OS Andorid lebih baik dibanding iOS untuk Smartphone/mobile

  • Agree
  • Not Agree

0 pemilih

Di zaman serba modern seperti ini , manusia tidak akan luput dengan yang namanya teknologi ,dan salah satu teknologi yang sangat erat kaitannya dengan manusia adalah Handphone. Saat ini ada dua sistem operasi yang cukup berpengaruh di dunia seluler- iOs dan Android. Masing-masing sistem memiliki penggemarnya masing-masing dan bahkan ada banyak pengguna handphone yang cukup fanatik untuk tidak tidak berganti ke sistem operasi lain.

iOs adalah sistem operasi besutan Apple yang disematkan dalam berbagai gadget produksi vendor raksasa tersebut. Mulai dari iPhone, iPad, serta iMac – semuanya disemati dengan iOs yang dapat di update setiap ada perbaruan sistem software-nya.

Sedangkan Android adalah sistem operasi ciptaan pabrik raksasa, Google. OS Android tergolong pemain baru dibandingkan dengan iOs namun dengan perkembangannya yang begitu pesat, saat ini Android mampu bersaing sejajar dengan gadget milik Apple. Apalagi OS ini sifatnya open source – jadi memungkinkan developer-developer aplikasi untuk mengembangkan software ciptaan mereka.

Predikat OS terbaik memang cukup sulit untuk diberikan ke salah satunya, apalagi masing-masing OS ini memiliki keunggulan dan kualitas tersendiri.

Menurut Anda lebih baik manakah antara iOS atau OS Android apabila dilihat dari segi Value for money, features, security, ease of use, app selection?

3 Likes

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Ada banyak faktor yang membuat Sistem Operasi iOS lebih baik dibandingkan Android , salah satunya karena faktor Unlock Pin iOS lebih cepat dan efektif .

Hal yang pertama kali muncul dan menjadi perhatian kita adalah ketika akan mengoperasikan Smartphone , yakni dengan cara menekan tombol unlock the pin , atau lebih sederhananya membuka kode password untuk bisa memulai berbagai aktifitas dengan Smartphpne tersebut.

Ketika membuat sebuah pin baru pada iOS , sistem operasinya akan mencatat apakah akan membuat pin sebanyak 4 atau 6 digit. Ini berarti setelah memasukkan pin untuk membuka Smartphone , iOS akan dengan mudah mengenali apakah pin tersebut ditulis dengan benar, dan akan segera membuka Smartphone tadi.

Lain halnya dengan Sistem Operasi Andorid, seolah-olah Android tidak memiliki aturan yang baku mengenai masalah pin. Kita bisa memasukkan sebanyak apapun digit pin yang kita mau ketika membuat sebuah pin. Dan sistem tersebut akan terus menerima pin yang telah kita masukkan selama pin tersebut berjumlah lebih dari 4. Akibatnya , Android tidak tahu ketika kita telah selesai mengetik pin tadi , yang artinya kita dipaksa untuk menekan tombol “OK” ketika telah selesai .

Hal ini kiranya dapat mennggambarkan bahwa dari masalah kecil saja iOS sudah sangat memperhatikan kemudahan akses bagi penggunanya. Karena di zaman serba modern seperti sekarang ini manusia pada umumnya kerap kali mencari sesuatu yang user friendly , menghemat waktu , dan cepat.

source : http://www.wonderhowto.com/

:white_check_mark: Agree

Mengapa saya bisa mengatakan bahwa OS Android lebih baik dari iOS adalah karena adanya beberapa faktor pula. Contohnya dari segi penyimpanan atau memory. iOS sudah pasti hanya dimiliki oleh Apple Devices, di mana Apple Devices tidak pernah ada slot memory card tambahan. Sementara dengan Android Devices kita bisa menambahkan memory card.

