Penakluk di zona merah


Puisi : Menjadi Manusia Seutuhnya : Penakluk Di Zona Merah
Karya : Raihan Mulia.

Keriuhan berganti ketenangan
Keramaian berganti sepi
Kenormalan berubah darurat
Bak tersulap rasa takut nan mencekam

Ribuan manusia tak kenal aturan
Menghalalkan ragam cara tuk capai tujuan
Tak patahkan asa hingga sampai kampung halaman

Ratusan pabrik berhenti beroperasi
Menjadi penyumbang besar penebalan ozon
Pekerja di PHK besar besaran
Penyebab pengangguran meraja lela

Sekolah-sekolah di liburkan
Anak-anak terpaksa belajar di rumah
Canda tawa tak lagi terdengar
Berdamai oleh jarak yang terbentang
Kunci tuk hentikan penyebaran wabah

Sang patriotisme tak pernah hilang
Selalu tumbuh nan subur di negeri tercinta ini
Tim medis itulah sebutan untukmu

Engkau tinggalkan rumahmu
Engkau tinggalkan keluargamu
Rela terpisah oleh jarak
Demi sebuah kewajiban dan tanggung jawab

Bergelut dengan perjuangan yang tidak mudah
8 jam tanpa makan dan minum
8 jam tanpa ganti pakaian
Menahan diri tuk genggam amanah

Kadang kebahagian terpancar saat pasien dinyatakan sembuh
Tak jarang kesedihan singgah saat pasien tak punya harapan lagi
Air mata jatuh tak terbendung
Segala upaya telah di curahkan
Tanpa satu pun jaminan pasti

Kejujuran di bungkam habis
Justru berujung petaka
Ketidakpatuhan para pasien
Sengaja lari dari pengawasan
Tanpa ingat pengorbanan sang penakhluk

Engkau kerahkan seluruh kemampuan tuk bantu negeri
Bahkan nyawa sekalipun taruhannya
Jasamu tak kan terlupakan
Kan di kenang sampai anak cucu negeri nanti

Semangatmu patut di tiru
Pengorbananmu patut di puji
Kegigihanmu yang tak kenal henti
Keikhlasan yang tak kenal pamrih

Sebab menjadi manusia seutuhnya bukan tentang siapa kuat siapa berani
Lebih dari sekedar uji nyali
Kemuliaan hati di junjung tinggi
Sanggup mempertaruhkan jiwa dan raga.

#Lombaciptapuisi#dictiocomunity#menjadimanusiaseutuhnya#Berkaryadenganrasa#Dirumahaja