Ralph Lauren : Perancang dan Ikon Busana Amerika Serikat

Ralph Lauren


Pekerjaan
Desainer Pakaian dan Pebisnis

Tempat, Tanggal Lahir
Bronx, New York tanggal 14 oktober 1939

Kewarganegaraan
Amerika Serikat

Istri
Ricky Anne Low-Beer

Anak
Andrew Lauren, David Lauren , Dylan Lauren

Situs Web


Riwayat Hidup
Cerita Ralph Lauren mendirikan Polo Ralph Lauren yang terkenal itu diawali dengan kisah panjang yang tidak dilalui dengan bersantai. Ia bekerja keras untuk mencapai mimpi yang diidamkan. Lahir pada 14 Oktober 1939 di New York pria berdarah Yahudi ini terkenal sebagai penjual dasi di kalangan orang-orang di sekitarnya. Ia lahir dengan nama asli Ralph Rueben Lifschitz. Pendidikannya ditempuh di DeWitt Clinton High School dan lulus pada tahun 1957.

Kemudian dilanjutkan dengan mengenyam pendidikan di Salanter Academy Jewish Day School. Keinginan untuk menjadi pebisnis hebat dengan penghasilan jutaan telah dimiliki sejak masa remaja. Pada buku tahunan di sekolahnya dulu, ia pernah mengutarakan keinginannya dengan menuliskan bahwa ia ingin menjadi sosok jutawan suatu hari nanti.

Ralph Lauren kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Ia memilih untuk mengambil jurusan bisnis di Baruch College Manhattan. Namun, ia memilih untuk tidak menyelesaikan pendidikan dan hanya menempuh 2 tahun saja di bangku kuliah.

Kemudian ia memutuskan pindah kuliah ke MIT. Kisah perjalanannya sebagai seorang fashion designer tidak dimulai dari pendidikannya melainkan dari pekerjaannya. Ia bekerja di Brooks Brother sebagai salesman di toko Madison Avenue ketika berumur 24 tahun. Setelah menyelesaikan pelatihan wajib militer.


Mendirikan Polo Ralph Lauren
Biografi dan Profil Ralph Lauren - Kisah Imigran Miskin Hingga Menjadi Milyuner Ia sempat bertugas di Angkatan Darat AS 1962-1964. Ralph dikenal sebagai penjual ulung. Desain pertamanya adalah dasi yang betuknya lain daripada dasi kebanyakan dan ia jual dari toko ke toko. Inspirasi dasi buatannya berasal dari artis bernama Douglas Fairbanks Jr. Kemudian di tahun 1967 ia membuka toko dengan menggunakan Polo Ralph Lauren sebagai merk dagangnya dan modal awalnya sebesar 50 ribu dollar yang ia dapat dari Norman Hilton.

Di tahun 1971 di Beverly Hills California, Ralph Lauren meluncurkan baju Polo Ralph Lauren yang khusus dibuat untuk wanita. Namun di tahun 1972, perusahaannya nyaris mengalami kebangkrutan. Di tahun itu juga ia merilis baju Polo shirt yangt terkenal yang tersedia dalam 24 warna.

Namun perusahaannya nyaris bangkrut karena kesulitan dalam mengelola keuangan serta logistik dari bisnisnya. Hingga ia kemudian menginvestasikan 100 ribu dollar agar perusahaannya tetap bertahan dan merekrut Peter Strom sebagai partner kerjanya.


Kesuksesan Hidup Seorang Ralph Lauren
Ralph Lauren kemudian melabuhkan cintanya dengan meminang Ricky Anne Low-Beer. Biografi Ralph Lauren dalam menjalin kisah cinta dengan istrinya bermula saat mereka menikah pada 1964 di New York City. Kebahagiaan pernikahan pasangan ini semakin legkap karena kedatangan 3 anak yang terlahir untuk menyempurnakan kehidupan.

Ketiga anak Ralph Lauren adalah Andrew Lauren, David Lauren dan Dylan Lauren. Sosok ayah hebat membuat anak-anak Ralph tumbuh menjadi orang-orang yang luar biasa. Anak pertamanya, Andrew, sukses berkarir sebagai aktor dan produser. David, anak kedua, memilih untuk meniti karir dengan bergabung bersama perusahaan ayahnya.