Hal lain yang bisa membuat Android lebih baik daripada iOS adalah dari segi customization. Di mana pengguna Android bisa mengatur sendiri live wallpaper, keyboard, dan ROM. Hal tersebut tidak tersedia dalam iOS. Kalaupun tersedia, saat ini hal tersebut hanya bisa dinikmati dengan adanya bantuan third-party.

Selain itu dari segi widgets jelas Android lebih baik daripada iOS. Dengan adanya widgets ini kita bisa mendapatkan sekilas informasi yang kita inginkan melalui home screen tanpa perlu membuka aplikasi tersebut. Apple juga telah merilis widgets pada September tahun lalu, tapi seperti yang dapat dilihat hal tersebut hanya sebatas area notifikasi.

Di dalam Android kita juga bisa melakukan multitasking. Samsung memperkenalkan multi-window di mana kita bisa melihat beberapa aplikasi dalam satu waktu.

Sumber: http://www.androidauthority.com/10-reasons-why-android-is-still-better-than-ios-145370/

1 Like

:white_check_mark: Agree

Ada beberapa faktor mengapa ANDROID lebih baik dari pada IOS

  1. Play Store lebih besar dari App Store
    Pada tahun 2014, Play Store milik android menyalip Apple App Store yang dimiliki IOS untuk jumlah aplikasi yang tersedia. Para pengguna Android dapat mendownload sekitar 1,4 juta aplikasi di play store, sedangkan para pengguna IOS hanya bisa mendownload sekitar1,2 juta aplikasi saja.

  2. OS Android lebih flexible
    System operasi Android membiarkan para penggunanya untuk mengubah hampir setiap aspek dari penampilan sesuai keinginan mereka dari segi tampilan Jika Anda mendapatkan CyanogenMod, Anda dapat cukup banyak menanggalkan setiap fitur yang tidak perlu yang datang pre-loaded pada ponsel Anda.

  3. Konektor microUSB
    pengguna Android tidak perlu pusing ketika kehabisan baterai, karena sebagian besar smartphone dan perangkat lain yang menggunakan konektor microUSB, sedangkan konektor iPhone dirancang khusus untuk iPhone dan iPad, sehingga pengguna IOS akan merasa kebingungan ketika kehabisan baterai.

8-reasons-why-android-is-better-than-ios

1 Like

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Halo Whita, terimakasih sudah memberikan pendapatnya .

Mengenai “Di dalam Android kita juga bisa melakukan multitasking. Samsung memperkenalkan multi-window di mana kita bisa melihat beberapa aplikasi dalam satu waktu”. Hal ini ada benarnya , dan mengenai masalah Multi-Window ini kuat kaitannya dengan “App Switcher” oleh kedua belah pihak ( iOS dan Android) . Namun jelas iOS memiliki App Swticher yang lebih mudah…Kenapa begini ??

Sebuah ponsel dirancang untuk digunakan secara mendasar dengan tampilan Portrait , dimana kondisi layar jauh lebih tinggi daripada lebarnya. Pada iOS , pihak Apple telah berinovasi untuk membuat produknya agar bisa dibaca dengan mudah dengan cara menerapkan App Switcher secara horizontal (ke kanan-ke kiri), dimana aplikasi yang baru saja kita buka akan ditampilkan hampir secara penuh pada App Switcher.

Sedangkan pada Andorid, aplikasi yang baru-baru saja dibuka akan ditampilkan App Switcher secara vertikal ( ke-atas ke-bawah) yang berarti kita hanya bisa melihat sedikit bagian dari aplikasi yang kita buka. Dan hal ini akan bisa menjadi sesuatu yang menggangu apabila kita telah membuka banyak aplikasi sebelumnya , dan ingin mencari suatu aplikasi diantara banyaknya tumpukan aplikasi hanya dengan melihat sebagian kecil dari bagian aplikasi tersebut.

