Mengapa Pekerja Lebih Memilih WFH dibanding WFO?

WhatsApp Image 2021-09-21 at 15.15.39

Menurut survey BBC menyatakan bahwa hampir 70% dengan jumlah 1,685 pekerja lebih memilih WFH (Work From Home) dibandingkan WFO (Work From Online). Para pekerja di negara Inggris mengatakan bahwa mereka lebih memilih bekerja dari rumah baik waktu penuh atau setidaknya bekerja secara Hybrid. Sehingga mereka masih bisa WFO sesekali.

Menurut Youdics, gimana nih tanggapannya?:eyes:
Apakah Youdics juga lebih memilih melakukan kegiatan apapun dengan WFH dibandingkan WFO?

Referensi

Niaga, CIMB. 2021. Survei BBC Tunjukkan 70 Persen Pekerja Kantoran Tidak Ingin Kembali WFO. Diakses pada tanggal 21 September 2021 pada link https://www.google.co.id/amp/s/www.pramborsfm.com/amp/news/survei-bbc-70-pekerja-kantoran-tidak-ingin-kembali-wfo-100

Menurut saya, jika disandingkan dengan pandemi, ya karena pandemi makanya perusahaan lebih memilih WFH. Work From Home juga menurut saya lebih fleksibel dibandingkan dengan WFO. WFH bisa membuat karyawan tidak bosan, dan monoton. Jadi, kerjanya makin enjoy.

Menurut saya mengapa pekerja lebih memilih WFH karena yang pertama memang faktor kesehatan. mereka mengkhawatirkan mengenai kesehatan mereka. dan jika mereka sakit atau mengalami gangguan kesehatan selama pandemi, kantor juga akan dirugikan pastinya. yang kedua, sebenarnya memang bekerja lebih menyenangkan dan lebih produktif mungkin jika bekerja dari rumah, para pekerja dapat lebih rileks dalam bekerja jika bekerja dari rumah

Work From Online? Saya kurang tau ya mengenai work from online ini bagaimana. Namun, saya coba untuk membandingkan mengapa Work From Home (WFH) lebih banyak dipilih dibandingkan dengan Work From Office (WFO).

Work from home adalah suatu istilah bekerja dari jarak jauh, lebih tepatnya bekerja dari rumah sehingga semua pekerjaan akan dibebankan dan diselesaikan dari kediaman pekerja. Beberapa alasan yang mungkin menyebabkan WFH banyak dipilih

  1. Praktis. Ketika melakukan pekerjaan dari rumah pastinya akan lebih praktis dan efesien waktu. Jika saat WFO kita akan disibukan pada pagi hari untuk menyiapkan ini-itu sebelum berangkat ke kantor, dengan WFH kita cukup menyiapkan device di suatu tempat sehingga ada lebih banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk hal lainnya, seperi memasak, bersih-bersih, berkebun, atau berkumpul dengan keluarga di pagi hari.
  2. Fleksibel. Pastinya saat WFH, para pekerja bisa mengatur sendiri tentang tata kelola pekerjaanya, yang penting adalah ia tetap bertanggung jawab dengan tugas tersebut. Dari segi pakaian juga, saat WFH tidak akan mengatur harus berpaaian seperti apa.
  3. Risiko stres menurun. Stres yang mungkin timbul dari lingkungan atau gangguan di tempat kerja tidak akan terjadi saat WFH. Oleh karena itu, tingkat stres di tempat kerja karena faktor lingkungan dapat dikurangi sehingga harapannya dapat memicu produktivitas. Menurut statistik dari website emailanalytics.com menjelaskan bahwa 77% pekerja work from home produktivitas kerjanya meningkat diikuti dengan kepuasan kerja atau target yang meningkat.
Referensi

