Mengenal Bagong Kussudiardjo, pelukis asal Yogyakarta

Indonesia, melahirkan begitu banyak pelukis yang ahli salah satunya Bagong Kussudiardjo. Siapakah Bagong Kussudiardjo ini?

Bagong Kussudiardja

Lahir di Yogyakarta, 9 Oktober 1928. Latar belakang keluarganya berada di garis lingkaran kebangsawanan Kraton Yogyakarta yang membawa Bagong tidak asing dengan dunia kesenian. Bagong dikenal sebagai seniman tari Indonesia yang eksploratif, namun dikenal juga sebagai pelukis yang mendapat banyak penghargaan nasional maupun internasional. Ia belajar melukis secara formal di ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia, sekarang dikenal sebagai Institut Kesenian Indonesia - ISI), Yogyakarta. Di ASRI, Bagong dididik oleh seniman-seniman seperti Sudiarjo, Hendra Gunawan dan Kusnadi. Sebelumnya ia pernah belajar di Taman Siswa, dan setelah dari ASRI Bagong melanjutkan belajar tari modern di Martha Graham, New York, Amerika Serikat.

Sebagai pelukis, karyanya telah dipamerkan di banyak event nasional maupun internasional. Dia telah menerima beberapa penghargaan untuk karya-karyanya, di antaranya Medali Emas dari Paus Paulus VI pada tahun 1973; Satya Lencana Dwija Setia pada tahun 1975; Medali Emas dari Pemerintah Bangladesh pada 1981; Art Award dari Pemerintah Indonesia pada tahun 1985; ASEAN Penghargaan pada tahun 1987; Art Award dari Pemerintah Yogyakarta pada 1988; Penghargaan dari Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi pada tahun 1992; dan Yogyakarta Lukisan Penghargaan Biennial pada tahun 1988 dan 1992.

Bagong Kussudiardjo termasuk salah satu pelukis Yogyakarta yang berada dalam barisan awal ungkapan lirikan personal. Idiom ini merupakan antitesis terhadap paradigma estetik kerakyatan yang pada masa itu sangat kuat dianut oleh seniman-seniman Yogyakarta, bahkan mengeras dalam faham yang revolusioner. Dengan mengawali obyek-obyek geometrik, kemudian abstraksi dan eskpresionis, ia memuncaki perjalanan gaya itu dalam absttraksi murni. Dalam konteks perkembangan itulah Bagong dapat menemukan jati dirinya antara lain dalam idiom-idiom religius Kristen.

Salah satu lukisan karyanya berjudul “Salib” yang diciptakan pada tahun 1974