Nampak perbedaan tampilan AppSwitcher iOS dan Andorid yang mana iOS menampilkan secara Horizontal dan Android secara Vertikal

source :http://smartphones.wonderhowto.com/news/10-ways-ios-beats-android-0170504/

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Halo Ragil, terimakasih sudah memberikan tanggapannya.

Ada alasan mengapa pada kasus " Play Store memiliki jumlah aplikasi yang tersedia lebih banyak dibandingkan App Store " tidak lain karena Aplikasi yang diterapkan di iOS adalah mereka yang “pertama” dan memiliki penampilan yang lebih baik ketimbang Android ,maka dari itu pihak Apple lebih memperhatikan kualitas dibandingkan dengan penyedian aplikasi dengan jumlah banyak.

Kebanyakan dari aplikasi populer dan game tingkat atas dari kedua OS ini akan lebih dahulu hadir di iOS lalu setelahnya hadir di Android. Ketika sebuah aplikasi sudah tersedia di Iphone dan Android , kerap kali kita melihat fitur dan design aplikasi yang ada di Iphone jauh lebih lengkap dan lebih baik dariapada yang ada di Android. Untuk contoh mudahnya pada aplikasi Snapchat , di Iphone sendiri memiliki beberapa feature baru , lalu setelahnya akan muncul di Android.

source :http://www.gottabemobile.com/2016/09/12/iphone-vs-android-2016-iphone-better/

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Halo Whita Parasati … Terimakasih telah memberikan pendapat.:smile:
Dapat Saya tangkap dari pendapat Anda, bahwa OS Android lebih baik dari iOS dilihat dari segi slot memory card tambahan. Pada faktanya, memang Apple tidak memiliki slot memory card tambahan apabila dibandingkan dengan Android. Namun disini terdapat beberapa hal yang perlu saya sampaikan, yaitu :

1. Slot Memory Card


Apple tidak memiliki slot memory card sebab pada pihak Apple telah memprediksikan kapasitas memory card yang sesuai dengan kapasitas RAM pada setiap type keluaran Apple, sehingga produk yang digunakan oleh user tidak mengakibatkan “lamban” dalam penggunaannya serta berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan kenyamanan kepada user.

2. RAM pada iOS


Pada saat Apple telah meluncurkan produk barunya seperti halnya pada iPhone 6 dan iPhone 6s yang memiliki RAM sebesar 1GB, banyak dari Andorid fans tertawa “menyedihkan” karena RAM dari Android lebih besar dari Apple yaitu cenderung pada RAM 2GB. Tetapi faktanya, apabila kedua smartphone tersebut dijalankan, ternyata iPhone 6 dengan 1GB RAM memproses jauh lebih cepat daripada smartphone Android dengan 2GB RAM. Dan itu semua dapat dilihat dengan adanya perbedaan mendasar dalam cara iOS dan Android menangani aplikasinya.

3. Updates


Para pengguna iPhone dapat menikmati iOS update secara cepat dengan menggunkan berbagai operator apa saja yang mereka gunakan dalam proses update nya. Pada segi ini, dapat dilihat bahwa pada saat iOS update diluncurkan, update dapat tersedia pada setiap operator. Jika dibandingkan dengan Andorid, update Android membutuhkan selang kurang lebih 18 bulan untuk meluncurkan OS update mereka. Atau mungkin Anda harus menunggu terlebih dahulu untuk adanya launching smartphone Android terbaru untuk mendapatkan update OS Android yang baru. Analoginya, apabila Anda benar-benar ingin Android Nougat mungkin Anda perlu membeli smartphone Andorid keluaran terbaru untuk mendapatkan update Android tersebut.

