Mengenal Titanium (Ti)

Penemuan Titanium diumumkan pada 1791 oleh ahli geologi amatir Pendeta William Gregor dari Cornwall, Inggris. Gregor menemukan pasir hitam magnetik yang tampak seperti mesiu di sungai di paroki Mannacan di Cornwall, Inggris. (Pasir ini sekarang disebut sebagai ilmenit, merupakan campuran yang terutama terdiri dari oksida besi dan titanium).

image
Gambar 1 Ilmenite

Titanium adalah logam yang ringan dan kuat. Titanium sekuat baja dan dua kali lebih kuat seperti aluminium, tetapi 45% lebih ringan dari baja dan hanya 60% lebih berat dari aluminium. Titanium tidak mudah berkarat oleh air laut dan digunakan dalam baling-baling dan bagian lain dari kapal yang terkena air laut. Titanium dan alloy-nya digunakan dalam bagian pesawat terbang, rudal dan roket di mana kekuatan, berat yang rendah dan ketahanan terhadap suhu tinggi sangat penting. Karena titanium tidak bereaksi dalam tubuh manusia, digunakan untuk membuat pinggul buatan, pin untuk tulang serta untuk implan biologi lainnya. Sayangnya, tingginya harga titanium telah membatasi penggunaannya secara luas.

Kata titanium berasal dari kata yunani Titan, sebuah makhluk mitologi Yunani “first sons of the Earth. Titanium ditemukan pada tahun 1791 oleh William Gregor, seorang pendeta Inggris. Titanium murni pertama kali diproduksi oleh Matthew A. Hunter, seorang metalurgi Amerika, pada tahun 1910. Titanium adalah elemen yang paling berlimpah kesembilan di kerak bumi dan terutama ditemukan dalam mineral rutil (TiO2), ilmenit (FeTiO3) dan sphene (CaTiSiO5). Titanium mempunyai komposisi sekitar 0,57% dari kerak bumi.

Fakta Titanium

Efek berbahaya:

Logam titanium dianggap tidak beracun. Tetapi serutan logam, atau bubuk nya, itu adalah bahaya karena bisa menyebabkan kebakaran yang cukup besar. Titanium klorida bersifat korosif.

Karakteristik:

  1. Titanium murni adalah logam yang ringan, berwarna putih keperakan, keras, dan berkilau. Logam ini memiliki kekuatan yang sangat baik dan ketahanan korosi dan juga memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi.
  2. Laju korosi Titanium sangat rendah sehingga setelah 4000 tahun di air laut, korosi hanya akan menembus logam hingga ketebalan selembar kertas tipis.
  3. Pada suhu tinggi, logam terbakar di udara ,dan luar biasa, titanium juga terbakar dalam nitrogen murni.
  4. Titanium ulet dan mudah dibentuk saat dipanaskan.
  5. Logam ini tidak larut dalam air, tetapi larut dalam asam pekat.

Penggunaan Titanium:

  1. Logam titanium digunakan sebagai agen paduan dengan logam lain termasuk aluminium, besi, molibdenum dan mangan. Paduan titanium terutama digunakan di ruang angkasa, pesawat terbang dan mesin di mana diperlukan material yang kuat, ringan, dan tahan suhu.

  2. Sebagai hasil dari ketahanannya terhadap air laut, (lihat di atas) titanium digunakan untuk lambung kapal, poros baling-baling dan struktur lain yang terkena laut.

  3. Titanium juga digunakan dalam penggantian sendi implan, seperti sendi pinggul ball-and-socket.

  4. Sekitar 95% dari produksi titanium berada pada titanium dioksida (titania). Pigmen ini sangat putih, dengan indeks bias tinggi dan penyerapan sinar UV yang kuat, digunakan dalam cat putih, pewarna makanan, pasta gigi, plastik dan tabir surya.

  5. Titanium digunakan dalam beberapa produk sehari-hari seperti mata bor, sepeda, tongkat golf, jam tangan dan komputer laptop.

image
Gambar 2 Cincin titanium

image
Gambar 3 Rangka sepeda titanium

Referensi:


bestekin.com