalah Forbes.


Kehidupan awal dan edukasi Pera

Pera mendirikan perusahaan layanan computer pertamanya pada saat dia berada di bangku SMA. Perusahaan itu menyediakan jaringan dan layanan basis data kepada perusahaan lokal. Pera juga bermain pada tim basket sekolahnya hingga penyakit jantungnya kambuh yang telah dideritanya sejak lama, selama setahun dia istirahat total di rumah. Setelah lulus SMA, dia masuk University of California, San Diego dan menyelesaikan program master di Teknik Elektro yang menekankan pada komunikasi digital dan sirkuit desain.


Karir

  • Apple
    Setelah lulus, Pera yang mengidolakan Steve Jobs, mendapatkan pekerjaan di Apple Inc. , dimana dia enguji wifi perusahaan untuk memastikan standar pemenuhan Federal Communications Commission. Saat dia bekerja di Apple, pera menginformasikann bahwa sumber kekuatan wifi pada Apple uang digunakan untuk membuang sinyal dibawah batas FCC. Dengan alasan untuk meningkatkan kekukatan, dia meningkatkan jatak transmisi menjadi lebih luas dari puluhn mil yang mencakupi fasilitas akses internet dimana area tersebut tidak terdapat jaringan telefon perusahaan. Saat bos AppleInc. Menolak idenya, Pera memutuskan untuk membangun sebuah program dengan harga yang murah tetapi peforma yang tinggi. Selama beberapa tahun, Pera menghabiskan setiap malamnya serta minggunya di apartementnya untuk menguji prototype. Pada tahun 2005 dia sudah siap dalam memulai bisnisnya dan dia keluar dari perusahaan Apple Inc. untuk usaha barunya yaitu Ubiquiti Networks. Dia menyadari bahwa ia ingin mencari kesuksesan lebih dan uang. Dan akhirnya, Pera memutuskan berhenti dari Apple untuk mengejar impiannya sendiri dengan apa yang dia temukan. Dalam satu wawancara dengan majalah Forbes, ia mengungkapkan, bahwa dirinya ingin mencoba membangun sesuatu yang besar dan seefisien mungkin, dan menjualnya dengan harga yang memotivasi pembeli serta memastikan keuntungan. Pera memang dikenal sebagai orang pekerja keras, hemat dan pengambil risiko.

  • Ubiquiti

Pada saat 2005, dia memulai membangun Ubiquiti Networks, perusahaan teknologi komunikasi wireless. Ia pun menuliskan pengalamannya itu pada 11 Juni 2012 di blognya: “Ketika saya meninggalkan pekerjaan saya pada 2005, saya mendedikasikan pekerjaan saya untuk Ubiquiti. Dalam pikiran saya, jika ini tidak berhasil maka saya akan kacau,” tutur Robert. Semangat kewirausahaan Robert pun terbayar. Dengan menjaga biaya rendah, Ubiquiti mampu bersaing dengan Motorola dengan menjaga keuntungan margin yang kuat. Adapun berbagai produk Ubiquiti termasuk sistem amplikasi Wi-Fi yang dapat memberikan akses internet untuk sedikitnya 10 orang dan lebih dari 10 ribu pelanggan dalam radius 36 mil. Di Juni 2005, Pera meluncurkan seri produk pertamanya “Super Range” mini-PCI radio cards SR2 dan SR5.
Kartu- kartu ini menjadi terkenal seketika dan diminati oleh beberapa penyedia layanan Internet Wireless skala kecil dan menengah di seluruh dunia. “Super Range” modul akan beroperasi di 2,4 dan 5,8 GHz band dan akan menggunakan chipset Atheros. Saat ini, perusahaan sukses menjual empat produk utama yaitu Airmax (MIMO Sistem protokol TDMA); airFiber, airVision (generasi H.264 IP Camera Sistem Manajemen) dan Unifi (sistem WiFi revolusioner). Kesemuanya adalah perangka WiFi yang menyangkup semua golongan.

  • Memphis Grizzlie
    Kesukaan Robert terhadap basket pun mempengaruhinya untuk membeli sebuah klub basket. Pada tanggal 11 Juni 2012, sebuah sumber mengatakan kepada ESPN.com, Michael Heisley telah memiliki kesepakatan prinsipal untuk menjual Memphis Grizzlies kepada miliarder teknologi, Robert Pera, yang pada umurnya ke 34 tahun telah memiliki tempat dalam daftar Forbes 'dari 10 billionaries termuda di dunia. Penjualan resmi Grizzlies ke Pera telah disetujui pada tanggal 25 Oktober 2012.

[details=References]

  1. Billionaire NBA owner Robert Pera’s plan to revolutionize home Wi-Fi. www.marketwatch.com/story/robert-pera-opens-a-new-route-for-ubiquiti-networks-2016-05-09. 9 Mei 2016.
  2. The Evolution of Home Wi-Fi Part 2. www.rjpblog.com/. 16 Desember 2016.
  3. Robert Pera. www.forbes.com/profile/robert-pera . 7 Maret 2012
  4. Robert Pera. en.wikipedia.org/wiki/Robert_Pera. 12 Desember 2016.
  5. Deal for Memphis Grizzlies reached. http://www.espn.com/nba/story/_/id/8038389/billionaire-robert-pera-agrees-purchase-memphis-grizzlies. 11 Juni 2012.[/details]