© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Puisi : Cintaku Jauh di Pulau

Cintaku jauh di pulau

Cintaku Jauh di Pulau

Oleh : Chairil Anwar


Cintaku jauh di pulau
Gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya

Di air yang tenang, di angin mendayu
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja.”

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.


Pada puisi “Cintaku Jauh Di Pulau” terdiri atas 16 larik, masing-masing larik terdiri atas empat sampai tujuh kata. Dengan melihat jumlah larik dan kata-katanya itu kita dapat mengelompokkannya ke dalam puisi pendek. Pada larik pertama dan kedua menuju larik ke tiga tersebut di pisahkan oleh spasi atau jarak, begitu juga pada larik ketiga sampai keenam menuju larik ketujuh sampai kesepuluh dipisahkan juga oleh spasi atau jarak. kekasih tokoh aku lirik yaitu gadis manis berada di suatu tempat yang jauh.