Terimakasih, ditunggu pendapat Anda selanjutnya…

Referensi : http://www.gottabemobile.com/2016/11/16/iphone-vs-android-2016-iphone-better/
http://www.cultofmac.com/303223/ios-twice-memory-efficient-android-heres/

1 Like

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Halo Ragilmaulana… Terimakasih telah memberikan pendapat.:blush:
Dapat saya tangkap dan simpulkan dari pendapat Anda, bahwa Android lebih baik dari iOS apabila dilihat dalam segi Play Store yang lebih besar, OS lebih fleksibel serta kemudahan dalam memperoleh konektor microUSB. Disini saya akan membahas tentang point-point penting yang bertentangan dengan pendapat Anda, yaitu :

1. Keunggulan APP Store dibanding Play Store

Pada pendapat Anda terkait dengan “pengguna Android dapat mendownload sekitar 1,4 juta aplikasi di play store, sedangkan para pengguna IOS hanya bisa mendownload sekitar1,2 juta aplikasi saja.” menurut para analis hal ini memang benar adanya. Tetapi, bagaimana jika kita masuk dalam konteks profit dan perkembangan pada kedua perusahaan besar tersebut? Mari kita lihat dari sisi perkembangannya…


App Store

Statistik umum yang digunakan untuk membandingkan dua toko dengan jumlah aplikasi yang tersedia dan total download. Apple telah sering digunakan statistik ini selama presentasinya. App Store hadir pada tahun 2008 bertepatan dengan peluncuran iPhone 3G dengan hanya 500 aplikasi. Tetapi dalam waktu 3 bulan terdapat 100 juta download dan jumlah aplikasi menjadi 3000. Pada tahun 2009 Apple mencapai 2 miliar download, tahun 2010 mencapai 3 miliar dan tahun 2011 mencapai 10 miliar dengan total 350.000 aplikasi. Pada bulan Maret 2012, jumlah download memukul 25 miliar dengan 550.000 aplikasi (yang 170.000 adalah aplikasi iPad asli). Setahun kemudian Apple mencapai 50 miliar download, dan 85 miliar menjelang akhir 2014. Hingga mencapai 1 juta aplikasi pada akhir 2013, sampai pada tahun 2015 mencapai sekita 1,2 juta aplikasi yang dapat di download.

Google Play

Pada tahun 2008 Google meluncurkan Android Market dengan hanya beberapa aplikasi. Pada tahun 2009 terdapat 2.300 aplikasi dan pada tahun 2010 ada 80.000 aplikasi yang tersedia, dan jumlah total download telah melampaui 1 miliar mark. Namun itu masih jauh di belakang Apple App Store. Selama 2011 mencapail tiga sasaran utama, 3 miliar total unduhan, kemudian 6 miliar total unduhan dan kemudian 10 miliar total unduhan. Kecenderungan ini berlanjut hingga tahun 2012 di mana jumlah aplikasi melampaui 500.000 dan jumlah download mencapai 25 miliar.
Android Market mulai dikenal sebagai Google Play pada 6 Maret 2012, dengan adanya Google Music, Google Spreedsheat, Google eBookstore, dsb. Menjelang akhir 2014, Play Store berhasil mengungguli App Store, dalam hal jumlah aplikasi yang tersedia. Pada tahun 2015.

Dari segi profit
Wall Street Journal melaporkan bahwa Google Play memiliki unduhan aplikasi 70% lebih dari Apple App Store pada kuartal pertama 2015, namun pendapatan aplikasi Apple adalah sekitar 70% lebih tinggi dari di Google Play.

2. Kemudahan lain yang dimiliki oleh Apple

Apple memberikan kemudahan pada pengguna, jika Anda memiliki iPhone, iPad dan Mac segala informasi Anda dapat tersampaikan dengan lancar seperti menyelaraskan foto, menjawab panggilan telepon pada iPad atau Mac dan mengirim pesan teks dari perangkat lain. Dengan adanya dukungan Handoof yang dapat digunakan untuk mempermudah dalam mengerjakan tugas pada iPhone Anda dan melanjutkan pekerjaan Anda pada iPad atau Mac. Dengan menggunakan AirDrop layanan built-in, Anda juga dapat mengirimkan file secara nirkabel langsung ke Mac, bahkan ketika tidak ada WiFi.

