Pemimpin yang mampu Menyesuaikan Diri (Flexible)

FLEXIBLE

Pengertian flexible adalah kelenturan atau mudah beradaptasi. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali mendengar kata flexible, sebenarnya apa arti dari sebuah kata flexible itu sendiri? Flexible dapat pula di artikan sebagai seseorang yang mudah meyesuaikan diri terhadap lingkungan yang baru. Jika kita ingin menjadi orang yang flexible maka kita harus mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Lalu hal-hal apa saja yang membantu kita untuk meraih skill flexible ? antara lain kita harus menjadi orang yang memiliki pemikiran yang terbuka. Dengan pemikiran yang terbuka kita bisa melihat dari berbagai sisi sudut pandang orang-orang dan bisa belajar menyesuaikan diri lalu kita pun harus memiliki lingkungan yang mendukung contoh nya lingkungan organisasi atau lingkungan yang mengerti berorganisasi.

Penting nya kemampuan beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Lingkungan kerja saat ini atau pun lingkungan kerja baru. Reaksi dan respon Anda terhadap sekitar menjadi poin penting dalam pengembangan karir dan diri Anda. Semakin handal Anda dalam mengelola softskills akan semakin tinggi potensi keberhasilan Anda dalam karir. Tidak hanya hard skill yang utama, namun soft skill sudah menjadi sebuah keharusan untuk berkarir.

Pekerjaan Anda akan melibatkan banyak orang dengan banyak kompetensi, sehingga semakin handal Anda dalam berhubungan baik kepada orang lain, dengan berlatih soft skills, akan semakin cepat pula progress karir Anda.

Perilaku seorang pemimpin memiliki kecenderungan kearah dua hal :

  • Pertama yang disebut Konsiderasi yaitu kecenderungan pemimpin yang menggambarkan hubungan akrab dengan bawahan. Contoh Gejala yang ada dalam hal ini seperti : membela bawahan, memberi masukan kepada bawahan dan bersedia berkonsultasi dengan bawahan.
  • Kedua disebut struktur inisiasi yaitu kecenderungan seorang pemimpin yang memberikan batasan kepada bawahan. Contoh yang dapat dilihat, bawahan mendapat instruksi dalam pelaksanaan tugas, kapan, bagaimana pekerjaan dilakukan, dan hasil apa yang akan dicapai.

Jadi berdasarkan teori ini, seorang pemimpin yang baik adalah bagaimana seorang pemimpin yang memiliki perhatian yang tinggi kepada bawahan dan terhadap hasil yang tinggi pula. Kemudian juga timbul teori kepemimpinan situasi dimana seorang pemimpin harus merupakan seorang pendiagnosa yang baik dan harus bersifat fleksibel, sesuai dengan perkembangan dan tingkat kedewasaan bawahan.

Referensi :

2 Likes