Pudarnya Pesona Cleopatra

Pudarnya Pesona Cleopatra

Novel ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang ingin menikahi seorang wanita pilihan orang tuanya, wanita itu bernama Raihana, Raihana adalah seorang gadis sholihah yang cantik dan hafal AL-Quran, walaupun dia lebih tua dua tahun dari lelaki itu, tetapi dia tetap kelihatan lebih muda, seperti baru berumur 17 tahun.

Deskripsi Buku


Tak terasa air mataku mengalir, dadaku sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak. Dalam isak tangisku semua kebaikan Raihana selama ini terbayang. Wajahnya yang teduh dan babay face, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tangisnya mengalirkan perasaan haru dan cinta. Ya cinta itu datang dalam keharuanku. Dalam keharuan terasa ada hawa sejuk turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu, pesona kecantikan Cleopatra memudar…

…Segera kukejar waktu membagi cintaku pada Raihana. Membagi rinduku yang tiba-tiba memenuhi rongga dada. Air mataku berderai-derai. Kukebut kendaraannku. Kupacu kencang diiringi derai air mata yang tiada henti menetes di jalanan. Aku tak peduli. Aku ingin segera sampai dan melupakan semua rasa cinta ini padanya. Padanya yang berhati mulia

Begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak. Kutahan dengan mengambil napas panjang dan mengusap air mata. Melihat kedatanganku, ibu mertua serta merta memelukku dan menangis tersedu-sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis.

“Mana Raihana Bu?”

Ibu mertua hanya menangis dan menangis. Aku terus bertanya apa sebenarnya yang terjadi.

“Istrimu, Raihana Istrimu dan anakmu yang dikandungnya!”

“Ada apa dengan dia!”

“Dia…”

Detail Buku


Weight 112 g
Dimensions 13.5 × 20.5 cm
Halaman 118
Tahun Terbit 2012
Author Habiburrahman El-Shirazy
Publisher Buku Republika

Detail Pengarang


HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY adalah sastrawan dan cendekiawan Indonesia yang memiliki reputasi internasional. Ia adalah sastrawan Asia Tenggara pertama yang mendapatkan penghargaan dari The Istanbul Foundation for Sciences and Culture, Turki. Selain itu, budayawan jebolan Al-Azhar University Cairo ini telah diganjar berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri. Insani Undip Semarang, menahbiskan penulis Ayat-Ayat Cinta ini sebagai Novelis No.1 Indonesia.