Dan terakhir, Dylan, mengikuti jejak ayahnya sebagai pebisnis sukses dengan mendirikan usaha Dylan’s Candy Bar yang menjadi salah satu toko permen terbesar di dunia. Hingga saat ini, Ralph Lauren telah menjelma menjadi sosok pebisnis hebat yang kaya raya. Dari bisnisnya ia menghasilkan uang jutaan dollar. Ralph menjadi sosok yang gemar mengoleksi mobil-mobil antik mewah dengan harga yang sangat mahal seperti ferrari dan bugatti.

Biografi dan Profil Ralph Lauren - Kisah Imigran Miskin Hingga Menjadi Milyuner
Di tahun 2001 bahkan butik yang telah dimiliki oleh Ralph mencapai 35 buah yang tersebar di beberapa wilayah di Amerika Serikat. Dan hingga saat ini Kerajaan bisnisnya merambah ke berbagai bidang yang semakin membuat kekayaan Ralph senantiasa bertamah.

Beberapa jenis bisnis yang dijalankan meliputi bisnis furniture, brand pakaian mewah, dan produk parfum. Adapun pendapatan dari bisnis Ralph Lauren terus menerus meningkat hingga tahun 2015 saja, ia berhasil membukukan pendapatan senilai 76 triliun rupiah. Ia dinobatkan sebagai pria terkaya di dunia di urutan 233. Demikianlah biografi Ralph Lauren yang bisa menjadi motivasi untuk terus memperjuangkan impian hingga mencapai kesuksesan.


Quotes
“People ask how can a Jewish kid from the Bronx do preppy clothes? Does it have to do with class and money? It has to do with dreams.”- Ralph Lauren

“I don’t like it when a woman looks like a fashion victim.” - Ralph Lauren

"They know they’re going to look beautiful, and I don’t think women should look like costumes. They shouldn’t look like fashion victims. "- Ralph Lauren

“You have to create something from nothing.” - Ralph Lauren


Referensi

Kisah Inspiratif dan Perjuangan Ralph Lauren

sumber: http://images.complex.com/complex/image/upload/c_limit,w_680/fl_lossy,pg_1,q_auto/jftmeln3fpq8ce3kbhum.jpg

Perjuangan Ralph Lauren menjadi seorang milyuner ini bukanlah hal yang mudah, keluarganya adalah keluarga imigran yahudi yang tinggal di Bronx, kota New York. Dia dan kakaknya dilahirkan dengan nama keluarga Lipschitz dan pada umur 16 tahun mereka ganti menjadi Lauren karena risakan (bully) teman - teman di sekolahnya. Setelah lulus SMA, Lauren memutuskan untuk bekerja menjadi salesman di pagi hari dan sekolah bisnis di malam hari. Ketika dia bekerja pada suatu perusahaan dasi, Lauren memutuskan untuk memulai mendesain dasinya sendiri dan pada tahun 1967 membuat merek dagangnya sendiri yang bernama Polo.

Pada masa kecilnya, Lauren yang berasal dari keluarga miskin sering menyisihkan uang sakunya untuk pergi menonton film di bioskop. Berbeda dengan orang pada umumnya yang hanya mencari hiburan, Lauren belajar untuk membebaskan keluarganya dari kemiskinan dari kisah - kisah fiksi film yang dia saksikan. Pada suatu hari ketika Lauren sudah bekerja, dia diajak temannya untuk menyaksikan pertandingan Polo, yang beridentikkan dengan kemapanan dan elegansi. Hal itulah yang menjadi ide dasar Ralph Lauren membuat merek dagang Polo Ralph Lauren. Lauren yang hanya lulusan SMA dan kelas bisnis sekolah malam memutuskan untuk membuat perusahaannya dan membuat dasi lebar bewarna yang dimana pada jaman tersebut dasi kebanyakan masih polos dan kecil. Langkah besar Lauren itulah yang menyebabkan dasinya mendadak laku keras dan menghasilkan $500,000 dalam waktu setahun. Namun bukannya memutuskan untuk menikmati saja hasil usahanya, Lauren terus berekspansi dan mengembangkan usahanya tanpa jeda. Tak lama kemudian Lauren menciptakan produk pakaian yang sederhana namun berkelas yaitu baju polo yang kita lihat setiap hari.

