© Dictio 2017 - 2019, Inc. All Rights Reserved. Terms of Use | About Us | Privacy Policy


Menjadi Seorang Web Developer

Website atau situs merupakan kumpulan halaman yang menampilkan data berupa teks, gambar, audio, video, dll. Dan tentu saja di balik itu semua, ada pihak-pihak yang merancang dan membangun suatu website. Salah satunya adalah seorang web developer. Web developer ialah sesorang yang menciptakan web-based application. Web developer lah yang menghubungkan seluruh sumber daya yang akan digunakan pada suatu website.
Dewasa ini jenis software semakin beralih dari yang berbasis desktop ke yang berbasis web. Mengapa? Hal ini disebabkan oleh keefisiensian software berbasis web dibandingkan software berbasis desktop, di mana setiap orang dapat menggunakan suatu software tanpa harus melakukan instalasi pada perangkat yang digunakan sehingga dapat menghemat waktu dan memori suatu perangkat. Hal tersebut di atas merupakan suatu kesempatan bagi seseorang untuk menjalani karir di bidang pengembangan web (web development). Karena saat ini banyak berdiri perusahaan-perusahaan pengembangan web. Meski begitu, seseorang dapat menjadi seorang professional web developer tanpa harus bekerja di perusahaan pengembangan web.
Menjadi seorang web developer sangatlah menarik bagi saya. Hal tersebut sudah menjadi cita-cita saya sejak lama, disamping ingin mendirikan startup business di bidang fashion. Saya memulai semuanya saat saya mulai mengenal blog pada pelajaran TIK SMP kelas 8. Di blog saya, saya sering mengisinya dengan cerita-cerita pribadi saya. Oleh karenanya, tentu saja tampilan blog saya haruslah saya buat se-girly mungkin. Dari keinginan untuk merubah tampilan blog itulah, saya mulai mengenal bahasa pemrograman HTML, di samping bahasa pemrograman CSS, di mana bahasa pemrograman tersebut digunakan untuk menciptakan tampilan suatu blog maupun web.
Untuk menjadi seorang web developer haruslah memiliki softskill, hardskill, dan kemampuan bekerja dalam tim yang baik. Softskill sangat dibutuhkan ketika seseorang ingin menjadi web developer, dikarenakan ketika membangun suatu web, seorang web developer tidak dapat bekerja sendirian, melainkan harus bekerja sama dengan orang lain, seperti dalam hal mendesain, mengerjakan kode layout, mengerjakan sistem sebuah website, dll. Sedangkan untuk hardskill sendiri harus dimiliki seorang web developer professional, karena kemampuan hardskill lah yang menentukan apakah seseorang layak menjadi seorang web developer atau tidak.
Disamping mempunyai 3 hal di atas, seorang web developer pun dituntut untuk menguasai bahasa pemrograman web, seperti HTML, CSS, PHP, Python, mengetahui teknik pemrograman web, mempelajari metode pengembangan web, mempelajarai teknik mengolah gambar dengan menggunakan, mempelajari web server, dan pastinya harus selalu up-to-date dengan perkembangan dunia teknologi.

Referensi :
https://belajarkoding.net/jadi-web-developer-atau-web-designer-gimana-sih-caranya/
http://www.dumetschool.com/blog/Yang-Harus-Kamu-Pelajari-Untuk-Menjadi-Web-Developer