© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Puisi : Yang Terampas dan Yang Terputus Oleh Chailril Anwar

YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS

Yang Terampas dan Yang Putus

Oleh : Chairil Anwar


Kelam dan angin lalu mempesiang diriku
Menggigir juga ruang di mana dia yang ku ingin
Malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu

Di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin

Aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
Dan aku bis lagi lepaskan kisah baru padamu
Tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang

Tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlaku beku.


Bila dilihat dari riwayat hidup pengarang saat membuat puisi ini, dilihat dari tahun pembuatannya yaitu pada tahun 1949 yaitu tahun kematian penyair.

Kisah-kisah masa lalunya dimana dia merupakan seorang penyair yang diidolakan namun ketika dia jatuh sakit semua orang seakan meningalkannya seorang diri, bahkan hanya gambaran-gambaran akan masa lalu kejayaannya saja yang mengigatkannya pada masa itu yang membuat dirinya merasakan kebosanan, kesunyian, kegelapan dan kehampaan yang sangat memuncak didalam dirinya.