Sifat - sifat inspiratif yang dapat kita tiru dari Ralph Lauren adalah:

  1. Terus Bermimpi Walaupun Hidup ini Susah
    Ralph Lauren kecil tidak pernah berhenti bermimpi walaupun keluarganya adalah keluarga miskin dan dia di bully ketika sekolah. Bahkan pada salah satu tugas SMP nya ketika ditanya mimpinya Lauren berani menulis mimpinya adalah menjadi seorang jutawan.

  2. Berusaha Sekuat Mungkin untuk Mewujudkan Mimpi
    Mimpi setinggi apapun tidak akan pernah terwujud apabila tidak didasari juga dengan usaha yang sangat besar. Ralph Lauren adalah contoh nyata dari kerja keras itu, hal itu dia tunjukkan dengan sekolah bisnis pada malam hari walaupun paginya dia sudah lelah dengan bekerja pada perusahaan dasi.

  3. Kreatif dalam Mencari Ide untuk Berinovasi
    Ralph lauren pada masa mudanya selalu mencari hal - hal yang dapat menggugah inspirasinya seperti menonton film atau melakukan kegiatan lain yang memancing kreativitasnya. Baju Polo nya menjadi bukti nyata karena ide Polo itu sendiri dia dapatkan ketika dia menonton olahraga Polo yang identik dengan orang berkelas.

“I don’t design clothes, I design dreams.” Ralph Lauren

Sumber:

  1. https://www.britannica.com/biography/Ralph-Lauren
  2. http://www.businessinsider.com/ : How Ralph Lauren Went from Dirt Poor to a Multi billionaire
  3. https://www.biography.com/people/ralph-lauren-9374814

gambar6

Kisah Ralph Lauren menjadi salah satu kisah yang sangat menyentuh hati dan menginspirasi. Ia adalah salah satu penggiat fashion yang sangat terkenal. Ia dikenal karena kepiawaiannya sebagai fashion designer asal Amerika. Lauren juga merupakan pebisnis handal yang memiliki clothing line sendiri dengan brand yang sudah sangat terkenal yaitu Polo Ralph Lauren.

Hingga saat ini brand miliknya masih sangat eksis dan digemari oleh para pecinta fashion. Kisah hidup orang hebat memang tidak dilalui dengan perjalanan yang mulus tanpa cela. Orang-orang hebat lahir dari kerja keras dan perjuangan yang melelahkan, itu pula yang dilalui oleh seorang Ralph Lauren.

Ralph Lauren yang memiliki nama lahir Ralph Lipschitz lahir di Bronx, New York. Lauren bersekolah di Salanter Academy Jewish Day School. Sebelumnya, ia lulus dari DeWitt Clinton High School tahun 1957. Saat bersekolah dulu, ia dikenal sebagai penjual dasi di kalangan teman-temannya. Saat bersekolah, ia menulis di buku tahunan sekolah bahwa ia ingin menjadi seorang jutawan. Saat musim panas tiba, ia mengikuti Camp Roosevelt (Monticello). Saat berusia 16 tahun, saudara Ralph, Jerry mengubah nama belakangnya menjadi Lauren. Hal ini dilakukan untuk menghindari praktek pencabulan terhadap dirinya. Tetapi, saudara Ralph lainnya, Lenny tetap mempertahankan nama belakangnya. Rupanya, Ralph sendiri tergoda untuk mengubah nama belakangnya tersebut. Orang tuanya sempat bertanya apakah Ralph mengganti nama belakangnya karena takut dianggap sebagai Yahudi. Namun, ia beralasan bahwa nama belakangnya itu terlalu sulit untuk diucapkan sehingga ia mengganti menjadi Lauren. Pergantian nama belakangnya itu tidak berkaitan dengan apapun dan siapapun.