Sekian dari pendapat Saya, Terimakasih dan ditunggu pendapat Anda selanjutnya…

Referensi : http://www.androidauthority.com/google-play-store-vs-the-apple-app-store-601836/ http://www.gottabemobile.com/2016/09/12/iphone-vs-android-2016-iphone-better/

1 Like

:white_check_mark: Agree

Halo Ragil, terimakasih sudah memberikan tanggapannya.

Ada alasan mengapa pada kasus " Iphone tidak menggunakan konektor microUSB sebagai media untuk melakukan pengisian daya " tidak lain karena:

:white_check_mark:iOS ingin menjadikan produknya sebagai produk yang multifungsi.
Apple tidak sekedar menggunakan konektor miliknya hanya sebatas untuk charging dan sinkronisasi, karena konektornya di desain untuk melakukan lebih dari itu. Misalnya port yang sama di iPhone/iPad/iPod Touch bisa dipakai untuk menampilkan display ke HDMI TV melalui sebuah adapter

:white_check_mark: Sangat memperhatikan yang namanya kualitas produk
Chip yang digunakan pihak Apple di-desain bekerja secara efektif dan efesien pada produk Apple , sehingga dapat menunjang pemakaian.

:white_check_mark: Micro USB berukuran sangat kecil dan menghasilkan daya kurang dari standar produk Apple.
Misalnya Micro USB hanya mengantarkan daya sebesar 9 watt , sedangkan iPad (atau produk apple lainnya ) membutuhkan daya minimal 10 watt.

:white_check_mark:Penggunaan micro USB akan berdampak buruk pada produk Apple, misalnya dapat mengakibatkan " overheating " dan yang lebih parahnya bisa menyebabkan perlambatan pada proses pengisian daya

[details=source :]https://techpinions.com/why-apple-couldnt-go-to-micro-usb-charging/10212
http://mashable.com/2012/10/29/apple-lightning-micro-usb/#NtpJzojjZkqB[/details]

:white_check_mark: Agree

Halo Dara, terima kasih atas responnya. Ada beberapa hal yang mungkin akan saya sampaikan terkait dengan balasan Anda.

1. Fitur Clear Cache
Aplikasi yang kita gunakan sering kali memuat foto, video, atau informasi. Hal ini menyebabkan banyak sekali data yang tersimpan sehingga membuat memori menjadi penuh. Jika menggunakan iOS Devices, maka hal tersebut sangat mengganggu karena jika ingin membuat memori menjadi lebih longgar maka kita harus menghapus aplikasi tersebut dan meng-install ulang aplikasi tersebut jika masih dibutuhkan. Sedangkan dalam Android, hal seperti itu tidak perlu dilakukan karena kita bisa melakukan clear cache.

2. Default Applications
Dalam iOS kita tidak bisa mengunakan default apps yang baru. Safari, Mail, dan Apple Maps adalah default application kecuali jika kita menggunakan third-party untuk menggunakan aplikasi lain.

3. Kemudahan Install Aplikasi
Dalam Android kita bisa saja meng-install aplikasi sekali dari Play Store, sementara pada iOS tidak bisa kecuali dengan cara jailbreak, di mana hal tersebut adalah ilegal.

4. Wireless Charging
Inovasi terbaru yang dimiliki Android adalah bisa melakukan wireless charging. Contoh perangkat yang bisa melakukan hal ini adalah Samsung Galaxy S7. Meskipun belum semua perangkat Android bisa melakukan ini, tetapi Apple belum ada tanda-tanda untuk mengeluarkan perangkat yang bisa melakukan wireless charging.

1 Like

:white_check_mark: Agree

Halo Aprivisi, terima kasih atas pendapat yang telah disampaikan.

