Nilai Go-Jek ditaksir capai Rp. 40 Triliun. Apakah Gojek sudah sukses?

Go Jek

Penyedia layanan transportasi online Go-jek dikabarkan mendapatkan guyuran dana segar dari investor China Tencent. Nilai investasi yang dikumpulkan dalam sesi pendanaan tersebut diduga mencapai kisaran 1,2 miliar dollar AS atau hampir Rp 16 triliun. Dengan tambahan dana dari Tencent ini, maka valuasi Go-jek kini ditaksir mencapai 3 miliar dollar AS, atau hampir Rp 40 triliun.

Angka tersebut sudah lebih dari berlipat dua semenjak sesi pendanaan sebelumnya. Pada Agustus 2016 lalu, Gojek diketahui mengumpulkan dana 550 juta dollar AS dengan total nilai valuasi 1,3 miliar dollar AS.

Apakah dengan pencapaian tersebut, Go-Jek sebagai sebuah startup sudah dapat dikatakan sukses?

99c5ea8d-0bf8-4904-a9f0-e86c8539657d_169

Penaksiran nilai dari sebuah startup memang merupakan salah satu faktor pengukuran kesuksesan sebuah startup. Go-Jek yang dalam hal ini memiliki nilai investasi mencapai Rp. 16 triliun memang bisa kita katakan sukses dalam konteks ukuran bisnis. Akan tetapi ukuran bisnis bukanlah satu-satunya indikator kesuksesan sebuah startup.

Berdasarkan sumber yang saya ketahui, ada 3 (tiga) indikator kesuksesan dari sebuah startup yaitu:

  1. Ukuran Finansial
  2. Ukuran Penerimaan Pengguna
  3. Ukuran Bisnis

Apabila diketahui nilai valuasi dari Go-Jek pada tahun ini adalah sebesar Rp. 40 triliun atau sekitar 3 miliar dollar AS, saya rasa Go-Jek sudah mencapai kesuksesannya dari segi bisnis. Karena seperti yang kita ketahui bersama, nilai valuasi Go-Jek tersebut naik sekitar 2 kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1.3 miliar dollar AS.

Artinya, sekarang kita tinggal mencari tau bagaimana kesuksesan Go-Jek untuk indikator kesuksesan lainnya? (ukuran finansial dan ukuran penerimaan pengguna).

sumber :

http://tekno.kompas.com/read/2017/05/04/15130037/dikabarkan.dapat.dana.rp.16.triliun.nilai.go-jek.ditaksir.capai.rp.40.triliun

dan materi perkuliahan Manajemen Resiko pertemuan ke 3 tentang “Ukuran Kesuksesan Stratup” oleh Bapak Himawat

A post was merged into an existing topic: Mengapa Gojek bisa sukses?

Dilihat dari segi keuntungan startup Go-Jek bisa dikatakan sebagai startup yang sukses karena dilihat dari segi keuntungan dan pelanggan Go-Jek sangatlah banyak, dalam satu hari Go-Jek dapat menembus angka pemesanan hingga 300 pemesanan setiap harinya. Selain itu nilai valuasi saham Go-Jek telah mencapai 17 trilyun rupiah. Ini berarti, jika investor mayoritas dari salah satu ojek online menjual sahamnya, maka ia bisa mendapatkan uang sampai 20 trilyun rupiah. Selain dilihat dari segi keuntungan, startup Go-Jek juga diterima oleh penggunanya, karena terbukti bahwa pelanggan Go-Jek dari hari ke hari semakin bertambah.

Startups yang sukses juga bisa dilihat dari segi bisnis. Oleh karena itu, sebuah startup harus menetapkan dan menerapkan prinsip dan praktik bisnis fundamental yang solid untuk meningkatkan peluang kesuksesan. Dilihat dari konsistensi Go-Jek dari awal berdiri hingga saat ini juga dapat ditarik kesimpulan bahwa Go-Jek merupakan salah satu startup yang sukses. Ketika terjadi penolakan pada Go-Jek dan banyak tekanan dari pihak luar, Go-Jek membuktikan bahwa dirinya kokoh dan mampu untuk berdiri melawan segala tekanan yang ada, sehingga sampai saat ini Go-Jek menjadi startup yang terus berkembang dan tidak goyah terhadap apapun.

Selain itu Go-jek juga dikatakan sukses karena memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat Indonesia, yaitu lapangan pekerjaan baru bagi masyarat dan kemudahan bertransportasi untuk pelanggan. Dengan ide yang diusung oleh Go-Jek yaitu menjalin kemitraan dengan driver (pengemudi Go-jek), maka banyak masyarakat yang tertarik dengan Go-jek karena konsepnya kemitraan bukan atasan dan bawahan, sehingga Go-Jek sangat membantu dalam membuka lapangan pekerjaan baru. Dengan adanya Go-jek juga pelanggan juga sangat terbantu karena akses pelanggan yang semakin mudah.

Referensi :

Kalau melihat data dari teman-teman diatas, saya rasa Go-Jek sudah bisa dikatakan sebagai startup yang sukses untuk indiator ukuran bisnis dan penerimaan pengguna. Akan tetapi bagaimana dengan ukuran finansial Go-Jek? Apakah kematangan finansial Go-Jek sejalan dengan capaian indicator yang lain?

Saya rasa belum, dari artikel yang saya baca Go-Jek masih kebingungan mencari cara agar investor tetap mau memberikan uangnya untuk menutupi biaya-biaya promosi yang terus dilakukan oleh Go-Jek.

sumber:
http://tekno.kompas.com/read/2016/05/02/11181767/GoJek.Akui.Kehabisan.Uang.gara-gara.Tarif.Murah

Dengan valuasi Gojek yang sekarang, nilai tersebut bisa dikatakan besar. Investor bertambah banyak dari sebelumnya. Salah satu ukuran kesuksesan sebuah bisnis dapat dilihat dari keadaan finansial organisasinya. Yang menarik para investor tentu saja karena Gojek sangat menjanjikan untuk bisa berkembang lebih besar lagi.

Valuasi Gojek yang sebesar 3 Milyar Dollar AS masih kalah jauh dengan pesaingnya dari Singapura yang juga bergerak di bidang layanan transportasi yang memiliki valuasi sebesar 60 Milyar Dollar AS. Meski demikian, suntikan dana sebesar 1,2 Dollar AS merupakan awal yang baik bagi startup yang layanannya berkembang ke skala nasional. Mungkin saja jika kabar bahwa Gojek ingin memperluas bisnisnya ke luar negeri terealisasikan, bisnis yang semakin besar akan menarik investor dan membuat valuasi Gojek menjadi berkali-kali lipat dibandingkan saat ini.

Referensi :