Pertanyaan seperti apa yang ditujukan dalam melakukan user research ?

Dalam melakukan user research salah satu caranya adalah dengan melakukan wawancara. Perlunya memperhatikan pertanyaan menjadi faktor penting yang akan diajukan kepada pengguna. Jika memberikan pertanyaan yang kurang tepat maka kemungkinan jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan user.

Pertanyaan seperti apa yang ditujukan dalam melakukan user research ?

Saat melakukan interview memang perlu diperhatikan adalah pertanyaan yang akan ditujukan pada pengguna.

Di awal interview sebaiknya tidak bertanya “Apakah Anda butuh ini?” , “Apakah Anda butuh itu?” karena ada kecenderungan user akan menjawab “butuh” jika itu hal yang menarik.
Contohnya: “Anda butuh mobil?” , ada kecenderungan user akan menjawab “butuh”. Tapi apakah user benar-benar membutuhkan mobil?, bisa jadi user hanya membutuhkan bus umum. Karena jika user memiliki mobil, user tidak punya waktu untuk merawatnya, atau mungkin belum bisa menyetir.

Salah satu tantangan dalam User Research adalah membedakan keinginan dan kebutuhan user.

Pertanyaan yang ditujukan ke user sesuai dengan produk apa yang akan dibuat. Contohnya, akan membuat aplikasi pemesanan taksi. Bisa simak tanya jawab berikut.
“Pertanyaan: Boleh tahu kenapa Anda sering menggunakan taksi? dan Boleh diceritakan bagaimana pengalaman Anda selama ini menggunakan taksi. Mulai dari mencari taksi hingga turun dari taksi”.

“Jawaban: Saya sering pulang larut malam, dan sering berangkat di pagi hari. jadi saya memilih menggunakan taksi karena bisa langsung mengantarkan saya ke kantor, apalagi saya biasanya membawa barang yang banyak. Jadi taksi yang paling cocok menurut saya. Mudahnya mencari taksi dijakarta dan bisa telfon ke kantor taksinya kalau butuh dijemput dst.

Mengajukan pertanyaan yang cukup general, membantu mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai keseharian si user dan apa kendala yang dihadapinya.
Jika interview bertemu dengan user yang menjawab secara singkat dan kita masih butuh informasi lebih banyak, bisa dengan mengajukan pertanyaan yang lebih spesifik atau mengajukan pertanyaan pancingan.

Dan perlunya memberikan pertanyaan - pertanyaan bersifat open-ended agar mendapatkan jawaban yang luas.

Open-Ended Questions cocok untuk :

  • Mencari tahu lebih dalam mengenai hal hal apa saja yang menyulitkan user ataupun hal — hal yang menjadi pertimbangan user.
  • Ditanyakan saat sesi user interview yang bertemu secara langsung dengan partisipan.
  • Mendapatkan jawaban yang diluar perkiraan.

referensi :