Untuk masalah bahwa iOS memiliki App Switcher yang lebih baik, menurut referensi saya mengatakan bahwa dalam Android juga bisa melakukan App Switcher seperti yang dilakukan dalam perangkat iOS bahkan lebih bervariasi sesuai dengan kenyamanan dan selera pengguna. Karena dalam Android kita bisa menggunakan aplikasi App Switcher lain yang bisa kita unduh dari Play Store.

[details=Referensi]http://www.hongkiat.com/blog/android-app-switcher/
http://www.droidviews.com/top-5-task-switching-apps-for-android/[/details]

1 Like

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Baiklah saya akan menambahkan lagi pernyataan selanjutnya alasan " iOS better than the Android "

iOS Tidak Memiliki Aplikasi Bawaan Sebanyak dan “Serumit” Android.

Ketika kita membeli produk dari Apple, khususnya iPhone , itu tidak memiliki aplikasi bawaan seperti yang ada di Android. Meskipun Apple juga memiliki aplikasi bawaan , namun hanya sedikit dan kebanyakan aplikasi bawaan Apple juga mudah untuk di hapus (uninstall). Lain halnya dengan Android , ada sekumpulan aplikasi bawaan yang kita tidak pernah gunakan , bahkan tahu itu aplikasinya pun tidak tapi terinstall di Smartphone kita.

Seringkali kita tidak bisa untuk meng-uninstall aplikasi-aplikasi extra ini , namun hanya bisa di disable. Yang berarti aplikasi tersebut tetap ada dan mengambil tempat dalam kapasitas penyimpanan memori. Tentu saja hal ini merugikan bagi penggunanya , bayangkan saja yang harusnya bisa mengisi dengan aplikasi yang menurut kita berguna dan bermanfaat, malah memori hape dikuras dengan aplikasi bawaan yang tidak sedikit ini.

source:

:white_check_mark: Agree

oke, terimakasih aprivisi atas pendapat dan sanggahannya :slight_smile:
tapi saya tetap setuju android lebih baik di banding ios.

Mengenai pengisi daya,
pengisi daya milik android tidak kalah dalam hal multifungsi, selain itu konektor micro USB milik android lebih mudah ditemukan dan memilki harga yang relatif lebih murah dibanding micro HDMI milik IOS.
berikut jenis pengisi daya dari OS IOS beserta harganya

  1. Lightning to USB Cable (1m)
  2. Lightning to USB Cable (2m)
  3. Apple 85W MagSafe 2 Power Adapter

Tiga pengisi utama untuk iPad, iPhone, dan Macbook Pro tersebut mendapat Nilai rata-rata 1,5 dari 5 bintang oleh 2.000 orang. Peringkat yang sangat rendah untuk produk yang berasal dari perusahaan besar seperti apple.
Harga untuk satu Lightning to USB Cable (1m) yaitu$ 19 , Lightning to USB Cable (2m) 29, dan Apple 85W MagSafe 2 Power Adapter 79. Harga yang sangat tinggi bukan?
selain itu dari segi ketahanan konektor milik android lebih baik daripada milik IOS.

http://crambler.com/10-reasons-android-phone-better-than-iphone/

1 Like

:white_check_mark: Agree

oke saya akan menambahkan beberapa alasan mengapa saya setuju OS Android lebih baik daripada IOS.
Agar lebih mudah mari kita bandingkan spesifikasi hardware dari iPhone 7 dan Samsung S7 edge plus karena kedua ponsel tersebut merupakan produk unggulan besutan apple dan Samsung saat ini.

