Perlukah sarana konsultasi online untuk para korban bullying baik korban bully di dunia nyata atau dunia maya?


(Fransnesa Hutasoit) #1

Bullying dapat diartikan mengintimidasi atau mengganggu orang yang lebih lemah baik, secara individu ataupun secara berkelompok. Bullying dapat dilakukan secara verbal, psikologis dan fisik. Bullying tidak bisa kita anggap remeh karena korban bullying akan takut untuk membicarakan nya kepada orang dewasa dan akan terus merasa tidak ada yang membantunya sehingga bullying bisa saja berakibat kepada depresi bahkan kasus bunuh diri.

Salah satu kasus bunuh diri yang viral adalah kasus Amanda Todd di amerika, amanda mengupload video dimana video itu menceritakan bagaimana dia menjadi korban bully dan merasa tidak ada yang peduli terhadap dirinya, selang beberapa hari dari video ini terdapat di youtube amanda melakukan bunuh diri. Mungkin di Indonesia belum ada kasus yang seperti ini tetapi melihat remaja yang semakin bangga melakukan kenakalan hingga bahkan menjadi seorang selebgram tidak dapat dipungkiri Indonesia menuju kepada pembullyan yang akan lebih parah.

Maka dari situ apakah menurut kalian dibutuhkan sarana konsultasi online untuk membantu para korban ini merasa dipedulikan oleh orang lain dan dapat memberikan saran untuk menghadapi masalah pembullyannya ini?