Perihal bangkit adalah teman


Sumber : https://pin.it/4gT37eZ

Rintik Sendu dikala itu,
Datang mengiring senja ke peristirahatannya,
Waktu mulai terpindah ke malam
Angin dan suara jangkrik mulai berpagut pagutan,
Layaknya sahabat yang lama tak jumpa,

Disudut pinggiran rumah kala itu,
Gadis anak tengah ibu tampak merenung,
Kertas jawaban penolakan untuk mimpi digenggam,
Mata bicara mengucap tak percaya,
Sedang mulut berusaha membungkam lidah,

Waktu, kau membawa berita sedih
Untuk dirinya yang sedang berjuang,

Lama, bidadari kini hadir menghibur,
Membisikkan sebuah mantra ditelinga runcing
Mengajaknya tuk berdiskusi pada buku,
Dengan sebuah tombol dihalaman pertama,
Dan bersuara, bacalah aku sebagai titik balikmu

Motivasi yang dulu hilang kini menjamah tubuhnya,
Warna yang redup, kini berkilau bak bintang Arcturus
Tak lagi Mata bicara akan kesedihan,
Hanya sedang menggambarkan kebangkitan,
Terlalu awal untuk merasa gagal sedang kaki belum jauh berjalan,

Kau hanya perlu berjuang, Bukan kalah lalu mengalah
Gadis ibu, bukalah buku pemberian kakakmu itu
Jikalau kau gagal, itu hanya sementara
Akrablah dengan usaha agar kau tidak pernah berhenti
Mimpimu tak hanya sekedar bunga tidur, yang membuatmu terlelap

Kau adalah Perjuangan,
Bangkit adalah teman, Gagal adalah dorongan
Kau adalah Doa Ibu,
Penantang dari keras dunia untuk berbahagia diujung hari

#LombaCiptaPuisi #dictiocommunity #BangkitDariKeterpurukan

21 Likes