IPhone 7 Plus
Sistem operasi : IOS 10
processor : Quad-core 2,3 GHz Apel A10 Fusion
RAM : 3 GB
Ukuran layar : 5.5 di
Resolusi layar : 1920 x 1080
Kerapatan piksel : 401ppi
Jenis layar : IPS
kamera belakang : 12 megapixel; f / 1.8; Video 4K HD
Kamera depan : 7 megapixels
Slot kartu memori : -
NFC : iya
Ukuran : 158,2 x 77,9 x 7,3 mm
Berat : 6.63 oz (192g)
Kapasitas baterai : 2.900 mAh
baterai dilepas : Tidak
Tahan air : Ya, IP 67
Wireless / fast charging : Tidak
3.5mm Jack (Aux) : Tidak

Samsung S7 edge
Sistem operasi : Android 6.0 (Marshmallow)
processor : Octa-core 2,3 GHz Exynos 8890
RAM : 4 GB
Ukuran layar : 5.5 di
Resolusi layar : 2560 x 1440
Kerapatan piksel : 534ppi
Jenis layar : AMOLED
kamera belakang : 12 megapixel; f / 1.7; Video 4K HD
Kamera depan : 5 megapixels
Slot kartu memori : MicroSD
NFC : Ya
Ukuran : 150,9 x 72,6 x 7,7 mm
Berat : 5.54 oz (157g)
Kapasitas baterai : 3.600 mAh
baterai dilepas : Tidak
Tahan air : Ya, IP 68
Wireless / fast charging : Ya
3.5mm Jack (Aux) : Ya

Dari spesifikasi di atas, sudah jelas Android lebih unggul dari IOS.

http://crambler.com/10-reasons-android-phone-better-than-iphone/

1 Like

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Terimakasih mas @Ragilmaulana telah menambahkan argumennya lagi.

Mengutip dari pernyataan Mas bahwa " Dari spesifikasi di atas, sudah jelas Android lebih unggul dari IOS " apakah mas bisa yakin bahwa hanya dengan melihat dari spesifikasi saja , suatu OS bisa dikatakan lebih baik dari OS rivalnya tanpa memperhatikan faktor lainnya. Contoh mudahnya dari fitur “Messaging”

Kita biasa hanya menggunakan Whatsapp untuk saling mengirim pesan dengan emoji yang lucu-lucu , atau bahkan Facebook Messenger dan Snapchat , tapi sekarang di iOS 10 sudah tersedia fitur dengan emoji yang lebih bervariasi dan besar kita juga bahkan bisa menambahkan pesan tulisan tangan di iMessage. Banyak kelebihan yang ditawarkan oleh iMessage ,salah satu hal yang paling penting adalah kecepatannya. Dengan internet standar pun pengirimin data ketika menggunakan iMessage tidak pernah mengalami lelet maunpun error.

source :

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Halo @parasati terimakasih telah memberikan tanggapannya.

Mengutip dari pernyataan " Android juga bisa melakukan App Switcher seperti yang dilakukan dalam perangkat iOS bahkan lebih bervariasi sesuai dengan kenyamanan dan selera pengguna. Karena dalam Android kita bisa menggunakan aplikasi App Switcher lain yang bisa kita unduh dari Play Store " ada benarnya, namun apakah dengan mengunduh suatu App Switcher dari Play Store tidak akan berpengaruh terhadap operasi RAM dari Smartphone tersebut ??

Menurut saya App Switcher milik iOS tetap lebih bagus , kenapa ??

Karena tiap saat iOS terus berkembang menciptakan inovasi-inovasi baru untuk memuaskan para pelanggannya, salah satunya ada di App Switcher milik Apple. Sebagai contoh ada di iPhone 6s atau di iPhone 7 , kita dapat menggunakan 3D Touch untuk beralih ke aplikasi sebelumnya. Hanya dengan menekan sisi kiri layar , lalu menggesernya ke kanan, maka dapat melihat aplikasi-aplikasi apa saja yang baru kita gunakan.

source:

:negative_squared_cross_mark: Not Agree

Halo Whita… Terimakasih atas tanggapan Anda :grinning:

Dapat saya simpulkan bahwa Android telah memiliki kelebihan dari segi fitur, charging, install, default applications. Hal tersebut adalah benar adanya, tetapi disini Saya hanya ingin mengutarakan pendapat yang bertentangan tentang Fitur Clear Cache dan hal ini juga dapat digunakan sebagai solusi.