Ralph memutuskan untuk kembali ke bangku sekolah. Ia memilih Baruch College. Di sana, ia mengambil jurusan bisnis. Ia tidak menyelesaikan kuliahnya tersebut. Ia hanya bertahan selama 2 tahun saja. Keinginan untuk menjadi pebisnis hebat dengan penghasilan jutaan telah dimiliki sejak masa remaja.

gambar5

Ia mengenal mode bukan dari sekolah mode. Tetapi, ia mengenal dunia tersebut ketika ia bekerja di Brooks Brothers sebagai salesman. Pada tahun 1967, Lauren membuka toko dasi dengan design yang ia gambar sendiri. Saat itu, ia mendapatkan bantuan dana dari produsen pakaian asal Manhattan, Norman Hilton. Lauren membuka tokonya dengan menggunakan nama “Polo”. Kemudian, ia menerima hak dari Brooks Brother untuk menggunakan nama Polo Ralph Lauren sebagai merek dagangnya. Pada Desember 1964, ia menikahi Ricky Anne Low- Beer di New York City. Mereka dikaruniai 3 anak, Andrew Lauren yang lahir di tahun 1969, David Lauren (1971) dan Dylan Lauren (1974). Andrew merupakan seorang produser dan aktor. David memutuskan untuk bekerja di perusahaan ayahnya. Ia menjadi Senior Vice President, Advertising, Marketing and Corporate Communications. Dan Dylan, merupakan pemilik Dylan’s Candy Bar yang disebut-sebut sebagai toko permen terbesar di dunia yang berpusat di New York City.

Tahun 1987, Ralph Lauren divonis menderita tumor otak jinak. Namun ia akhirnya sembuh setelah melakukan operasi di bulan april 1987. Selanjutnya perjalanan bisnis sebagai fashion desginer terus merangkak naik hingga membawanya menjadi desainer kelas atas yang diperhitungkan.

Kaya3

Berbagai karyanya juga mampu menjadi brand fashion berkelas yang dibandrol dengan harga tinggi, kualitas menjadi unsur utama yang sangat diperhatikan. Di tahun 2001, tercatat Ralph Lauren telah memiliki 35 gerai butik yang tersebar di Amerika Serikat. Tahun 2010, majalah The Financial Times melaporkan bahwa perusahaan ini telah memiliki pendapatan mencapai 5 miliar dollar. Dan di tahun 2010, Ralph Lauren menghiasi Chevalier de la Legion d’honneur by French President Nicolas Sarkozy di Paris.

Di tahun 2011, Ralph Lauren memutuskan untuk mencabut kata “Polo” dari nama merek dagang mereka. Alasannya bahwa hal ini untuk lebih membedakan diri dari kemeja polo, yang saat ini telah menjadi pakaian pria secara umum dan juga banyak bermunculan dari berbagai brand lain. Pada September 2011 lalu, Forbes menyatakan bahwa Ralph Lauren termasuk dalam jajaran orang terkaya di dunia di urutan 173 dengan jumlah pendapatan mencapai 6.1 miliar dollar.

Hal-hal yang bisa kita tiru dari sosok Ralph Lauren adalah:

  1. Bekerja dengan keras dan pantang menyerah.
  2. Memiliki cita-cita dan berusaha meraihnya sekuat tenaga.
  3. Sabar dan tekun dalam menjalani usaha.
  4. Tidak mudah putus asa ketika mengalami cobaan.

Kata-kata terkenal dari Ralph Lauren adalah “I don’t design clothes, I design dreams” dan "I went to my boss, and I said, ‘Look, I’d like to design these ties because I think they could be new.’ He said, ‘The world isn’t ready for Ralph Lauren.’ I never forgot that because… I thought that was a compliment"

Sumber :
https://www.britannica.com/biography/Ralph-Lauren
https://www.forbes.com/profile/ralph-lauren/
https://www.brainyquote.com/quotes/authors/r/ralph_lauren.html

Ralph Lauren


image
“Ralph Lauren 2013” by Arnaldo Anaya-Lucca - File:Arnaldo Anaya Lucca w Ralph Lauren.jpg. Licensed under CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons


Ralph Lauren

Ralph Lauren telah ditandai sebagai salah satu nama yang paling elegan di dunia fashion. Merek terkenalnya, ‘Polo Ralph Lauren’ saat ini adalah perusahaan senilai $ 6.5 miliar dolar.Pasar untuk pakaian santai dan busana semi-formal dan pakaian wanita. Selain pakaian dan aksesoris, wirausahawan yang ramah ini terkenal dengan koleksi mobilnya yang langka, beberapa diantaranya telah dipamerkan di pameran museum. Sebagai anak laki-laki, dia dikenal sebagai salah satu remaja berpakaian terbaik yang akan membeli semua uang sakunya untuk membeli pakaian mewah. Dia kemudian mendirikan ‘Polo Fashions’, yang pertama dari usahanya dengan pinjaman. Dia kemudian mengukir tempat untuk dirinya sendiri di pasar dan terlepas dari kesuksesannya, dia terus menghadapi persaingan yang kuat dari rumah mode yang sudah besar seperti Armani.

