Pendidikan Karakter Siswa Melalui Media Daring, Relevankah?


Source: https://www.sman9tangsel.sch.id/pentingnya-pendidikan-karakter-dalam-dunia-pendidikan/

Dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas, berkarakter dan mencerminkan kepribadian bangsa, maka diperlukan suatu kontribusi dalam menanamkan karakter, terlebih di sekolah. Sebab, sekolah merupakan tempat sosialisasi kedua bagi seorang individu setelah keluarga. Adapun salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni dengan memberlakukan kebijakan pendidikan karakter.

Pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai upaya membentuk pola perilaku moral individu yang baik lewat proses berkesinambungan.

Bila pendidikan karakter di sekolah dapat berjalan sebagaimana mestinya, setiap peserta didik bukan hanya berkembang dalam hal perilaku moral atau karakternya saja tetapi berdampak juga pada perkembangan akademisnya. (https://mdc.sch.id/portfolio-item/pendidikan-karakter-di-sekolah/)

Namun sayangnya, kebijakan tersebut terhambat oleh adanya pandemi COVID-19 (Coronavirus Disease-19) dengan frekuensi persebaran luas di Indonesia. Beberapa instansi, termasuk sekolah dan universitas, memutuskan untuk melaksanakan sistem pembelajaran jarak jauh—semata-mata untuk menghindari penyebaran COVID-19. Dan tentu saja, pendidikan karakter “ditiadakan” untuk sementara.

Bukan tidak mungkin bahwa dengan absennya kebijakan Pendidikan Karakter yang sudah diterapkan di instansi pendidikan tingkat sekolah, maka karakter siswa dapat berubah. Menjadi lebih baik, atau sebaliknya.

Mungkinkah kebijakan pendidikan karakter tersebut diberlakukan melalui media daring? Bagaimana mekanismenya?

Lalu, bila tidak relevan, bagaimanakah solusi yang tepat dalam mengatasi lunturnya karakter siswa karena absennya pendidikan karakter tersebut?

1 Like

menurut saya, dalam penanaman karakter adanya interaksi sosial merupakan suatu hal yang penting. namun, hal itu tidak bisa diakomodir dalam pembelajaran daring. maka menurut saya mutlak penanaman karakter tersebut akan sangat terganggu dengan adanya pandemi ini.

1 Like

Di masa pandemi ini, tentunya kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Namun, hal ini tidak berarti ‘pendidikan karakter ditiadakan untuk sementara’ ya. Pendidikan karakter dapat juga diberikan oleh orang tua siswa. Seperti yang kita ketahui juga bahwa orang tua adalah orang pertama yang memberikan kita pendidikan karakter sedari kita kecil, sebelum kita mendapatkan pendidikan karakter dari luar seperti di madrasah atau di sekolah. Misalnya orang tua siswa/i dapat memberikan penguatan sikap spiritual anak dimulai dari hal-hal yang kecil sekalipun seperti pembiasaan berdoa sebelum belajar. Membiasakan anak belajar disiplin dengan bangun pagi dan menyiapkan keperluan sekolah (alat tulis menulis) untuk kepentingan belajar daring. Sebenarnya tidak hanya orang tua yang dapat memberikan pendidikan karakter kepada si anak tapi siapapun orang dewasa yang berada dilingkungan keluarga.

Seperti kata K.H Dewantara

Sekian pendapat saya ya teman-teman klo ada kesalahan penulisan mohon dimaafkan yah🤗