Kemetrian Keuangan RI. (2020). Bekerja dari Rumah (Work From Home) Dari Sudut Pandang Unit Kepatuhan Internal. Diakses pada 21 September 2021 dari Bekerja dari Rumah (Work From Home) Dari Sudut Pandang Unit Kepatuhan Internal

menurutku sebagai salah satu orang yang sedang menjalani WFH, dan kegiatan perkuliahan daring. ada saatnya dimana saya merasa sangat bosan karena rutinitas yang ada. alasannya mungkin karena saya jadi kurang bersosialisasi dan menjalankan kegiatan fisik seperti berjalan kaki saat ingin menaiki kendaraan umum dll. saya senang dan setuju apabila WFH dapat memberikan kinerja yang lebih baik karena fleksible nya waktu, namun apabila itu dilakukan terus menerus saya rasa hal ini dapat menurunkan social skill dan dampak negatif lainnya

Menurut saya WFH yang ditawarkan itu lebih menarik. Menarik disini kita dapat bekerja dari rumah, dengan jam kerja yang fleksibel ketimbang WFO. Selain itu juga dengan WFH kita dapat melakukan aktivitas lain sembari kita bekerja, sehingga lebih efektif dengan sistem dan kebijakan ditempat kerja seperti ini. Dan jika kita berada diluar kota pun WFH juga menjadi alternatif yang baik dengan kondisi dan situasi saat sekarang ini.

Mungkin maksudnya Work From Office ya, bukan work from online? alias para pekerja harus berangkat dan melakukan pekerjaan dikantor.
Menurutku alasan utamanya adalah kesehatan yang menjadi prioritas no 1. Saat ini pandemi masih marak dan belum diketahui kapan berakhir, meskipun sudah terdapat usaha untuk mencegahnya seperti melalui vaksinasi namun hal ini (alasan kesehatan) masih menjadi masalah utama dalam pertimbangan pekerja memilih WFH. Selain itu protokol kesehatan yang (terutama di Indonesia) masih sulit untuk diterapkan dengan baik, jadi resiko tertularnyapun masih dapat dibilang tinggi.
Alasan lain pekerja memilih WFH mungkin untuk menghemat waktu, tenaga, dan uang transportasi. Dengan bekerja WFH, pekerja dapat melakukan beberapa pekerjaan sekaligus dan waktunya lebih fleksibel. Tenaga yang dikeluarkan tidak begitu besar karena tidak perlu bulak-balik kantor yang bisa saja jaraknya jauh. Uang transportasi seperti bensin, parkir, ataupun untuk membayar kendaraan umum walaupun tidak sepenuhnya tidak dipakai karena uang diakomodasikan ke kuota ataupun wifi, namun hal ini dinilai sebagai pengeluaran yang tidak begitu besar karena saat WFOpun kita tetap perlu kuota sehingga uang yang dikeluarkan dapat menjadi double.

karena sebagian orang mungkin menyukai WFH karena bisa lebih santai dan mereka bisa berada dalam lingkungan yang bisa membuat mereka merasa nyaman. Seringkali ada beberapa orang yang bekerja di kantor akan membuat mereka merasa stres karena lingkungan yang kurang nyaman, sehingga hal itu akan membuat mereka memilih bekerja secara WFH selain fleksibel mereka bisa menata setting lingkungan mereka senyaman mungkin.

menurut saya pekerja lebih memilih WFH karena memikirkan faktor kesehatan mereka, saat pandemi saat ini sangat rentan sakit dan mengalami gangguan kesehatan. selain itu para pekerja bisa lebih santai dan nyaman yang membuat mereka lebih produktif dan waktu yang fleksible karena bisa rehat sejenak saat sedang jenuh dengan pekerjaannya.

Dilihat dari sisi kesehatan sendiri, alasan utama pekerja memilih WFH karena meminimalisisr resiko tertular oleh virus Covid-19, hal ini sangat wajar mengingat ada keluarga serta orang-orang terdekat yang juga harus dijaga. Kemudian dari sisi finansial, dengan mereka melakukan WFH, otomatis biaya untuk transportasi ke tempat kerja bisa disimpan dan ditabung untuk keperluan yang lain. Walaupun begitu dengan adanya WFH sendiri bisa menurunkan produktivitas kerja, karena terkadang waktu kita harus terbagi dengan aktivitas lain yang ada di rumah.