© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Perbedaan kopi luwak dengan kopi biasa!

56-600x600
Kopi luwak vs kopi biasa

Kopi merupakan minuman favorit orang Indonesia. Selain rasanya yang nikmat, kopi juga mempunyai banyak khasiat, seperti menambah energy. Dan kita sebagai orang Indonesia harus bangga dengan minuman ini mengapa? Hal ini dikarenakan kopi ternikmat dan termahal didunia, berasal dari Indonesia. Ya, kopi luwak memang asli insonesia.

Biji kopi luwak

Sebenarnya biji kopi yang digunakan dalam luwak sama dengan kopi-kopi jenis lainnya. Kopi luwak biasanya menggunakan biji kopi robusta atau Arabica. Pemilihan biji kopiluwak dan kopi biasa lah yang membedakan. Biji kopi jenijs lainnya dipilih dan dipilah oleh manusia bahkan mesin. Dan meskipun manusia tersebut sangat ahli dan berpengalaman, atau mesin yang digunakan sangat canggih, tetap saja tidak dapat mengalahkan insting binatang yang dimiliki oleh luwak. Hewan luwak ini mampu memilih biji kopi yang sangat matang, kualitas yang dipilih oleh luwak pun kualitas yang sangat baik lho. Dan sekarang ini di daerah jember sudah ada pabrik kopi jember Indonesia dan juga bisa melayani ekspor impor jember Indonesia lho.

Proses pengolahan

Kopi luwak dan kopi biasanya pengolahannya hampir sama juga lho. Biji kopi dipanen pada kopi biasa, sebenarnya pada kopi luwak biji kopi dipanen dengan diambil dari fase luwak. Setelah itu dicuci, dikeringkan dan siap dikemas. Namun yang membedakan adalah proses fermentasi biji kopi. Pada kopi biasa, peroses fermentasi dilakukan dengan cara menyimpanannya dalam wadah kayu atau semen, dan dtutupi dengan kain goni basah. Setelah itu dibiarkan selama 12 hingga 24 jam. Nmaun pada kopi luwak, proses fermentasi terjadi pada perut luwak. Dan banyak enzim yang berperan disini, sehingga rasa yang didapat dari proses fermentasi alami ini menjadi unik. Dapat dikatakan, proses fermentasi didalam perut luwak ini merupakan fermentasi paling sempurna untuk biji kopi. Bahkan ada penelitian yang menemukan, proses fermentasi biji kopi didalalm perut luwak sama dengan peroses fermentasi kpi biasa yang dilakukan selama 5 hinga 8 tahun. Hal ini yang membuat kopi luwak mempunyai aroma dan rasa yang khas. Sampai saat ini, para ahli masih meneliti bagaimana proses fermentasi diperut luwak ini terjadi dan mengapa cara ini menimbulakn rasa dan aroma yang berkualitas pada kopi luwak.

Untuk info pemesan anda bisa hubungi nomor 085784510337 (Rodiatul).