Clear Cache Pada iPhone


File Cache dapat ditemukan dalam banyak aplikasi iPhone. Misalnya, Safari menggunakan cache untuk menyimpan informasi tentang situs yang Anda kunjungi dan akan menggunakannya untuk speedup history browsing Anda. Meskipun ini sangat penting untuk lebih mempercepat pencarian, file cache ini juga memakan ruang penyimpanan pada iPhone Anda.

Dapat kita lihat bahwa pada kenyataannya tidak ada pilihan lain pada iPhone atau iPad untuk membersihkan cache aplikasi tertentu kecuali dengan cara uninstall sepenuhnya dari perangkat Anda, atau kecuali fitur khusus pada app nya. Ketika Anda menghapus aplikasi dari iPhone Anda, semua yang Anda miliki dalam aplikasi itu termasuk cache dan preferensi akan otomatis dihapus. Tetapi terdapat cara lain untuk membersihkan cache yaitu pada pengaturan Safari serta terdapat pula cara lain agar dapat menghapus aplikasi iOS cache, junk file dan mempercepat , yaitu dengan menggunakan aplikasi dari App Store disebut Battery Doctor (gratis).

Terimakasih, ditunggu pendapat Anda selanjutnya…

Referensi : http://www.ubergizmo.com/how-to/clear-iphone-ipad-ios-cache/

1 Like

:white_check_mark: Agree

Android lebih baik daripada IOS

terimakasih mas @aaprivisi atas tanggapanya :heart_eyes:,

Para customer di era sekarang ini tidak begitu mempermasalahkan fitur emoji, karena segala sesuatu yang berkaitan dengan media sosial seperti BBM, Whatsap, line, dan lain sebagainya bisa menambahkan fitur emoji yang bisa di download di playstore besutan google, bahkan mereka bisa mendownload karakter emoji yang di inginkan.

emoji-app-for-android

1 Like

:white_check_mark: Agree

android lebih baik daripada ios

Adapun beberapa kekurangan ios dalam hal pengiriman data nirkabel, yaitu Bluetooth.
Pada ponsel dengan OS IOS tidak terdapat fitur Bluetooth yang berguna sebagai media pengiriman data, kondisi tersebut merupakan hal yang kurang memuaskan untuk para pengguna IOS karena akan mengalami kesulitan bila ingin melakukan pengiriman data dengan ponsel yang memilik sistem operasi berbeda dengan IOS.

https://developer.android.com/guide/topics/connectivity/bluetooth.html?hl=id

1 Like

:white_check_mark: Agree

Halo @daraadhelia @aaprivisi terima kasih atas pendapat yang telah diberikan, selanjutnya saya aku memberikan beberapa kelebihan dari OS Android.

1. Open Source
OS Android merupakan sebuah sistem operasi yang sifatnya open source. Hal ini disebabkan karena Android merupakan salah satu sistem operasi yang berbasis linux, sehingga merupakan salah satu OS yang mudah untuk dikembangkan, karena memiliki sistem open source. Para developer menjadi sangat mudah untuk mengoptimalkan dan mengembangkan sistem operasi ini untuk smartphone yang mereka buat. Sehingga bisa jadi satu smartphone dengan smartphone yang lain memiliki fitur sistem operas Android yang berbeda-beda. Dalam hal ini Apple tidak memberlakukan open source.

2. Cloud Sharing
Google Drive menawarkan memori sebesar 15 GB secara gratis, sementara iCloud hanya 5 GB. Sementara untuk upgrading storage, harga yang ditawarkan oleh Google Drive juga lebih murah yaitu $2 per bulan atau 100GB ($24 per tahun), sementara iCloud pada Apple menawarkan dengan harga $100 per tahun untuk 50GB.

1 Like