Namun, dengan kepribadiannya yang ambisius, ia berhasil menguasai pasar mode mendatang dengan menyimpang ke pakaian wanita, perabotan, seprai dan handuk.Dia segera mendirikan perusahaannya sebagai perusahaan publik dan sejak saat itu, namanya telah melonjak. Selain perusahaan bisnisnya yang sukses, dia adalah pendukung aktivitas filantropi dan telah mendirikan organisasi amal, ‘Ralph Lauren Center for Cancer Care and Prevention’ dan 'Pink Pony Fund’


Kehidupan Awal Ralph Lauren

Dia belajar di Baruch College dan kemudian di MTA, tapi akhirnya lulus dari DeWitt Clinton High School, pada tahun 1957. Pada usia 16, ia mengganti namanya menjadi Ralph Lauren, karena anak-anak lain akan mengolok-olok nama belakangnya. Saat masih di sekolah, dia akan menjual dasi ke teman sekelasnya. Dia belajar bisnis di Baruch College, tapi keluar dari perguruan tinggi setelah dua tahun. Dari tahun 1962 sampai 1964, dia secara singkat bertugas di Angkatan Darat Amerika Serikat, menyusul dia bekerja dengan Brooks Brothers sebagai asisten penjualan.

Pada tahun 1966, ia menjadi sangat terinspirasi untuk membuat dandanan dasi bergaya Eropa lainnya, namun perusahaan tempat ia bekerja, tidak menyutujui karena proyeknya tidak realistis. Dia kemudian meninggalkan perusahaan tersebut dan berjuang sendiri, di mana dia mengubah pakaian menjadi dasi dan menjual produknya dari satu toko ke toko lain di New York. Terobosan datang, ketika Neiman Marcus sebuah perusahaan departemen store yang memutuskan untuk membeli 100 lusin dasinya. Dengan demikian, karirnya di dunia mode mulai.


Karir

Pada tahun 1967, ia mengambil pinjaman $ 50.000 dari produsen pakaian, Norman Hilton dan membuka toko dasi dengan label ‘Polo’. Ia memperoleh hak pakai lambang ‘Polo’ dari Brooks Brothers.

Pada tahun 1971, ia memperluas bisnis kecilnya dan membuka butik Polo di Rodeo Drivel, Beverly Hills.

Pada tahun 1972, ia merilis kemeja lengan pendek merek dagangnya dengan logo Polo dan juga meluncurkan koleksi Ralph Lauren pertamanya untuk wanita. Dia mendapatkan lebih banyak pengakuan setelah dia merancang keseluruhan lini pakaian untuk film-film, ‘The Great Gatsby’ dan ‘Annie Hall’.

Pada tahun 1984, ia mendirikan toko terbesar pertamanya, ‘Polo Ralph Lauren’ dengan mengubah Mansion Rhinelander menjadi tokonya.

Pada tahun 1997, Ralph Lauren Corporation menjadi perusahaan publik di New York Stock Exchange dengan simbol ‘RL’.

Pada tahun 2000, dia menandatangani kontrak revolusioner 30 tahun dengan rekan NBC untuk menjual ‘gaya hidup’ modisnya di media sosial, media cetak dan di televisi.

Terlepas dari keterlibatannya dalam dunia fashion, dia mendirikan organisasi amal, ‘American Heroes Fund’ yang memberikan subsidi kepada anak-anak yang orang tuanya tewas dalam serangan 11 September dan ‘Ralph Lauren Center for Cancer Care and Prevention’, di tahun, 2003.
Pada tahun 2007, Ralph Lauren telah mendirikan lebih dari 35 butik di 23 lokasi, di seluruh Amerika Serikat.

Motto dia ‘we don’t sell an item, we sell a way of life’. Ralph Lauren

Sumber :